POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3

JKEPJKEP

Latar belakang: Pelaksanaan discharge planning harus didokumentasikan secara lengkap. Studi pendahuluan menemukan bahwa 90% pelaksanaan discharge planning tidak didokumentasikan. Kelemahan intervensi yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya adalah tidak fokus pada peningkatan kelengkapan dokumentasi, terutama pada dokumentasi discharge planning. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek discharge planning berdasarkan model manajemen pengetahuan SECI terhadap kelengkapan dokumentasi discharge planning untuk tuberculosis. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi-eksperimen dengan desain post-test only dengan nonequivalent control group. Jumlah sampel adalah 34 rekam medis dengan diagnosis TB paru, masing-masing terdiri dari 17 sampel pada kelompok kontrol dan 17 sampel pada kelompok intervensi. Intervensi dalam penelitian ini adalah pelaksanaan discharge planning berdasarkan model manajemen pengetahuan SECI. Data diambil menggunakan lembar observasi model SECI dan lembar observasi kelengkapan dokumentasi yang telah diuji oleh ahli dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil menunjukkan nilai p adalah 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Penerapan discharge planning berdasarkan model manajemen pengetahuan SECI memiliki efek signifikan terhadap kelengkapan dokumentasi discharge planning untuk tuberculosis (TB). Perawat harus menjadi pengelola pengetahuan, memiliki manajemen waktu yang baik, dan menjadi role model dalam memberikan asuhan keperawatan.

Penerapan model manajemen pengetahuan SECI memiliki efek signifikan terhadap kelengkapan dokumentasi discharge planning untuk tuberculosis (TB).Perawat harus menjadi pengelola pengetahuan, memiliki manajemen waktu yang baik, dan menjadi role model dalam memberikan asuhan keperawatan.Penelitian ini menunjukkan bahwa model SECI dapat meningkatkan kualitas dokumentasi dan menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kelengkapan dokumentasi discharge planning.Penerapan model SECI dalam praktik keperawatan dapat meningkatkan kualitas asuhan dan menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut tentang hubungan antara manajemen pengetahuan dan kepuasan pasien.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara penerapan model SECI dan kepuasan pasien. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang dari penerapan model SECI terhadap kualitas asuhan keperawatan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas model SECI dalam meningkatkan komunikasi antara perawat dan pasien, serta dampak positifnya terhadap hasil kesehatan pasien.

  1. Knowledge Management: Konsep dan Metodologi | Ultima InfoSys : Jurnal Ilmu Sistem Informasi. knowledge... ejournals.umn.ac.id/index.php/SI/article/view/237Knowledge Management Konsep dan Metodologi Ultima InfoSys Jurnal Ilmu Sistem Informasi knowledge ejournals umn ac index php SI article view 237
  2. Optimalisasi Pelaksanaan Discharge Planning Melalui Pengembangan Model Discharge Planning Terintegrasi... doi.org/10.30651/jkm.v2i1.921Optimalisasi Pelaksanaan Discharge Planning Melalui Pengembangan Model Discharge Planning Terintegrasi doi 10 30651 jkm v2i1 921
Read online
File size365 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test