IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA

Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'Ulum

Studi ini bertujuan untuk menggambarkan proses menanamkan karakter religius dan disiplin melalui Program Literasi Quran serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya di SMA Muhammadiyah 2 Gemolong pada tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru tahfidz, dan siswa. Data dianalisis dengan teknik reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa Program Literasi Quran, yang dilaksanakan melalui bacaan Al-Quran harian (PBQ) dan aktivitas hafalan, secara efektif meningkatkan kesadaran religius, disiplin, dan perilaku positif siswa. Keberhasilan program didukung oleh komitmen manajemen sekolah, keterlibatan aktif guru, dukungan orang tua, motivasi internal siswa, serta fasilitas yang memadai. Namun, beberapa tantangan ditemukan seperti keterlambatan siswa, kejenuhan selama sesi hafalan, dan penyesuaian jadwal akibat pengurangan waktu instruksional. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius dan disiplin siswa, meskipun diperlukan inovasi dan evaluasi berkelanjutan untuk memaksimalkan penerapannya.

Program Literasi Quran di SMA Muhammadiyah 2 Gemolong efektif dalam menanamkan karakter religius dan disiplin melalui kegiatan rutin membaca dan menghafal Al-Quran setiap pagi.Pembiasaan ini meningkatkan kedisiplinan waktu, kemampuan membaca Al-Quran, serta nilai religius seperti ketakwaan, kesadaran beribadah, dan akhlak Qurani.Keterlibatan guru, integrasi kurikulum, dan antusiasme siswa membuat kegiatan ini berjalan konsisten dan berdampak langsung pada perilaku sehari-hari siswa.Faktor pendukung meliputi komitmen sekolah, peran aktif guru, dukungan orang tua, motivasi siswa, dan kebijakan kurikulum yang mengalokasikan waktu khusus untuk literasi Quran.Hambatan yang muncul bersifat teknis, seperti keterlambatan siswa dan kejenuhan dalam hafalan, dapat diatasi melalui pengawasan guru dan manajemen waktu yang baik.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak metode hafalan yang berbeda terhadap tingkat keterlibatan siswa dalam program literasi Quran. Kedua, penelitian dapat mengkaji peran aktif orang tua dalam memperkuat kebiasaan religius siswa secara berkelanjutan. Ketiga, studi tentang pengaruh jangka panjang program literasi Quran terhadap perilaku sosial dan akademik siswa di masa depan menjadi penting untuk memahami dampak berkelanjutan program ini. Selain itu, penelitian juga dapat mengembangkan strategi inovatif untuk mengatasi tantangan seperti kejenuhan dan keterlambatan siswa, serta mengevaluasi efektivitas integrasi kurikulum dalam pembentukan karakter religius dan disiplin.

Read online
File size250.14 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test