DINASTIRESDINASTIRES
Journal of Law, Politic and HumanitiesJournal of Law, Politic and HumanitiesStudi ini mengeksplorasi penegakan hukum pidana administratif terkait pelanggaran ketertiban umum di Batam, dengan penekanan khusus pada efektivitas sanksi, kepatuhan publik, dan sinkronisasi regulasi. Studi menggunakan metode hukum normatif, yang didukung oleh pembacaan empiris terbatas terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen institusi, dan literatur ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa Batam telah membangun kerangka sanksi berlapis melalui kombinasi sanksi administratif dan pidana, didukung oleh struktur penegakan hukum yang relatif komprehensif. Namun, efektivitas substansialnya tetap terbatas oleh kesadaran hukum publik yang terbatas, tekanan sosial-ekonomi, kapasitas penegakan yang terbatas, dan sinkronisasi yang tidak lengkap antara peraturan daerah, peraturan pelaksanaan, prosedur operasional standar, dan praktik penegakan hukum. Dokumen kinerja Unit Polisi Pamong Praja menunjukkan tingkat penyelesaian kasus yang tinggi untuk pelanggaran yang tercatat; namun, pencapaian administratif ini tidak secara mandiri menunjukkan munculnya kepatuhan publik yang stabil dan terinternalisasi. Studi ini berargumen bahwa penegakan hukum yang efektif harus bertahap, responsif, dan sah secara prosedural, dengan mengintegrasikan bimbingan, pengawasan, pemberian sanksi, dan inovasi pelaporan dalam sistem penegakan hukum yang koheren.
Penegakan hukum pidana administratif terhadap pelanggaran ketertiban umum di Batam memiliki dasar normatif dan institusional yang relatif memadai, tetapi masih menghadapi tantangan substantif.Dari perspektif regulasi, Batam telah memiliki instrumen hukum lokal yang mengatur ketertiban umum, didukung oleh kombinasi sanksi administratif dan pidana.Konstruksi ini memperkuat bahwa pelanggaran ketertiban umum bukan hanya masalah administratif biasa, tetapi domain hukum pidana administratif di mana sanksi pidana berfungsi sebagai penguatan untuk norma administratif.Secara konseptual, sistem penegakan hukum Batam mencerminkan upaya membangun ketertiban melalui mekanisme bertahap, mulai dari peringatan, kerja sosial, denda administratif, hingga sanksi pidana untuk pelanggaran tertentu.Namun, temuan menunjukkan bahwa keberagaman sanksi tidak secara otomatis menghasilkan kepatuhan yang substansial.Tingkat penyelesaian kasus yang tinggi yang dilaporkan dalam dokumen kinerja Unit Polisi Pamong Praja menunjukkan kapasitas administratif dalam menangani kasus yang tercatat, tetapi tidak cukup untuk membuktikan bahwa kepatuhan publik tumbuh secara stabil dan berkelanjutan.Kepatuhan dalam konteks ketertiban umum di Batam tetap bersifat situasional, sangat dipengaruhi oleh kehadiran petugas, pengawasan, dan tekanan penegakan hukum langsung.Kondisi ini menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum tidak hanya dapat diukur oleh jumlah kasus yang ditangani atau diselesaikan, tetapi juga sejauh penegakan hukum mendorong kesadaran hukum, mengurangi pelanggaran berulang, dan memperkuat legitimasi aturan di mata warga.
Berdasarkan temuan studi ini, saran penelitian lanjutan yang baru dapat dikembangkan sebagai berikut: Pertama, penelitian tentang dampak program sosialisasi kesadaran hukum terhadap peningkatan kepatuhan publik dalam konteks pelanggaran ketertiban umum. Kedua, analisis hubungan antara kapasitas personel penegak hukum dan efektivitas penegakan regulasi di Batam, dengan fokus pada peran pelatihan dan sumber daya. Ketiga, evaluasi peran teknologi dalam meningkatkan sinkronisasi regulasi melalui inovasi sistem pelaporan seperti SIAP GARDA, serta dampaknya terhadap transparansi dan keadilan prosedural. Penelitian-penelitian ini dapat mengembangkan pendekatan yang lebih holistik untuk memahami dinamika penegakan hukum dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan legitimasi dan efisiensi sistem regulasi di kota-kota lain di Indonesia.
- Kriteria Pengenaan Besaran Sanksi Administrasi dalam Produk Hukum Daerah | Jurnal Diskresi. kriteria... journal.unram.ac.id/index.php/diskresi/en/article/view/5008Kriteria Pengenaan Besaran Sanksi Administrasi dalam Produk Hukum Daerah Jurnal Diskresi kriteria journal unram ac index php diskresi en article view 5008
- The Validity of Sanctions Arrangements in Regional Regulations | Journal of Human Rights, Culture and... jhcls.org/index.php/JHCLS/article/view/313The Validity of Sanctions Arrangements in Regional Regulations Journal of Human Rights Culture and jhcls index php JHCLS article view 313
- THE PRINCIPLE OF ULTIMUM REMEDIUM IN CRIMINAL TAX MATTERS | IBLAM LAW REVIEW. principle ultimum remedium... doi.org/10.52249/ilr.v3i3.193THE PRINCIPLE OF ULTIMUM REMEDIUM IN CRIMINAL TAX MATTERS IBLAM LAW REVIEW principle ultimum remedium doi 10 52249 ilr v3i3 193
| File size | 476.7 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES Hakim cenderung terjebak dalam pemikiran positivis-legistis yang memprioritaskan kepatuhan administratif, sehingga mengabaikan hak material dan pencarianHakim cenderung terjebak dalam pemikiran positivis-legistis yang memprioritaskan kepatuhan administratif, sehingga mengabaikan hak material dan pencarian
DINASTIRESDINASTIRES Penelitian ini menyimpulkan bahwa percepatan pembentukan Peraturan Presiden tentang lembaga PDP dan penguatan kompetensi Petugas Pelindung Data (DPO) diPenelitian ini menyimpulkan bahwa percepatan pembentukan Peraturan Presiden tentang lembaga PDP dan penguatan kompetensi Petugas Pelindung Data (DPO) di
DINASTIRESDINASTIRES Foso dan Boboso memiliki kekuatan hukum adat fungsional dalam lingkup masyarakat adat Ternate sebagai hukum hidup (living law) untuk menjaga ketertibanFoso dan Boboso memiliki kekuatan hukum adat fungsional dalam lingkup masyarakat adat Ternate sebagai hukum hidup (living law) untuk menjaga ketertiban
DINASTIRESDINASTIRES Bahasa hukum berfungsi sebagai media komunikasi dalam lingkup hukum, digunakan oleh praktisi dan ahli hukum dalam konteks seperti peraturan, perjanjian,Bahasa hukum berfungsi sebagai media komunikasi dalam lingkup hukum, digunakan oleh praktisi dan ahli hukum dalam konteks seperti peraturan, perjanjian,
DINASTIRESDINASTIRES Masalah mendasar terletak pada kurangnya integrasi antara parameter penentuan, pembatasan wewenang eksekutif, batasan waktu, dan mekanisme akuntabilitasMasalah mendasar terletak pada kurangnya integrasi antara parameter penentuan, pembatasan wewenang eksekutif, batasan waktu, dan mekanisme akuntabilitas
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Oleh karena itu, ketika Allah Yang Maha Kuasa menciptakan segala sesuatu, harus ada sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh makhluk-Nya, sehingga pikiranOleh karena itu, ketika Allah Yang Maha Kuasa menciptakan segala sesuatu, harus ada sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh makhluk-Nya, sehingga pikiran
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah revisi tersebut benar-benar dapat menjadi titik awal lahirnya era baru kebebasan berpendapat di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah revisi tersebut benar-benar dapat menjadi titik awal lahirnya era baru kebebasan berpendapat di Indonesia.
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dalam menanggulangiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dalam menanggulangi
Useful /
UNRAMUNRAM Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter siswa SMP melalui pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal. ProgramKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter siswa SMP melalui pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal. Program
UNRAMUNRAM Guru memperoleh pengetahuan dasar tentang konsep deep learning dan cara penerapannya untuk personalisasi pembelajaran.media yang dihasilkan meningkatkanGuru memperoleh pengetahuan dasar tentang konsep deep learning dan cara penerapannya untuk personalisasi pembelajaran.media yang dihasilkan meningkatkan
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Studi ini menyimpulkan bahwa arsitektur kebebasan model di Lapas Terbuka Kelas IIB di Central Lombok secara efektif memfasilitasi proses reintegrasi sosialStudi ini menyimpulkan bahwa arsitektur kebebasan model di Lapas Terbuka Kelas IIB di Central Lombok secara efektif memfasilitasi proses reintegrasi sosial
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Penerapan delegasi wewenang dan tanggung jawab merupakan strategi yang efektif untuk melaksanakan pemberdayaan guru. Proses ini memungkinkan guru untukPenerapan delegasi wewenang dan tanggung jawab merupakan strategi yang efektif untuk melaksanakan pemberdayaan guru. Proses ini memungkinkan guru untuk