IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA

Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'Ulum

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Fiqih di MTs Alhuda 1 Karangpandan Tahun Ajaran 2025/2026 serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru mata pelajaran Fiqih, peserta didik kelas VII, serta pihak madrasah yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran interaktif dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan perangkat pembelajaran dan memilih media yang sesuai dengan materi Fiqih. Pada tahap pelaksanaan, media interaktif digunakan untuk menyajikan materi melalui gambar, video, kuis, dan latihan interaktif. Pada tahap evaluasi, guru menilai pemahaman siswa melalui tanya jawab, tugas, dan pengamatan. Penggunaan media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, perhatian, dan pemahaman siswa terhadap materi Fiqih. Faktor pendukungnya meliputi kreativitas guru, antusiasme siswa, dan dukungan madrasah, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan fasilitas, waktu pembelajaran, dan kemampuan teknologi yang belum merata.

Implementasi media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Fiqih di MTs Alhuda 1 Karangpandan Tahun Ajaran 2025/2026 berhasil meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.Implementasi ini dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.Media interaktif membuat pembelajaran Fiqih lebih menarik, aktif, dan tidak monoton.Namun, hambatan seperti keterbatasan sarana prasarana, kemampuan teknologi guru yang belum merata, keterbatasan waktu pembelajaran, serta perbedaan karakteristik peserta didik masih menjadi tantangan.Implikasinya, guru Fiqih perlu meningkatkan kreativitas dan kompetensi teknologi, madrasah perlu menyediakan dukungan fasilitas, dan peserta didik perlu diarahkan untuk menggunakan media pembelajaran secara aktif dan bertanggung jawab.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan teknologi bagi guru terhadap efektivitas media interaktif dalam pembelajaran Fiqih. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi perbandingan antara berbagai jenis media interaktif (seperti video animasi vs. simulasi digital) dalam meningkatkan pemahaman konsep Fiqih. Terakhir, penelitian juga dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan media interaktif dalam jangka panjang untuk membangun kebiasaan belajar mandiri dan kemandirian siswa dalam memahami hukum Islam.

Read online
File size259.73 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test