PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE
Public Health and Preventive Medicine ArchivePublic Health and Preventive Medicine ArchivePenyakit Coronavirus (COVID-19) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang memengaruhi segala aspek kehidupan manusia. Karena rumah sakit adalah lingkungan berisiko tinggi untuk penularan COVID-19, perilaku pencegahan tenaga kesehatan sangat kritis. Perilaku ini dibentuk oleh interaksi faktor pribadi, interpersonal, dan institusional. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku pencegahan COVID-19 dari staf pendaftaran di tiga rumah sakit rujukan di Bali, menggunakan Model Sosio-Ekologis. Metode penelitian kualitatif ini menerapkan pendekatan fenomenologis berdasarkan Model Sosio-Ekologis Perilaku Kesehatan. Penelitian dilakukan pada Maret 2021 di tiga rumah sakit rujukan COVID-19 di Bali (Sanglah, Wangaya, dan Tabanan). Kami secara sengaja menyamplik 50 tenaga kesehatan dari bagian pendaftaran. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur online, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik fenomenologis. Validitas data dipastikan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan bahwa perilaku pencegahan pada tingkat pribadi berinteraksi secara dinamis dengan dimensi interpersonal dan institusional. Pada tingkat pribadi, pekerja mematuhi protokol standar (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik), menggunakan pembersih tangan setelah pendaftaran pasien, melakukan disinfeksi rutin, dan memakai peralatan pelindung diri yang sesuai. Tindakan individu diperkuat melalui dukungan informasi dari rekan sejawat tentang cara berinteraksi aman dengan pasien dan keluarga mereka. Pada tingkat institusional, fasilitas kesehatan mendukung upaya pribadi dan interpersonal ini melalui kebijakan pencegahan resmi dan dengan memodifikasi lingkungan secara fisik di area pendaftaran. Kesimpulan: Pencegahan penularan penyakit menular di fasilitas kesehatan memerlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup dukungan interpersonal, budaya kerja berorientasi keselamatan, dan kebijakan institusional yang kuat. Temuan ini dapat menjadi referensi untuk mengembangkan program pelatihan, menetapkan prosedur operasional standar (SOP), dan memperkuat budaya keselamatan di kalangan tenaga kesehatan, sehingga meningkatkan kesiapan mereka untuk merespons wabah penyakit menular di masa depan.
Pencegahan penularan penyakit menular di fasilitas kesehatan memerlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup perilaku individu, dukungan interpersonal, budaya kerja berorientasi keselamatan, dan kebijakan institusional yang kuat.Temuan ini dapat menjadi referensi untuk mengembangkan program pelatihan, menetapkan prosedur operasional standar (SOP), dan memperkuat budaya keselamatan di kalangan tenaga kesehatan, sehingga meningkatkan kesiapan mereka untuk merespons wabah penyakit menular di masa depan.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas penggunaan teknologi digital dalam mengurangi kontak langsung antara tenaga kesehatan dan pasien, seperti pengembangan sistem pendaftaran online yang lebih aman dan efisien. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kebijakan isolasi dan modifikasi lingkungan kerja terhadap kesehatan mental tenaga kesehatan. Terakhir, penelitian bisa melanjutkan studi tentang peran komunitas lokal dalam memperkuat dukungan sosial dan penyebaran informasi kesehatan selama wabah, terutama di daerah dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan.
- Prevalence of diabetic retinopathy among diabetes mellitus type 2 patients at Diabetes Center of Sanglah... doi.org/10.15562/ism.v9i1.155Prevalence of diabetic retinopathy among diabetes mellitus type 2 patients at Diabetes Center of Sanglah doi 10 15562 ism v9i1 155
- Understanding COVID-19 preventive behavior among health workers in Bali’s referral hospitals: A... phpmarchive.org/index.php/phpma/article/view/412Understanding COVID 19 preventive behavior among health workers in BaliAos referral hospitals A phpmarchive index php phpma article view 412
- Media Kesehatan Masyarakat. kesehatan masyarakat skip main content navigation menu site footer current... ejurnal.undana.ac.id/mkmMedia Kesehatan Masyarakat kesehatan masyarakat skip main content navigation menu site footer current ejurnal undana ac mkm
| File size | 407.94 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE 5 tinggi, sedangkan 53,3% memiliki paparan sinar matahari rendah dan 45,6% mengalami depresi. Paparan PM2. 5 tinggi secara signifikan terkait dengan depresi5 tinggi, sedangkan 53,3% memiliki paparan sinar matahari rendah dan 45,6% mengalami depresi. Paparan PM2. 5 tinggi secara signifikan terkait dengan depresi
STIKEP PPNIJABARSTIKEP PPNIJABAR Gaya pengasuhan dinilai menggunakan Parental Authority Questionnaire (PAQ), dan tingkat depresi dinilai menggunakan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9).Gaya pengasuhan dinilai menggunakan Parental Authority Questionnaire (PAQ), dan tingkat depresi dinilai menggunakan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9).
UNJAUNJA Analisis regresi linear ganda menunjukkan korelasi signifikan antara WHR dan glukosa darah puasa, sedangkan HG menunjukkan hubungan invers. Model regresiAnalisis regresi linear ganda menunjukkan korelasi signifikan antara WHR dan glukosa darah puasa, sedangkan HG menunjukkan hubungan invers. Model regresi
UNJAUNJA Usia kehamilan merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan status HIV karena wanita hamil positif HIV lebih mungkin mengalamiUsia kehamilan merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan status HIV karena wanita hamil positif HIV lebih mungkin mengalami
UNJAUNJA Analisis akar penyebab dilakukan menggunakan pendekatan diagram ikan, mengelompokkan faktor-faktor ke dalam kategori Man, Money, Method, Machine, dan Environment.Analisis akar penyebab dilakukan menggunakan pendekatan diagram ikan, mengelompokkan faktor-faktor ke dalam kategori Man, Money, Method, Machine, dan Environment.
UNMUSUNMUS Data dikumpulkan melalui tinjauan peraturan perundang-undangan, dokumen pemerintah, panduan WHO dan ILO, serta publikasi ilmiah. Analisis data dilakukanData dikumpulkan melalui tinjauan peraturan perundang-undangan, dokumen pemerintah, panduan WHO dan ILO, serta publikasi ilmiah. Analisis data dilakukan
UTUUTU Komitmen organisasi tidak memiliki pengaruh signifikan baik secara langsung terhadap kualitas hidup kerja maupun tidak langsung terhadap kinerja melaluiKomitmen organisasi tidak memiliki pengaruh signifikan baik secara langsung terhadap kualitas hidup kerja maupun tidak langsung terhadap kinerja melalui
UISUUISU Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Data hasil penelitian dilakukanTeknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Data hasil penelitian dilakukan
Useful /
ITSIITSI Perbedaan kondisi sampel dan perlakuan pembersihan menyebabkan variasi hasil analisis yang memengaruhi interpretasi performa proses di PKS. PembersihanPerbedaan kondisi sampel dan perlakuan pembersihan menyebabkan variasi hasil analisis yang memengaruhi interpretasi performa proses di PKS. Pembersihan
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE Strategi pengelolaan sampah yang efektif dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi lingkungan, dan pengelola Warung Tegal diperlukan untuk mengurangiStrategi pengelolaan sampah yang efektif dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi lingkungan, dan pengelola Warung Tegal diperlukan untuk mengurangi
UMMATUMMAT Program penguatan literasi digital bagi orang tua berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam mengelola penggunaan gawai anak. PendekatanProgram penguatan literasi digital bagi orang tua berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam mengelola penggunaan gawai anak. Pendekatan
UTUUTU Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross‑sectional; seluruh 150 balita yang memenuhi kriteria dipilih melalui totalMetode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross‑sectional; seluruh 150 balita yang memenuhi kriteria dipilih melalui total