STIK KENDALSTIK KENDAL
IstifkarIstifkarDinamika perubahan zaman yang semakin progeresif baik dari segi ilmu pengetahuan, teknologi, nilai-nilai dan budaya telah terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat. Adanya perubahan secara progresif tersebut, menimbulkan berbagai pengaruh, baik dari sisi perbuatan maupun perilaku yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Manusia saat ini jauh dari nilai-nilai inti Islam yaitu, Al-Quran dan As-Sunnah. Akibatnya, tindakan menyimpang dan melawan hukum semakin besar kemungkinannya terjadi di masyarakat, khususnya anak-anak remaja. Pada penelitian ini, penulis tertarik melakukan observasi mengenai pendidikan karakter pada jenjang SMP dengan alasan bahwa usia anak pada jenjang tersebut secara sikap dan perilaku belum sepenuhnya terbentuk dan dapat dirangsang dengan sistem-sistem pendidikan yang sesuai dengan Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) yang bersinergi dengan nilai-nilai ajaran agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dan menggunakan metode deskriptif-analisis serta wawancara kepada pihak sekolah. Adapun data dalam penelitian ini terdapat dua macam, yakni data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini ialah, bahwa dari aspek moral knowing, moral feeling, dan moral doing dan nilai nilai karakter KEMENDIKNAS, secara praksis sudah diterapkan pada SMP Muhammadiyah 1 Semarang. Adapun aspek kognitif merupakan unsur yang paling dominan tampak dalam implementasi pendidikan karakter.
Pendidikan karakter yang diusung Thomas Lickona yang terdiri dari aspek moral knowing, moral feeling, dan moral doing dan nilai nilai karakter KEMENDIKNAS secara praksis sudah diterapkan pada SMP Muhammadiyah satu Semarang.Adapun aspek kognitif merupakan unsur yang paling dominan tampak dalam implementasi pendidikan karakter.Hal tersebut menjadi penting karena aspek moral knowing merupakan fondasi bagi adanya moral knowing dan moral doing.Adapun aspek moral doing tampak pada beberapa kegiatan seperti tradisi islami yang dilakukan dalam proses pembelajaran di ruang kelas, dan ibadah/ritus rutin seperti sholat, dhuha, sholat dhuhur, dan lain sebagainya.Sedangkan di luar sekolah pendidikan karakter ditanamkan pada kegiatan ekstrakulikuler seperti Hizbul Wathan, Tapak Suci, BTAQ, Group Band, dll.Pendidikan karakter yang diterapkan di SMP Muhammadiyah 1 Semarang belum dapat dikatakan berhasil karena kendala dari lingkungan keluarga dan masyarakat yang tidak bekerjasama dengan sekolah dalam upaya penanaman karakter.Namun pada prinsipnya pendidikan karakter versi Thomas Lickona dan KEMENDIKNAS sudah diterapkan di SMP Muhammadiyah 1 Semarang namun pada tataran praksis dinilai kurang maksimal.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi peserta didik dalam kegiatan pendidikan karakter, seperti penggunaan aplikasi interaktif untuk simulasi situasi moral. 2. Perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak kerja sama antara sekolah dan komunitas lokal dalam membentuk karakter peserta didik, terutama di lingkungan yang memiliki tantangan sosial tinggi. 3. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan strategi pendidikan karakter yang berbasis kebutuhan spesifik peserta didik dari keluarga tidak utuh, seperti program pendampingan emosional dan pengayaan nilai-nilai spiritual yang lebih personal.
| File size | 533.16 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
KAHURIPANKAHURIPAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan new media dan multimedia berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran diBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan new media dan multimedia berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di
KAHURIPANKAHURIPAN Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf dan gambar dengan pendekatanData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf dan gambar dengan pendekatan
KAHURIPANKAHURIPAN Tujuan adanya penelitian ini yakni melakukan analisis pelaksanaan manajemen kurikulum pesantren guna menarik minat calon santri baru. Metode yang digunakanTujuan adanya penelitian ini yakni melakukan analisis pelaksanaan manajemen kurikulum pesantren guna menarik minat calon santri baru. Metode yang digunakan
KAHURIPANKAHURIPAN Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditetapkan dalam kebijakanAnalisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditetapkan dalam kebijakan
KAHURIPANKAHURIPAN Siswa dapat dapat menghafal dan mengingat banyak materi secara menyenangkan melalui model pembelajaran mind mapping. Penelitian ini bertujuan untuk tahuSiswa dapat dapat menghafal dan mengingat banyak materi secara menyenangkan melalui model pembelajaran mind mapping. Penelitian ini bertujuan untuk tahu
KAHURIPANKAHURIPAN Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data diperoleh melalui ketekunan pengamatan, diskusi, trianggulasiTeknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data diperoleh melalui ketekunan pengamatan, diskusi, trianggulasi
KAHURIPANKAHURIPAN (6) Ada pengaruh yang signifikan antara respon terhadap hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung>Ftabel atau 29,00 > 4,18, serta(6) Ada pengaruh yang signifikan antara respon terhadap hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung>Ftabel atau 29,00 > 4,18, serta
KAHURIPANKAHURIPAN Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data yang digunakan melalui ketekunan pengamatan, diskusiTeknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data yang digunakan melalui ketekunan pengamatan, diskusi
Useful /
KAHURIPANKAHURIPAN Penelitian ini menemukan adanya variasi fokus karakter yang dikembangkan oleh guru, seperti kejujuran, tanggung jawab, keberanian, dan peduli terhadapPenelitian ini menemukan adanya variasi fokus karakter yang dikembangkan oleh guru, seperti kejujuran, tanggung jawab, keberanian, dan peduli terhadap
KAHURIPANKAHURIPAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada KAT-1, KAT-2, KAS-1, KAS-2, KAR-1 dan KAR-2 dapat memenuhi indikator pada semua tahapan langkah Krulik-RudnickHasil penelitian menunjukkan bahwa pada KAT-1, KAT-2, KAS-1, KAS-2, KAR-1 dan KAR-2 dapat memenuhi indikator pada semua tahapan langkah Krulik-Rudnick
KAHURIPANKAHURIPAN Peran Rasulullah sebagai pendidik dengan berbagai metode yang digunakan dalam penyampaiannya kepada umat dinilai sangat efektif dan efisien. Fokus kajianPeran Rasulullah sebagai pendidik dengan berbagai metode yang digunakan dalam penyampaiannya kepada umat dinilai sangat efektif dan efisien. Fokus kajian
KAHURIPANKAHURIPAN Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, danPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan