IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA

Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'Ulum

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pemikiran KH. Hasyim Asyari mengenai pendidikan karakter dalam buku Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim dan menilai seberapa jauh pemikiran tersebut dapat dikorelasikan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka. Data dikumpulkan melalui analisis berbagai sumber literatur, termasuk buku-buku ilmiah, jurnal, dan artikel yang relevan dengan tema penelitian. Data kemudian dianalisis secara deskriptif-naratif untuk mengidentifikasi kesesuaian antara nilai-nilai karakter yang disajikan oleh KH. Hasyim Asyari dalam karyanya dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang diamanatkan oleh Sisdiknas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemikiran KH. Hasyim Asyari tentang pendidikan karakter dalam buku Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim memiliki relevansi yang signifikan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang tercantum dalam Sisdiknas. Hasyim Asyari mengklasifikasikan pengembangan karakter menjadi tiga aspek utama: etika atau karakter yang harus dimiliki siswa, upaya membentuk siswa dengan karakter, dan strategi belajar siswa. Ketiga aspek ini memiliki indikator yang selaras dengan kompetensi pendidik yang dijelaskan dalam Sisdiknas dan mencerminkan 14 nilai karakter yang diakui oleh Pusat Kurikulum Pengembangan dan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Meskipun terdapat perbedaan ringan dalam penjelasan antara pemikiran Hasyim Asyari dan Sisdiknas, esensi nilai-nilai pendidikan karakter yang ditekankan oleh keduanya sangat relevan dalam konteks pendidikan karakter di Indonesia saat ini. Terutama mengingat tantangan moral yang dihadapi sektor pendidikan di negara ini saat ini, pemikiran Hasyim Asyari dapat menjadi panduan yang berguna dalam membangun karakter yang kuat dan mulia pada generasi muda Indonesia.

Pemikiran Hasyim Asyari tentang etika peserta didik dalam kitab Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim memiliki relevansi yang sangat kuat dengan konsep pendidikan karakter yang ditekankan oleh sistem pendidikan nasional Indonesia, yang tercermin dalam Sisdiknas.Hasyim Asyari, sebagai tokoh ulama besar Indonesia, telah memberikan pandangan yang mendalam tentang pentingnya pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter yang baik dan moral yang tinggi.Melalui pemikirannya, Hasyim Asyari memandang pendidikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.Nilai-nilai etika yang ditekankannya, seperti nilai religius, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab, sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan karakter yang diusung oleh Sisdiknas.Pentingnya pendidikan karakter sejalan dengan visi dan misi pendidikan nasional Indonesia, yang bertujuan untuk membentuk individu yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab.Oleh karena itu, pemikiran Hasyim Asyari memberikan kontribusi yang berharga dalam memandu sistem pendidikan Indonesia menuju pembentukan generasi yang memiliki karakter yang kuat dan siap berperan aktif dalam masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Menganalisis lebih lanjut pemikiran KH. Hasyim Asyari tentang pendidikan karakter dalam kitab Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim dan mengidentifikasi aspek-aspek spesifik yang dapat diterapkan dalam sistem pendidikan nasional saat ini. 2. Meneliti dan membandingkan implementasi nilai-nilai karakter yang diusung oleh Sisdiknas dengan praktik pendidikan karakter di berbagai institusi pendidikan di Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya. 3. Mengembangkan model pendidikan karakter yang terintegrasi dengan kurikulum nasional, dengan mempertimbangkan pemikiran KH. Hasyim Asyari dan nilai-nilai karakter yang relevan dengan konteks sosial dan budaya Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan strategi dan metode pembelajaran yang efektif untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam praktik pendidikan sehari-hari.

Read online
File size668.58 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test