IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA

Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'Ulum

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman materi Fiqih tentang shalat terhadap praktik shalat siswa kelas VII di MTs Muhammadiyah Blimbing Sukoharjo tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII E yang berjumlah 31 responden, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis untuk mengukur tingkat pemahaman materi Fiqih tentang shalat, observasi praktik shalat menggunakan skala Likert untuk menilai keterampilan siswa, serta dokumentasi sebagai data pendukung penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS guna mengetahui hubungan dan besarnya pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman materi Fiqih tentang shalat berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik shalat siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 7,130. Selain itu, koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,637 menunjukkan bahwa pemahaman materi Fiqih memberikan kontribusi pengaruh sebesar 63,7% terhadap praktik shalat siswa, sedangkan sisanya sebesar 36,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin tinggi pemahaman siswa terhadap materi Fiqih tentang shalat, maka semakin baik praktik shalat yang dilakukan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas VII E MTs Muhammadiyah Blimbing Sukoharjo Tahun Ajaran 2025/2026, dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman materi Fiqih tentang shalat berada pada kategori baik, dengan nilai rata-rata sebesar 89,39.Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai pengertian shalat, syarat wajib, syarat sah, rukun, sunnah, serta bacaan-bacaan dalam shalat.Pemahaman yang baik tersebut menjadi dasar penting dalam pembentukan kemampuan siswa dalam melaksanakan ibadah secara benar sesuai tuntunan syariat Islam.Selain itu, praktik shalat siswa juga menunjukkan hasil yang sangat baik dengan nilai rata-rata sebesar 115,06.Hal ini menunjukkan bahwa siswa mampu mempraktikkan gerakan dan bacaan shalat secara runtut dan benar, mulai dari takbiratul ihram hingga salam.Dengan demikian, pembelajaran Fiqih tidak hanya berhasil meningkatkan aspek kognitif siswa, tetapi juga aspek psikomotorik dalam bentuk praktik ibadah sehari-hari.Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemahaman materi Fiqih tentang shalat terhadap praktik shalat siswa, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.Nilai R Square sebesar 0,637 menunjukkan bahwa pemahaman materi Fiqih memberikan kontribusi pengaruh sebesar 63,7% terhadap praktik shalat siswa, sedangkan sisanya sebesar 36,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.Dengan demikian, semakin tinggi tingkat pemahaman siswa terhadap materi Fiqih tentang shalat, maka semakin baik pula praktik shalat yang dilakukan.Penelitian ini menegaskan pentingnya pembelajaran Fiqih yang memadukan teori dan praktik secara langsung agar pemahaman siswa dapat diterapkan secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan metode pembelajaran Fiqih yang lebih interaktif dan aplikatif, dengan menggabungkan teori dan praktik secara langsung. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman siswa dan membantu mereka menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.. . 2. Meneliti lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi praktik shalat siswa, seperti lingkungan keluarga, pembiasaan ibadah di rumah, motivasi belajar, dan keteladanan guru. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan strategi pembelajaran yang lebih komprehensif dan efektif.. . 3. Melakukan penelitian komparatif antara pembelajaran Fiqih di berbagai sekolah atau madrasah dengan metode yang berbeda. Dengan membandingkan hasil praktik shalat siswa, dapat dievaluasi metode mana yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas ibadah siswa.. . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengaruh pembelajaran Fiqih terhadap praktik shalat siswa, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih optimal untuk meningkatkan kualitas ibadah siswa di masa mendatang.

  1. Penelitian Korelasional dalam Pendidikan (Metode Penelitian) | QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial &... ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/1504Penelitian Korelasional dalam Pendidikan Metode Penelitian QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial ejournal yayasanpendidikandzurriyatulquran index php qosim article view 1504
Read online
File size243.45 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test