IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA

Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'Ulum

Artikel ini membahas peran organisasi Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA) dalam reformasi kurikulum pendidikan Islam di Aceh. Pendidikan Islam di Aceh, yang dikenal sebagai Veranda of Mecca, telah mengalami perubahan dari era kerajaan hingga masa pascakemerdekaan. Penulis berargumen bahwa PUSA memainkan peran krusial dalam mereformasi kurikulum pendidikan Islam Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka untuk mengumpulkan data tentang peran PUSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PUSA berhasil mengintegrasikan mata pelajaran, memodernisasi sistem pendidikan Aceh, dan menetapkan regulasi bagi guru, siswa, dan calon siswa baru. Ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam Aceh sekaligus memperbaiki kualitas pembelajaran, disiplin, efektivitas pengajaran, dan pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada kemajuan masyarakat.

Peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa peran organisasi Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA) dalam melakukan pembaharuan kurikulum pendidikan Islam di Aceh dari tahun 1939–1953 sangat besar.Organisasi PUSA berhasil melakukan integrasi mata pelajaran, mengubah sistem pendidikan di Aceh lebih moderen, dan menyusun peraturan bagi guru, murid, dan calon murid baru.Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PUSA memperbaiki mutu pendidikan Islam di Aceh.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi perbandingan peran organisasi ulama di daerah lain di Indonesia dalam reformasi pendidikan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang kebijakan PUSA terhadap kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Aceh. Penelitian juga dapat menggali lebih dalam tentang dinamika interaksi antara organisasi ulama dengan pemerintah daerah dalam konteks modernisasi sistem pendidikan.

Read online
File size292.67 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test