UNRAMUNRAM

JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan)JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kompetensi 6C siswa kelas 4 SD gugus IV Kecamatan Selaparang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk desain yaitu Quasi Experimental Design tipe pretest posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 34 Mataram sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 14 siswa dan kelas IV SDN 24 Mataram sebagai kelas kontrol yang berjumlah 13 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pretest posttest dan observasi. Data kompetensi 6C dinilai menggunakan lembar observasi. Hasil pengujian sebagai prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan uji prasyarat yang telah dilakukan data tersebut dinyatakan berdistribusi normal dan memiliki varian homogen. Selanjutnya uji hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh model CIRC terhadap kompetensi 6C siswa dengan nilai Sig. 0,002 (Sig. < 0,05), sehingga Hₐ diterima dan H₀ ditolak. Hasil observasi menunjukkan peningkatan collaboration, communication, creativity, character, dan citizenship pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, terutama dalam kegiatan diskusi, pemecahan masalah, dan penyampaian ide secara tertulis maupun lisan. Dengan demikian, model pembelajaran CIRC berpengaruh signifikan dan dapat digunakan guru dalam pembelajaran yang bertujuan mengembangkan kompetensi 6C siswa.

Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi 6C siswa kelas 4, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t hitung yang lebih kecil dari t tabel dan nilai signifikansi sebesar 0,002, yang menyebabkan hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak.Siswa kelas eksperimen yang menggunakan model CIRC memperoleh skor tertinggi 80 dan skor terendah 60, lebih baik dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh skor tertinggi 78 dan terendah 57, menunjukkan keunggulan model tersebut dalam meningkatkan kompetensi 6C.Dengan demikian, model CIRC dapat dianggap efektif untuk meningkatkan kompetensi 6C pada siswa kelas 4 SD Negeri Gugus IV Kecamatan Selaparang.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak model CIRC terhadap masing‑masing komponen kompetensi 6C (critical thinking, creativity, collaboration, communication, character, citizenship) selama periode yang lebih panjang untuk melihat keberlanjutan peningkatan kemampuan siswa; selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara model CIRC dengan model pembelajaran kooperatif lain seperti PjBL (Project‑Based Learning) atau model pembelajaran berbasis problem solving untuk menentukan model mana yang paling efektif dalam konteks pendidikan dasar; terakhir, penelitian dapat memperluas penerapan model CIRC ke jenjang kelas lainnya (misalnya kelas 2 dan 5) serta ke mata pelajaran berbeda seperti matematika atau ilmu pengetahuan alam, guna menilai sejauh mana fleksibilitas dan generalisasi model dalam meningkatkan kompetensi 6C pada berbagai konteks belajar.

  1. Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kompetensi... jurnalpasca.unram.ac.id/index.php/jpap/article/view/988Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition CIRC Terhadap Kompetensi jurnalpasca unram ac index php jpap article view 988
Read online
File size470.32 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test