IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA

Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'Ulum

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas IX dalam memahami fiqih di MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta, (2) menentukan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX pada mata pelajaran fiqih di MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta, dan (3) mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX pada mata pelajaran fiqih di MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa (1) model pembelajaran berbasis masalah bukan faktor utama dalam kemampuan berpikir kritis siswa, tetapi merupakan variasi strategi pembelajaran untuk menghindari kebosanan siswa, (2) rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX pada mata pelajaran fiqih di MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta adalah 58,73 dengan median 59, dan (3) tidak ada pengaruh signifikan antara model pembelajaran berbasis masalah dengan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX pada mata pelajaran fiqih di MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta pada tahun ajaran 2024/2025.

Penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada kelas IX dalam memahami fiqih di MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta dilakukan melalui tugas essay individu dan diskusi kelompok.Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX pada mata pelajaran fiqih di MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta adalah 39,44 dengan median 41 dan modus 39, menunjukkan perlu peningkatan.Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX pada mata pelajaran fiqih di MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta tidak signifikan, dengan nilai sig.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran guru dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam analisis dan evaluasi selama pembelajaran berbasis masalah. Kedua, studi tentang pengaruh literasi teks fiqih terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dapat dilakukan untuk memahami keterkaitan antara pemahaman teks dan keterampilan berpikir kritis. Ketiga, penelitian perbandingan antara model pembelajaran berbasis masalah dengan metode pembelajaran lainnya, seperti pembelajaran kooperatif atau discovery learning, dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas masing-masing pendekatan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

  1. Signifikansi dan Implementasi Berpikir Kritis dalam Proyeksi Dunia Pendidikan Abad 21 Pada Tingkat Sekolah... jist.publikasiindonesia.id/index.php/jist/article/view/385Signifikansi dan Implementasi Berpikir Kritis dalam Proyeksi Dunia Pendidikan Abad 21 Pada Tingkat Sekolah jist publikasiindonesia index php jist article view 385
Read online
File size384.02 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test