MATANAUNIVERSITYMATANAUNIVERSITY

MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah PenelitianMARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian

Pembatasan konteks penyebaran global Covid-19 di Indonesia telah menimbulkan tantangan serius untuk senantiasa waspada dalam menghadapi berbagai bentuk pandemi. Pada masa pandemi, Pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan akses yang berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental manusia karena kebutuhan akan ruang terbuka untuk ketenangan dan kontemplasi. Penelitian ini bertujuan merancang ulang Taman Tegar Beriman dengan pendekatan kenormalan baru, menggunakan metode analisis spasial dan deskriptif untuk memproses data fisik, biofisik, dan kesehatan serta mengidentifikasi preferensi masyarakat; tahapan desain mencakup inventarisasi, analisis, konsep skematik, site plan, dan gambar konstruksi, dengan tujuan mengoptimalkan taman sebagai ruang aman dari risiko penularan virus dan menjadi acuan dalam membangun kembali taman yang dapat beradaptasi dengan kondisi pandemi di masa mendatang.

Menurunnya kualitas ruang terbuka hijau selama pandemi tidak dapat dihindari, namun setelah pandemi kualitas tersebut dapat ditingkatkan secara terencana.Desain ulang Taman Tegar Beriman dengan fasilitas seperti amphitheater, playground, plaza, outdoor gym, dan tempat duduk dapat mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau serta melayani sekitar 1.240 orang pada kondisi normal dan 620 orang pada kondisi pandemi.Penerapan desain ini diharapkan menjaga kualitas kesehatan masyarakat baik dalam situasi normal maupun pandemi.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas desain ulang Taman Tegar Beriman dalam meningkatkan kualitas kesehatan mental dan fisik pengguna melalui survei longitudinal pasca-pandemi, sehingga dapat mengukur dampak jangka panjang pada kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, studi komparatif antara Taman Tegar Beriman dan taman kota lain yang menerapkan konsep desain ramah pandemi dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan serta menguji apakah pendekatan desain serupa dapat direplikasi di konteks perkotaan yang berbeda. Terakhir, penelitian mengenai integrasi teknologi pintar, seperti sensor kepadatan pengunjung dan sistem sanitasi otomatis, dapat mengeksplorasi potensi peningkatan keamanan dan kenyamanan publik serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi pengelola taman dalam menghadapi situasi krisis kesehatan di masa depan.

Read online
File size6.29 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test