UIN WALISONGOUIN WALISONGO
Teosofia: Indonesian Journal of Islamic MysticismTeosofia: Indonesian Journal of Islamic MysticismKecemasan eksistensial telah menjadi perhatian yang semakin besar di masyarakat digital kontemporer, tetapi dimensi spiritualnya masih belum dieksplorasi secara memadai. Penelitian ini menyelidiki manifestasi kecemasan eksistensial dan penanganan spiritual melalui kerangka filosofis Tasawuf Modern Buya Hamka. Menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif, penelitian ini menggabungkan analisis konten digital dari narasi publik yang dapat diakses di TikTok, X, Instagram, dan Threads dengan analisis teks filosofis Tasawuf Modern. Temuan mengungkapkan tiga manifestasi utama kecemasan eksistensial: kehilangan makna dalam hidup, isolasi digital, dan ketidakpastian tentang masa depan, serta empat bentuk penanganan spiritual: rasa syukur (shukr), kepuasan (qanāah), kepercayaan kepada Tuhan (tawakkal), dan mengingat Tuhan (dhikr). Temuan ini menekankan relevansi Tasawuf Modern Hamka sebagai kerangka filosofis untuk memahami penanganan spiritual yang berakar pada kecemasan eksistensial di era digital.
Studi ini menunjukkan bahwa kecemasan eksistensial di era digital terutama terwujud melalui kehilangan makna dalam hidup, isolasi digital, dan ketidakpastian tentang masa depan.Analisis narasi media sosial juga mengungkapkan bahwa individu merespons pengalaman ini melalui berbagai bentuk penanganan spiritual, termasuk rasa syukur, penerimaan, kepercayaan kepada Tuhan, dan mengingat Tuhan.Ditafsirkan melalui Tasawuf Modern Buya Hamka, praktik penanganan ini menunjukkan kesesuaian konsep yang signifikan dengan nilai-nilai shukr, qanāah, tawakkal, dan dhikr.Selain itu, penelitian ini tidak menyarankan bahwa individu secara sadar menerapkan ajaran Hamka, tetapi Tasawuf Modernnya menyediakan kerangka filosofis dan spiritual yang relevan untuk memahami bagaimana spiritualitas Islam dapat berkontribusi pada pembuatan makna dan ketahanan eksistensial dalam kehidupan digital kontemporer.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan studi tentang peran media sosial dalam memfasilitasi perbandingan sosial dan dampaknya pada kecemasan eksistensial. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana platform media sosial yang berbeda, seperti TikTok, X, dan Instagram, berkontribusi pada perbandingan sosial dan bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman individu dalam mencari makna dan tujuan dalam hidup.. . 2. Menjelajahi hubungan antara spiritualitas dan kesehatan mental dalam konteks digital. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana praktik spiritual seperti shukr, qanāah, tawakkal, dan dhikr dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis dan ketahanan emosional individu yang menghadapi kecemasan eksistensial di era digital. Studi ini dapat mencakup analisis kualitatif yang mendalam tentang pengalaman individu dalam menerapkan nilai-nilai spiritual ini dalam kehidupan sehari-hari.. . 3. Memeriksa peran komunitas agama dalam memberikan dukungan spiritual dan sosial kepada individu yang mengalami kecemasan eksistensial. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana komunitas agama, seperti kelompok-kelompok Sufi, dapat menjadi sumber kekuatan dan ketahanan bagi individu yang mencari makna dan tujuan dalam hidup. Studi ini dapat mencakup wawancara mendalam dengan anggota komunitas agama dan menganalisis bagaimana praktik spiritual mereka berkontribusi pada kesejahteraan psikologis dan ketahanan emosional.
- Application of a Humanistic Existential Counseling Approach to Reducing Adolescents' Anxiety for... doi.org/10.55927/ijar.v2i8.5484Application of a Humanistic Existential Counseling Approach to Reducing Adolescents Anxiety for doi 10 55927 ijar v2i8 5484
- Forms of Existential Crisis in Haruki Murakami’s Norwegian Wood: Toru Watanabe Analysis | Prameswari... journal.trunojoyo.ac.id/prosodi/article/view/19821Forms of Existential Crisis in Haruki MurakamiAos Norwegian Wood Toru Watanabe Analysis Prameswari journal trunojoyo ac prosodi article view 19821
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10943-025-02466-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10943 025 02466 5
| File size | 746.58 KB |
| Pages | 32 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi desentralisasi asimetris di Indonesia, dengan fokus pada DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Aceh,Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi desentralisasi asimetris di Indonesia, dengan fokus pada DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Aceh,
DINASTIRESDINASTIRES Namun, wewenang ini memiliki batasan ketika masalah lapangan masuk ke ranah ketertiban umum, penegakan hukum, atau dukungan pertahanan. Pada titik ini,Namun, wewenang ini memiliki batasan ketika masalah lapangan masuk ke ranah ketertiban umum, penegakan hukum, atau dukungan pertahanan. Pada titik ini,
DINASTIRESDINASTIRES Kerangka hukum pengelolaan limbah B3 di Indonesia diatur secara komprehensif dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 22Kerangka hukum pengelolaan limbah B3 di Indonesia diatur secara komprehensif dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 22
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Hasil penelitian mengungkapkan bahwa setiap elemen visual, seperti istilah Allah yang digambarkan sebagai gunung, sepasang pisau Kudi, latar belakang hijau,Hasil penelitian mengungkapkan bahwa setiap elemen visual, seperti istilah Allah yang digambarkan sebagai gunung, sepasang pisau Kudi, latar belakang hijau,
UIN WALISONGOUIN WALISONGO The text demonstrates parallels with Sufi teachings, including purification of the self (takhalli>), cultivation of virtuous character (tah}alli>), andThe text demonstrates parallels with Sufi teachings, including purification of the self (takhalli>), cultivation of virtuous character (tah}alli>), and
UIN WALISONGOUIN WALISONGO While earlier studies have focused mostly on TQNs history, teachings, and rituals, less attention has been given to how its spiritual legacy is activelyWhile earlier studies have focused mostly on TQNs history, teachings, and rituals, less attention has been given to how its spiritual legacy is actively
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Penelitian ini mengembangkan model konservasi yang berakar pada spiritualitas lokal, di mana nilai-nilai Sufi seperti asketisme, rasa syukur, kepercayaan,Penelitian ini mengembangkan model konservasi yang berakar pada spiritualitas lokal, di mana nilai-nilai Sufi seperti asketisme, rasa syukur, kepercayaan,
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Secara praktis, temuan ini mengarah pada nilai-nilai integral kosmologi Sufi, menegaskan kembali bahwa perilaku manusia terhadap semesta tidak dapat lagiSecara praktis, temuan ini mengarah pada nilai-nilai integral kosmologi Sufi, menegaskan kembali bahwa perilaku manusia terhadap semesta tidak dapat lagi
Useful /
DINASTIRESDINASTIRES Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan mengenai masa percobaan hukuman mati dalam Pasal 100 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 mewakili bentuk reformasiHasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan mengenai masa percobaan hukuman mati dalam Pasal 100 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 mewakili bentuk reformasi
DINASTIRESDINASTIRES Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif (doktrin) dengan pendekatan statistik dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU PDPMetode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif (doktrin) dengan pendekatan statistik dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU PDP
DINASTIRESDINASTIRES Temuan menunjukkan bahwa Batam telah membangun kerangka sanksi berlapis melalui kombinasi sanksi administratif dan pidana, didukung oleh struktur penegakanTemuan menunjukkan bahwa Batam telah membangun kerangka sanksi berlapis melalui kombinasi sanksi administratif dan pidana, didukung oleh struktur penegakan
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Pendekatan ini memungkinkan dia untuk menyelaraskan kesatuan mistik dengan transendensi ilahi, memastikan tidak ada kompromi terhadap tawḥīd (kesatuan)Pendekatan ini memungkinkan dia untuk menyelaraskan kesatuan mistik dengan transendensi ilahi, memastikan tidak ada kompromi terhadap tawḥīd (kesatuan)