UIN WALISONGOUIN WALISONGO

Teosofia: Indonesian Journal of Islamic MysticismTeosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism

Emblem institusi dalam pendidikan tinggi Islam kurang diteliti secara empiris dibandingkan dengan bidang yang lebih luas dari arsitektur Islam, iluminasi naskah, dan seni dekoratif. Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis, spiritual, dan budaya dari lambang Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto (UIN Saizu) dan menjelaskan bagaimana makna-makna ini membentuk identitas visual yang seragam. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini menggabungkan semiotika Peircean dengan teori visual-gramatika modern. Pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam dengan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam merancang, menyetujui, dan menafsirkan lambang, serta analisis dokumen, yang dilakukan dari Januari hingga Maret 2021. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa setiap elemen visual, seperti istilah Allah yang digambarkan sebagai gunung, sepasang pisau Kudi, latar belakang hijau, lingkaran kuning, sayap berbulu lima, figur sujud, sepasang akar bulu, buku, dan batu permata biru, berfungsi sebagai identifikasi institusi dan sebagai simbol yang mewadahi nilai-nilai Sufi seperti tawhid, tazkiya al-nafs, dan marifatullah. Elemen-elemen ini juga mengenkode prinsip-prinsip kewarganegaraan Pancasila dan hikmah lokal Banyumas. Lambang berfungsi sebagai dhikr visual, mengintegrasikan pengabdian agama, kewajiban sipil, dan identitas budaya menjadi simbol institusi yang kohesif.

Studi ini menunjukkan bahwa lambang UIN Prof.Saifuddin Zuhri Purwokerto mencerminkan integrasi multilapis dari spiritualitas Islam, hikmah budaya lokal, dan ideologi nasional, di mana setiap elemen visual berfungsi sebagai identifikasi institusi dan sebagai kendaraan untuk nilai-nilai Sufi seperti Tawhid, tazkiya al-nafs, dan marifatullah.Ditafsirkan melalui semiotika Peircean dan teori visual-gramatika kontemporer, lambang muncul sebagai bentuk visual dhikr yang menjembatani pengabdian agama, tanggung jawab sipil, dan harmoni sosial-budaya.Secara teoritis, studi ini memperluas penelitian Sufi di luar objek-objek yang biasa - teks, ritual, dan arsitektur - ke semiotika branding institusi, menunjukkan bahwa konsep kosmologis Sufi seperti triad billa>h-lilla>h-filla>h, tawa>zun, dan marifatullah beroperasi sebagai tata bahasa hidup dalam tanda visual kontemporer, dan menawarkan model analisis yang dapat diulang, menggabungkan semiotika Peircean dengan hermeneutika Sufi, yang dapat diterapkan studi masa depan tentang Sufisme dan budaya material atau visual ke institusi dan artefak lainnya.Secara praktis, temuan ini menyarankan bahwa branding institusi dalam pendidikan tinggi Islam dapat berfungsi tidak hanya sebagai alat konstruksi identitas tetapi juga sebagai medium untuk mentransmisikan nilai-nilai suci dan memupuk kohesi komunitas di antara pemimpin universitas, desainer, dan pemangku kepentingan.

Saran penelitian lanjutan yang diusulkan berdasarkan studi ini mencakup: (1) Menganalisis bagaimana lambang institusi Islam lainnya di Indonesia mengintegrasikan nilai-nilai Sufi, Pancasila, dan hikmah lokal, dan bagaimana hal ini mempengaruhi identitas institusi dan persepsi publik. (2) Mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen visual dalam lambang UIN Saizu mempengaruhi persepsi dan interpretasi audiens, termasuk mahasiswa, alumni, dan komunitas Muslim yang lebih luas, dan bagaimana ini dapat digunakan untuk meningkatkan komunikasi dan kohesi komunitas. (3) Mempelajari bagaimana branding institusi dapat digunakan sebagai medium untuk mentransmisikan nilai-nilai suci dan spiritualitas dalam pendidikan tinggi Islam, dan bagaimana ini dapat meningkatkan pengalaman belajar dan pengembangan karakter mahasiswa.

  1. Semiotic-Sufistic Interpretation of Imam Al-Ghazali: Case Study of "Verses of Light" in the... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/islimus/article/view/7529Semiotic Sufistic Interpretation of Imam Al Ghazali Case Study of Verses of Light in the ejournal uinsaid ac index php islimus article view 7529
  2. Sufism, Local Wisdom, and Institutional Identity: A Semiotic Interpretation of the UIN Saizu's Emblem... doi.org/10.21580/tos.v15i1.29122Sufism Local Wisdom and Institutional Identity A Semiotic Interpretation of the UIN Saizus Emblem doi 10 21580 tos v15i1 29122
  3. Strengthening Brand Identity: Embracing Local Wisdom through Character Education Management | Hasanah... ejournal.unuja.ac.id/index.php/IJESS/article/view/3435Strengthening Brand Identity Embracing Local Wisdom through Character Education Management Hasanah ejournal unuja ac index php IJESS article view 3435
Read online
File size551.05 KB
Pages28
DMCAReport

Related /

ads-block-test