UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Tingkat kemandirian pangan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia cukup rendah, hal ini terlihat dari ketersediaan bahan pangan lebih banyak dipasok dari Malaysia. Potensi alam yang dimiliki masyarakat Sebatik cukup berlimpah termasuk lahan pekarangan yang bisa dimanfaatkan untuk dapat menyediakan pangan secara mandiri. Tempat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di kelompok wanita tani “ Bunga Harapan dan “ Semangat Baru selama 3 bulan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita tani dalam memanfaatkan pekarangan dengan budidaya system vertikultur. Target dan luaran yang diharapkan dari Kelompok kelompok wanita tani “ Bunga Harapan dan “ Semangat Baru ini adalah merubah perilaku yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan budidaya tanaman hortikultur dengan system vertikultur.

Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan disimpulkan bahwa tim pengabdi telah.Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota Kelompok Tani Bunga harapan dan kelompok Wanita Tani Semangat Baru dalam memanfaatkan tanaman pekarangan hortikultur.Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota Kelompok Tani Bunga harapan dan kelompok Wanita Tani Semangat Baru dalam melakukan budidaya secara vertikultur.Indikator keberhasilan kegiatan pengabdian ini adalah rata-rata 95 % dari peserta kegiatan telah mampu membuat budidaya sistem vertikultur.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis media tanam vertikultur terhadap pertumbuhan tanaman hortikultura di wilayah perbatasan, dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan lokal dan biaya produksi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem vertikultur yang ramah lingkungan, misalnya dengan memanfaatkan bahan-bahan daur ulang dan menerapkan teknik irigasi hemat air. Ketiga, penting untuk meneliti dampak sosial-ekonomi dari program pemberdayaan wanita tani melalui pemanfaatan pekarangan, termasuk pengaruhnya terhadap pendapatan keluarga, gizi anak, dan peran perempuan dalam pengambilan keputusan di tingkat rumah tangga.

Read online
File size2.36 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test