UMMATUMMAT

JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICEJOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE

Era digital membawa tantangan besar bagi pola asuh anak usia dini, di mana paparan gawai yang tidak terawasi berisiko memicu perubahan sikap anak menjadi agresif dan pemarah. Banyak orang tua di daerah semi-perdesaan menghadapi kendala manajemen waktu karena kesibukan bekerja, sehingga bersikap permisif dalam memfasilitasi gawai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi informasi dan memperkuat kapasitas digital parenting orang tua siswa. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tiga tahapan utama: persiapan (analisis kebutuhan), pelaksanaan (workshop edukasi dan simulasi kasus nyata), serta evaluasi deskriptif. Pada sesi simulasi, orang tua dilatih langsung mengaktifkan fitur kontrol gawai dan menyusun family plan (rencana aksi digital keluarga) untuk menjadwalkan aktivitas digital anak di rumah. Hasil evaluasi berbasis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan kompetensi orang tua yang nyata dari berbagai aspek yaitu pemahaman literasi digital, keterampilan teknis kontrol gawai, manajemen waktu dan kemampuan komunikasi emosional. Melalui lembar refleksi, orang tua berkomitmen membatasi waktu layar anak maksimal 1 jam per hari, memfilter konten edukatif, serta menyisihkan waktu konsisten untuk mendampingi anak secara aktif. Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat bagi tumbuh kembang anak. Sebagai keberlanjutan program, disarankan adanya kolaborasi lanjutan berupa pendampingan langsung di rumah.

Program penguatan literasi digital bagi orang tua berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam mengelola penggunaan gawai anak.Pendekatan partisipatif dan simulasi kasus nyata efektif dalam mengubah pola asuh dari pasif menjadi aktif-protektif.Rekomendasi keberlanjutan mencakup pendampingan langsung di rumah dan kolaborasi dengan sekolah untuk memperkuat ekosistem digital yang sehat.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendampingan langsung di rumah terhadap perilaku digital anak usia dini. 2. Studi tentang efektivitas kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membangun budaya literasi digital bersama. 3. Pengembangan model pelatihan berkelanjutan yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat semi-perdesaan untuk memperluas akses literasi digital secara inklusif.

  1. Digital Literacy and Its Relationship to Early Childhood Behavior in PAUD: Literasi Digital dan Hubungannya... doi.org/10.21070/kanal.v9i1.663Digital Literacy and Its Relationship to Early Childhood Behavior in PAUD Literasi Digital dan Hubungannya doi 10 21070 kanal v9i1 663
  2. Milenial Parents' Parenting Patterns are in Danger Use of Early Children's Gadgets | Jurnal... ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/67258Milenial Parents Parenting Patterns are in Danger Use of Early Childrens Gadgets Jurnal ejournal undiksha ac index php JJPAUD article view 67258
  3. Pelatihan Literasi Digital Bagi Orangtua Dalam Mendampingi Anak Belajar Di Zaman Generasi Milenial |... ukinstitute.org/journals/ib/article/view/369Pelatihan Literasi Digital Bagi Orangtua Dalam Mendampingi Anak Belajar Di Zaman Generasi Milenial ukinstitute journals ib article view 369
  4. SEMANTIK JOURNAL. pengaruh literasi digital psikologis anak remaja semantik journal authors nani pratiwi... doi.org/10.22460/semantik.v6i1.p11-24SEMANTIK JOURNAL pengaruh literasi digital psikologis anak remaja semantik journal authors nani pratiwi doi 10 22460 semantik v6i1 p11 24
Read online
File size416.77 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test