POLINELAPOLINELA

PETERPAN (Jurnal Peternakan Terapan)PETERPAN (Jurnal Peternakan Terapan)

Penelitian ini menganalisis pengaruh pendidikan, usia, dan jumlah jam kerja istri peternak sapi potong terhadap pengambilan keputusan, termasuk pembelian dan penjualan ternak. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Penentuan ukuran sampel responden menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10%, menghasilkan total 81 responden. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan Binary Logistic Regression. Hasil analisis deskriptif menunjukkan mayoritas istri peternak sapi potong memiliki pendidikan tamat SD (56%) dan SMP (21%), berusia antara 31 dan 64 tahun (88%), memiliki kurang dari 4 ekor sapi (74%), memiliki 1-3 anggota keluarga (41%), dan memiliki alokasi waktu kerja kurang dari 0,5 jam atau 30 menit (41%). Keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan menunjukkan 46% berada dalam kategori tinggi dan 54% dalam kategori rendah. Hasil analisis Binary Logistic Regression menunjukkan bahwa tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan (0,474), usia tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan istri peternak (0,298), jumlah sapi berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan (0,088), jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan (0,138), dan jumlah jam kerja berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan istri peternak (0,1).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa istri peternak sapi potong di Kabupaten Banyumas telah dilibatkan dalam usaha peternakan.Istri berperan membantu dalam budidaya ternak dan mengelola keuangan usaha.Namun, istri peternak kurang dilibatkan dalam pemilihan, pembelian bibit atau penjualan ternak.Keterlibatan istri dalam pengambilan keputusan dapat ditingkatkan dengan memberikan ruang lebih banyak untuk mengelola usaha peternakan.Kepercayaan suami dan masyarakat terhadap istri dalam usaha peternakan akan dapat menumbuhkan kepercayaan diri istri peternak untuk ikut berperan lebih banyak dalam usaha ternak.

Untuk mendorong keterlibatan istri peternak dalam pengambilan keputusan, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada peningkatan kepercayaan diri dan pengetahuan mereka tentang dunia peternakan. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan yang khusus ditujukan untuk istri peternak, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait usaha peternakan. Selain itu, penting juga untuk mengubah persepsi masyarakat tentang peran perempuan dalam pertanian, sehingga istri peternak dapat diberi kesempatan yang lebih besar untuk terlibat dalam pengambilan keputusan keluarga terkait usaha peternakan. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak intervensi ini terhadap peningkatan keterlibatan istri peternak dalam pengambilan keputusan dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan secara keseluruhan.

Read online
File size322.97 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test