IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA
Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'UlumKeragaman kepercayaan, agama, dan budaya bangsa Indonesia adalah suatu kenyataan yang seringkali menimbulkan gesekan antar warga. Beberapa kelompok memaksa keyakinannya kepada kelompok lain dan bahkan melakukan kekerasan atas nama agama untuk mencapai tujuan tersebut. Hal ini mendorong pemerintah melalui Kementerian Agama untuk mempromosikan moderasi beragama agar masyarakat Indonesia tidak terjebak dalam fanatisme agama. Penelitian ini adalah penelitian pustaka yang menggunakan buku dan jurnal sebagai dokumen utama dengan latar belakang Kota Solo yang dikenal sebagai salah satu pusat gerakan Islam. Penelitian menemukan bahwa pemahaman ekstrem kelompok Islam didasarkan pada keyakinan bahwa Indonesia bukan negara Islam yang harus diislamisasi dan berdasarkan pemahaman mereka tentang wala wal bara yang membentuk pemahaman untuk bermusuhan dengan kafir dan menolak kepemimpinan mereka. Oleh karena itu, memperkuat literasi dan dialog adalah cara yang harus dilakukan untuk mengubah pemahaman ekstrem ini.
Penelitian menyimpulkan bahwa pemahaman kelompok Islamis dipengaruhi oleh pandangan mereka tentang sistem pemerintahan di Indonesia dan pemahaman mereka tentang wala wal bara yang membentuk sikap permusuhan terhadap orang kafir atau orang yang mereka anggap kafir.Sementara kelompok Islam mainstream telah menerima bentuk negara Indonesia dengan berbagai keanekaragamannya.Rekonstruksi pemikiran kelompok Islamis membutuhkan kerjasama antar bagian stake holder dari berbagai institusi dengan penekanan pada aspek penambahan literasi dan aspek dialog.Penelitian ini menyumbang penambahan teoritis tentang geneologi pemikiran kelompok Islamis dalam bernegara dan bersosial.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Bagaimana cara efektif untuk meningkatkan literasi dan dialog antar kelompok Islamis dan kelompok Islam mainstream di Indonesia, khususnya di Kota Solo, agar dapat mengurangi pemahaman ekstrem dan meningkatkan pemahaman moderasi beragama?. . 2. Apakah ada strategi komunikasi yang efektif untuk menjembatani perbedaan pemahaman tentang wala wal bara antara kelompok Islamis dan kelompok Islam mainstream, dan bagaimana strategi tersebut dapat diterapkan dalam konteks Indonesia?. . 3. Bagaimana peran pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dalam mempromosikan moderasi beragama dan mengatasi tantangan yang dihadapi oleh kelompok Islamis dalam menerima konsep moderasi beragama? Apakah ada strategi atau program khusus yang dapat dikembangkan untuk mencapai tujuan ini?.
- MEMBACA GERAKAN ISLAM RADIKAL DAN DERADIKALISASI GERAKAN ISLAM | Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial... journal.walisongo.ac.id/index.php/walisongo/article/view/220MEMBACA GERAKAN ISLAM RADIKAL DAN DERADIKALISASI GERAKAN ISLAM Walisongo Jurnal Penelitian Sosial journal walisongo ac index php walisongo article view 220
- SEJARAH MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA | SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education. sejarah... doi.org/10.32332/social-pedagogy.v3i2.5877SEJARAH MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA SOCIAL PEDAGOGY Journal of Social Science Education sejarah doi 10 32332 social pedagogy v3i2 5877
| File size | 271.36 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka untuk mengumpulkan data tentang peran PUSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PUSA berhasil mengintegrasikanMetode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka untuk mengumpulkan data tentang peran PUSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PUSA berhasil mengintegrasikan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Implementasi ini dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.media interaktif membuat pembelajaran Fiqih lebih menarik, aktif, dan tidakImplementasi ini dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.media interaktif membuat pembelajaran Fiqih lebih menarik, aktif, dan tidak
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Hasil penelitian ini menunjukkan Kemampuan siswa dalam menemukan nilai moral pada cerita Gunung Tugel tergolong rendah. Hal ini tercermin dari ketidakHasil penelitian ini menunjukkan Kemampuan siswa dalam menemukan nilai moral pada cerita Gunung Tugel tergolong rendah. Hal ini tercermin dari ketidak
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan dan solusi untuk menghadapi tantangan pembelajaran di masa depan. BerdasarkanPenelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan dan solusi untuk menghadapi tantangan pembelajaran di masa depan. Berdasarkan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penggunaan model pembelajaran project based learning pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penggunaan model pembelajaran project based learning pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Hasil menunjukkan rata-rata hasil belajar MI (77,15) lebih rendah dibanding SD (84,35). Uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,000).Hasil menunjukkan rata-rata hasil belajar MI (77,15) lebih rendah dibanding SD (84,35). Uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,000).
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 65%, sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar mencapai 100%, dengan peningkatan ketuntasan sebesar 35%.Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 65%, sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar mencapai 100%, dengan peningkatan ketuntasan sebesar 35%.
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Faktor penghambat yaitu minimnya ketersediaan LCD proyektor sehingga membatasi dalam aktivitas pembelajaran dan kurang kreativitas pendidik dalam penyajianFaktor penghambat yaitu minimnya ketersediaan LCD proyektor sehingga membatasi dalam aktivitas pembelajaran dan kurang kreativitas pendidik dalam penyajian
Useful /
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Pendekatan integratif antara ilmu hadis, dakwah, dan sejarah menjadi penting untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif, kritis, dan relevan dalamPendekatan integratif antara ilmu hadis, dakwah, dan sejarah menjadi penting untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif, kritis, dan relevan dalam
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. HasilMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Faktor pendukung meliputi pengurus, motivasi guru, faktor keluarga, dan pribadi. Faktor penghambat meliputi ketidakmerataan motivasi, keterbatasan waktu,Faktor pendukung meliputi pengurus, motivasi guru, faktor keluarga, dan pribadi. Faktor penghambat meliputi ketidakmerataan motivasi, keterbatasan waktu,
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembiasaan kegiatan dzikir al-matsurat dalam membentuk spiritual siswa di SMPIT Darrul MaghfirohPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembiasaan kegiatan dzikir al-matsurat dalam membentuk spiritual siswa di SMPIT Darrul Maghfiroh