ITSIITSI

Jurnal Agro FabricaJurnal Agro Fabrica

Limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) mengandung bahan organik tinggi yang dapat diolah menjadi biogas melalui proses anaerob. Penelitian ini menganalisis parameter pembentukan biogas dalam sistem cover lagoon dengan mengukur pH, suhu, COD, produksi biogas, dan komposisi gas. Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimal untuk produksi biogas adalah pH 6,9–7,23, suhu 36,40–40 °C, COD 51.480–73.533 mg/L, dan komposisi gas CH4 sebesar 59,8%, CO2 37,75%, serta H2S rata-rata 1.541,3 ppm. Kesimpulan menunjukkan bahwa produksi biogas berkorelasi dengan pH, suhu, dan nilai COD.

Kondisi optimal untuk proses pembentukan biogas berada pada rentang pH 6,9–7,3 dan suhu 36,40–40 °C.533 mg/L, sedangkan produksi biogas mencapai 505,77–664,5 Nm³/jam.Komposisi gas menunjukkan dominasi metana (59,8%) dan karbon dioksida (37,75%), dengan kadar H2S rata-rata 1.Gas produksi terkait erat dengan pH, suhu, dan nilai COD.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan mikroorganisme unggul untuk meningkatkan efisiensi biogas dari POME. Selain itu, perlu diteliti integrasi sistem cover lagoon dengan teknologi pemurnian gas untuk mengurangi kadar H2S. Studi tentang pengaruh variasi suhu dan pH secara dinamis selama proses fermentasi juga perlu dilakukan untuk memperoleh hasil optimal. Semua saran ini bertujuan mengembangkan teknologi pengolahan limbah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s40201-019-00422-6Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s40201 019 00422 6
Read online
File size557.69 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test