UNMUSUNMUS
Musamus Law ReviewMusamus Law ReviewBurnout pada perawat merupakan masalah kesehatan mental yang disebabkan oleh stres kerja kronis yang memengaruhi kesejahteraan perawat, kualitas layanan kesehatan, dan keselamatan pasien. Meskipun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan memberikan perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan, undang-undang ini tidak secara eksplisit mengatur burnout sebagai risiko psikososial. Studi ini bertujuan menganalisis kerangka hukum perlindungan kesehatan mental perawat, mengeksplorasi burnout sebagai isu hukum kesehatan, dan merumuskan strategi untuk memperkuat perlindungan hukum bagi perawat yang mengalami burnout. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif dengan pendekatan statutory, konseptual, dan komparatif. Data dikumpulkan melalui tinjauan peraturan perundang-undangan, dokumen pemerintah, panduan WHO dan ILO, serta publikasi ilmiah. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan analisis konten. Temuan menunjukkan bahwa perlindungan hukum kesehatan mental perawat di Indonesia masih bersifat umum dan tidak secara spesifik mengatur pencegahan atau manajemen burnout. Burnout memiliki implikasi hukum signifikan karena dapat mengurangi kualitas layanan kesehatan, meningkatkan risiko kesalahan medis, dan mengancam keselamatan pasien. Memperkuat regulasi tentang manajemen risiko psikososial, pengelolaan beban kerja, layanan kesehatan mental, dan skrining psikologis diperlukan. Burnout adalah isu hukum kesehatan yang memerlukan regulasi hukum yang lebih kuat untuk melindungi perawat dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Burnout pada perawat merupakan isu multidimensi yang memengaruhi kesehatan mental tenaga kesehatan, kualitas layanan kesehatan, keselamatan pasien, dan efektivitas sistem kesehatan.Dari perspektif hukum kesehatan, burnout telah menjadi isu yang berkaitan dengan pemenuhan hak tenaga kesehatan untuk lingkungan kerja yang aman, sehat, dan mendukung secara psikososial.Meskipun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan memberikan dasar hukum untuk perlindungan tenaga kesehatan, ketentuan terkait perlindungan kesehatan mental, khususnya terhadap burnout, tetap bersifat umum dan tidak secara komprehensif mengatur pencegahan, deteksi dini, dukungan psikologis, atau mekanisme pemulihan.Temuan studi menunjukkan bahwa burnout pada perawat dipengaruhi oleh faktor organisasi seperti beban kerja berlebihan, kekurangan tenaga perawat, jam kerja yang panjang, konflik peran, dan dukungan organisasi yang tidak memadai.Hal ini menunjukkan bahwa burnout tidak boleh dianggap hanya sebagai tanggung jawab individu, tetapi sebagai konsekuensi dari kondisi kerja organisasi dan sistemik yang memerlukan intervensi regulasi dan kebijakan.Oleh karena itu, perlindungan hukum bagi perawat tidak boleh terbatas pada penyelesaian sengketa setelah terjadi kerusakan (perlindungan hukum represif), tetapi juga harus menekankan perlindungan hukum preventif melalui pengelolaan risiko psikososial di tempat kerja.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh manajemen beban kerja terhadap tingkat burnout perawat di berbagai rumah sakit. Selain itu, studi perbandingan antara kerangka hukum perlindungan kesehatan mental di Indonesia dengan negara lain dapat memberikan wawasan untuk penyempurnaan regulasi nasional. Terakhir, evaluasi efektivitas kebijakan yang sudah ada dalam menangani burnout perawat serta pengembangan mekanisme pelaporan burnout yang aman dan tanpa stigmatisasi perlu dilakukan. Ide-ide ini bertujuan mengembangkan pendekatan sistemik untuk mengatasi masalah burnout melalui regulasi yang lebih komprehensif dan berbasis bukti.
| File size | 346.13 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner intensitas penggunaan media sosial dan kuesioner kecemasan sosial. Analisis data dilakukan secara univariatPengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner intensitas penggunaan media sosial dan kuesioner kecemasan sosial. Analisis data dilakukan secara univariat
UnnasUnnas Hasil studi ini memberikan landasan kuat bagi pengembangan desain penelitian yang holistik dan metodologis kuat. Terdapat lima aspek utama sebagai pertimbanganHasil studi ini memberikan landasan kuat bagi pengembangan desain penelitian yang holistik dan metodologis kuat. Terdapat lima aspek utama sebagai pertimbangan
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Berdasarkan hasil observasi awal di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai, ditemukan bahwa sebagian lansia mengalami keluhan stres, gangguan tidur, kecemasan,Berdasarkan hasil observasi awal di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai, ditemukan bahwa sebagian lansia mengalami keluhan stres, gangguan tidur, kecemasan,
STIEMIFDASUBANGSTIEMIFDASUBANG Hasil penelitian menunjukkan bahwa pangkat atau jabatan terakhir memiliki pengaruh terbesar terhadap gaji pensiun, diikuti oleh pendidikan dan lama masaHasil penelitian menunjukkan bahwa pangkat atau jabatan terakhir memiliki pengaruh terbesar terhadap gaji pensiun, diikuti oleh pendidikan dan lama masa
ITK AVICENNAITK AVICENNA Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan tentang insomnia sebelum dan sesudah intervensi edukasi. data penelitian dianalisis menggunakanData dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan tentang insomnia sebelum dan sesudah intervensi edukasi. data penelitian dianalisis menggunakan
YAYASANBHZYAYASANBHZ Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 10 keluarga poligami di daerah perkotaan, dan data dianalisis menggunakanMetode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 10 keluarga poligami di daerah perkotaan, dan data dianalisis menggunakan
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Penelitian ini menyoroti hubungan antara persepsi guru dan siswa terhadap kesehatan mental serta pendidikan karakter sebagai strategi গিয়ে pencegahanPenelitian ini menyoroti hubungan antara persepsi guru dan siswa terhadap kesehatan mental serta pendidikan karakter sebagai strategi গিয়ে pencegahan
MATANAUNIVERSITYMATANAUNIVERSITY Desain ulang Taman Tegar Beriman dengan fasilitas seperti amphitheater, playground, plaza, outdoor gym, dan tempat duduk dapat mengembalikan fungsi ruangDesain ulang Taman Tegar Beriman dengan fasilitas seperti amphitheater, playground, plaza, outdoor gym, dan tempat duduk dapat mengembalikan fungsi ruang
Useful /
UnnasUnnas Desa Gogodalem merupakan sebuah desa di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi wisata religi yang cukup besarDesa Gogodalem merupakan sebuah desa di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi wisata religi yang cukup besar
UNMUSUNMUS Penelitian ini menganalisis konflik hukum tersebut dan merumuskan rekonstruksi kebijakan hukum pidana yang ideal berdasarkan prinsip kepentingan terbaikPenelitian ini menganalisis konflik hukum tersebut dan merumuskan rekonstruksi kebijakan hukum pidana yang ideal berdasarkan prinsip kepentingan terbaik
FT UNDARFT UNDAR Setiap kendaraan bermotor akan menghasilkan emisi. Emisi yang dimaksud diantaranya adalah Karbondioksida (CO2) dan Karbonmonooksida (CO). Seperti diketahuiSetiap kendaraan bermotor akan menghasilkan emisi. Emisi yang dimaksud diantaranya adalah Karbondioksida (CO2) dan Karbonmonooksida (CO). Seperti diketahui
ITK AVICENNAITK AVICENNA Hasil: Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan juga sangat dipengaruhi oleh integrasi antara aspek teknis dan non‑teknis dalam pelayanan. Tidak cukupHasil: Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan juga sangat dipengaruhi oleh integrasi antara aspek teknis dan non‑teknis dalam pelayanan. Tidak cukup