DJOURNALSDJOURNALS

Journal of Informatics, Electrical and Electronics EngineeringJournal of Informatics, Electrical and Electronics Engineering

Metode Lean UX merupakan pendekatan desain yang menekankan kolaborasi, eksperimen cepat, dan validasi berkelanjutan untuk menghasilkan produk yang sesuai kebutuhan pengguna. Pada website pemesanan makanan Kitchen, Lean UX diterapkan guna merancang dan mengembangkan sistem poin serta loyalty customer, bertujuan meningkatkan keterlibatan dan retensi pengguna. Proses dimulai dengan merumuskan hipotesis tentang manfaat sistem poin, lalu membuat MVP berupa prototipe fitur reward. Prototipe tersebut diuji secara iteratif melalui siklus Build–Measure–Learn untuk memperoleh umpan balik cepat dan mengidentifikasi pain points. Hasilnya menunjukkan pengujian berulang mempercepat validasi fitur, mengurangi risiko pengembangan, dan meningkatkan relevansi sistem poin terhadap kebutuhan pengguna. Lean UX terbukti efektif dalam menciptakan fitur loyalitas yang tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga mendukung tujuan bisnis Kitchen dalam mempertahankan pelanggan dan meningkatkan frekuensi pemesanan.

Penerapan metode Lean UX pada pengembangan sistem poin dan loyalty customer di website pemesanan makanan Kitchen terbukti dapat meningkatkan kesesuaian desain dengan kebutuhan pengguna melalui tahapan iteratif yang melibatkan deklarasi asumsi, pembuatan MVP, eksperimen, serta pengumpulan umpan balik menggunakan System Usability Scale (SUS).Hasil pengujian terhadap 30 responden menunjukkan skor rata-rata 75,8 yang termasuk kategori Grade Scale C (68–79), menandakan bahwa sistem dapat diterima dengan tingkat usability yang cukup baik.Hal ini sekaligus memperkuat efektivitas Lean UX dalam mempercepat validasi fitur, mengurangi risiko pengembangan, meningkatkan pengalaman pengguna, serta mendukung tujuan bisnis Kitchen dalam mempertahankan pelanggan dan meningkatkan frekuensi pemesanan.

Pertanyaan penelitian: Bagaimana dampak penggunaan data perilaku real-time dalam memperhalus algoritma pemberian poin sehingga dapat mempersonalisasi reward dan meningkatkan retensi pengguna?. . Pertanyaan penelitian: Apakah perbandingan efektivitas metode Lean UX dengan pendekatan tradisional (waterfall) dalam pengembangan sistem loyalty pada platform food‑ordering dapat mengurangi biaya dan waktu pengembangan secara signifikan?. . Pertanyaan penelitian: Bagaimana integrasi sistem loyalty berbasis poin dengan teknologi machine learning dapat memprediksi perilaku pembelian pelanggan sehingga platform Kitchen dapat menawarkan insentif yang lebih tepat sasaran dan efisien?.

  1. Penerapan Information Architecture untuk Optimalisasi Website Sistem Informasi Akademik (SIAK) STMIK... ojs.serambimekkah.ac.id/jnkti/article/view/9005Penerapan Information Architecture untuk Optimalisasi Website Sistem Informasi Akademik SIAK STMIK ojs serambimekkah ac jnkti article view 9005
  2. USER ACCEPTANCE TESTING DAN EVALUASI HEURISTIK PADA REDESAIN SISTEM E-PROCUREMENT MODUL VENDOR | Information... jurnal.amikom.ac.id/index.php/infos/article/view/2436USER ACCEPTANCE TESTING DAN EVALUASI HEURISTIK PADA REDESAIN SISTEM E PROCUREMENT MODUL VENDOR Information jurnal amikom ac index php infos article view 2436
  3. The Impact of Loyalty Programs on Customer Retention in the Retail Industry | Darpan International Research... dira.shodhsagar.com/index.php/j/article/view/57The Impact of Loyalty Programs on Customer Retention in the Retail Industry Darpan International Research dira shodhsagar index php j article view 57
  4. Implementasi Metode Lean-UX dalam Pengembangan Desain Interaksi Pengguna QLife berbasis Android | Jurnal... doi.org/10.22219/repositor.v6i1.31816Implementasi Metode Lean UX dalam Pengembangan Desain Interaksi Pengguna QLife berbasis Android Jurnal doi 10 22219 repositor v6i1 31816
Read online
File size790.68 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test