ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya RupaBrikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa

Pada abad ke-20, salah satu perkembangan gaya perhiasan ditandai dengan munculnya aliran surealisme yang dua garda depannya dapat ditunjuk pada Méret Oppenheim dan Salvador Dali. Surealisme sangat dipengaruhi oleh kajian Sigmund Freud tentang alam bawah sadar. Surealisme, dalam terang pandangan penggagasnya, André Breton, mestilah mengandung analisis mimpi, asosiasi bebas, dan usaha-usaha untuk membebaskan imajinasi. Selain itu, terdapat istilah fetishisme yang menunjuk pada anggapan bahwa segala benda yang dibuat oleh manusia, dianggap memiliki kekuatan lebih daripada sekadar fungsinya yang inheren. Dalam esai berjudul Fethisism yang ditulis oleh Sigmund Freud tahun 1927, fetisisme ditarik ke wilayah alam bawah sadar yang mengandung insting seksual. Penelitian kualitatif dengan analisis visual ini mengkaji perhiasan berjudul Sugar Ring dan Fur Bracelet yang dibuat oleh Oppenheim, serta Ruby Lips with Teeth Like Pearls, dan The Royal Heart yang dibuat oleh Dali dengan dikaitkan pada unsur-unsur surealisme dan fetishisme dalam pandangan Breton yang dimuat dalam artikel yang ditulis oleh Malt (2004). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat karya tersebut mengandung unsur surealisme dan fetishisme karena memenuhi unsur jukstaposisi, keberadaan objek menyerupai-bulu (hair-like), terdapatnya citra organ yang tidak lengkap sebagai manifestasi pengalaman kastrasi, serta kesan magis atau non-representasional.

Karya perhiasan Méret Oppenheim, yaitu Sugar Ring dan Fur Bracelet, mengandung unsur surealisme dan fetishisme melalui jukstaposisi dan objek menyerupai-bulu.Sementara itu, karya perhiasan Salvador Dali, yaitu Ruby Lips with Teeth Like Pearls dan The Royal Heart, juga menunjukkan unsur surealisme dan fetishisme melalui jukstaposisi, citra organ yang tidak lengkap, serta representasi magis.Penelitian ini membuktikan bahwa perhiasan surealisme mencerminkan kecemasan seksual dan pengalaman bawah sadar yang diwujudkan melalui objek-objek yang tidak biasa.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh teori Freud tentang alam bawah sadar terhadap karya perhiasan surealisme. 2. Analisis lebih mendalam tentang penggunaan teknik jukstaposisi dalam desain perhiasan modern yang terinspirasi dari surealisme. 3. Studi tentang peran fetishisme dalam seni kontemporer, khususnya bagaimana objek-objek non-tradisional digunakan untuk menyampaikan pesan psikologis dan sosial.

  1. Wujud Stigma Perempuan Dalam Seni Lukis Surealis | Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana... jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/brikolase/article/view/6395Wujud Stigma Perempuan Dalam Seni Lukis Surealis Brikolase Jurnal Kajian Teori Praktik dan Wacana jurnal isi ska ac index php brikolase article view 6395
  2. Perempuan, Kebaya, Dan Narasi Visual: Studi Penciptaan Karya Kolase Digital Bergaya Lowbrow Art | Brikolase... jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/brikolase/article/view/7425Perempuan Kebaya Dan Narasi Visual Studi Penciptaan Karya Kolase Digital Bergaya Lowbrow Art Brikolase jurnal isi ska ac index php brikolase article view 7425
  3. Psychology in Art: The Influence of Freudian Theories on Surrealist Art » The International Journal... doi.org/10.25215/0404.119Psychology in Art The Influence of Freudian Theories on Surrealist Art A The International Journal doi 10 25215 0404 119
  4. Surrealist Artworks as a Stimulus for Student Artistic Expression | European Journal of Education. surrealist... revistia.com/ejed/article/view/690Surrealist Artworks as a Stimulus for Student Artistic Expression European Journal of Education surrealist revistia ejed article view 690
Read online
File size599.89 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test