UMUM

Jurnal Pendidikan BiologiJurnal Pendidikan Biologi

Pembelajaran entomologi yang dilaksanakan di sekolah menengah maupun perguruan tinggi menggunakan spesimen serangga sebagai objek atau media pembelajaran. Teknik pengawetan yang jamak digunakan tidak dapat menjamin spesimen serangga bertahan lama, yang berdampak pada visualisasi spesimen yang terkadang mengalami perubahan, seperti perubahan ukuran dan warna. Hal ini berakibat pada kurangnya kecakapan mahasiswa ketika dihadapkan pada permasalahan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran awetan serangga berbasis resin polyester. Penelitian desain pendidikan dimulai dengan pembuatan awetan serangga berbasis resin, penilaian kualitas awetan menggunakan skala Likert, dan validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi katalis tidak menyebabkan pengaruh terhadap kualitas spesimen secara kumulatif. Validasi ahli materi dan ahli media menunjukan bahwa pengembangan media pembelajaran awetan serangga berbasis resin tergolong sangat layak dengan persentase 91,4% dan 95%.

Tidak ditemukan perbedaan signifikan secara statistik dalam peningkatan konsentrasi katalis terhadap kualitas awetan, namun pengamatan secara individual menunjukkan adanya perubahan spesifik pada warna sayap capung yang dipengaruhi oleh konsentrasi katalis.Ini menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan terhadap awetan bersifat variatif dan memerlukan penyesuaian lebih lanjut dalam proses pengawetan.Berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media, media pembelajaran ini layak digunakan, dengan rata-rata persentase 91,42% untuk ahli materi dan 95% untuk ahli media.Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran ini memiliki kualitas tinggi, relevansi materi yang sesuai dengan kurikulum, dan desain yang efektif untuk pembelajaran serangga.

Untuk meningkatkan kualitas fisik resin, seperti kejernihan dan ketahanan terhadap kerusakan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi suhu dan waktu pengerasan resin. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran awetan serangga berbasis resin yang lebih interaktif dan menarik, sehingga dapat meningkatkan minat dan partisipasi mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penggunaan media pembelajaran awetan serangga berbasis resin dalam konteks pendidikan inklusif, untuk memastikan aksesibilitas dan manfaatnya bagi semua siswa, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus.

  1. Influence of learning styles on student performance in self-instructional courses | PLOS One. influence... doi.org/10.1371/journal.pone.0289036Influence of learning styles on student performance in self instructional courses PLOS One influence doi 10 1371 journal pone 0289036
  2. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SPESIMEN VERTEBRATA DAN INVERTEBRATA UNTUK SMA NEGERI 2 RAMBAH HILIR... journal.unilak.ac.id/index.php/BL/article/view/4005PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SPESIMEN VERTEBRATA DAN INVERTEBRATA UNTUK SMA NEGERI 2 RAMBAH HILIR journal unilak ac index php BL article view 4005
Read online
File size4.06 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test