UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi KeislamanIntelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi KeislamanDegradasi moral dan tantangan etis yang dihadapi generasi muda di era digital menuntut adanya model pendidikan karakter yang berbasis konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan karakter santriwati dan menganalisis pengaruh budaya pesantren terhadap karakter mereka. Pendekatan metode campuran dengan desain eksploratif sekuensial diterapkan dalam penelitian ini. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada santriwati aktif dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa pembentukan karakter diintegrasikan secara sistematis ke dalam tiga ranah utama: rutinitas keagamaan sehari-hari, dinamika interaksi sosial yang etis, serta peraturan mengenai busana tradisional, seperti sarung dan jarik (sewek), yang mencerminkan nilai-nilai filosofis kesederhanaan dan kesantunan. Analisis kuantitatif memperkuat temuan tersebut dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 (< 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dan konsisten dari budaya pesantren terhadap pembentukan karakter santriwati.
Budaya pesantren secara signifikan memengaruhi pembentukan karakter santriwati melalui tiga domain utama.kegiatan keagamaan harian, interaksi sosial etis, dan regulasi busana tradisional.Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kesederhanaan dan kesantunan yang diintegrasikan dalam budaya pesantren berdampak positif pada pengembangan karakter.Hasil analisis statistik mendukung hubungan signifikan antara budaya pesantren dan pembentukan karakter santriwati.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang budaya pesantren terhadap perkembangan karakter santriwati di era digital. 2. Studi perbandingan antara model pendidikan karakter di berbagai pesantren untuk mengidentifikasi praktik efektif yang dapat diadopsi secara luas. 3. Analisis peran teknologi digital dalam memperkuat atau mengubah dinamika budaya pesantren serta pengaruhnya terhadap pembentukan karakter santriwati.
- Fostering Moderate Character of Santri: Effective Hidden Curriculum Strategy in Islamic Boarding Schools... doi.org/10.31538/nzh.v7i2.4676Fostering Moderate Character of Santri Effective Hidden Curriculum Strategy in Islamic Boarding Schools doi 10 31538 nzh v7i2 4676
- Holistic Tahfidz Education Based on Pesantren: Bibliometric Analysis of the Integration of Memorization... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jpai/article/view/34373Holistic Tahfidz Education Based on Pesantren Bibliometric Analysis of the Integration of Memorization ejournal uin malang ac index php jpai article view 34373
- Pesantren Culture and Character Building of Female Students | Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan... ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/intelektual/article/view/9547Pesantren Culture and Character Building of Female Students Jurnal Intelektual Jurnal Pendidikan dan ejournal uit lirboyo ac index php intelektual article view 9547
| File size | 506.37 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persoalan remaja dengan berbagai tantangan yang dihadapinya serta upaya untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji persoalan remaja dengan berbagai tantangan yang dihadapinya serta upaya untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakan
UNYUNY Pembentukan karakter melalui kepramukaan di MAN 1 Yogyakarta dilaksanakan lewat peran pembina pramuka sebagai mitra, memberikan dukungan, dan memfasilitasiPembentukan karakter melalui kepramukaan di MAN 1 Yogyakarta dilaksanakan lewat peran pembina pramuka sebagai mitra, memberikan dukungan, dan memfasilitasi
UNYUNY Dalam penelitian ini ditemukan bahwa anak yang memiliki pengetahuan moral, perasaan moral, tindakan moral, dan karakter yang rendah berasal dari keluargaDalam penelitian ini ditemukan bahwa anak yang memiliki pengetahuan moral, perasaan moral, tindakan moral, dan karakter yang rendah berasal dari keluarga
UNYUNY Penanaman karakter dilakukan dengan pembiasaan melalui kegiatan rutin, spontan, keteladanan, dan pengondisian. Sekolah bekerja sama dengan orang tua untukPenanaman karakter dilakukan dengan pembiasaan melalui kegiatan rutin, spontan, keteladanan, dan pengondisian. Sekolah bekerja sama dengan orang tua untuk
UNDIKSHAUNDIKSHA Dengan demikian, Pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran normatif, tetapi juga sebagai wahana strategis dalam membentuk karakterDengan demikian, Pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran normatif, tetapi juga sebagai wahana strategis dalam membentuk karakter
UNDIKSHAUNDIKSHA Model ini efektif mengembangkan karakter percaya diri, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, disiplin, toleransi, empati, serta kemampuan berpikir kritisModel ini efektif mengembangkan karakter percaya diri, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, disiplin, toleransi, empati, serta kemampuan berpikir kritis
UNDIKSHAUNDIKSHA Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan Program Pendidikan Berbasis Kesadaran (Consciousness-Based Education) telah terlaksana sejak tahun 2012. DalamHasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan Program Pendidikan Berbasis Kesadaran (Consciousness-Based Education) telah terlaksana sejak tahun 2012. Dalam
STAISAMSTAISAM Guru juga memperkuat nilai tersebut melalui motivasi berdoa, menyebarkan kebaikan, dan mencontohkan sikap empati. Kesimpulannya, pendidikan karakter peduliGuru juga memperkuat nilai tersebut melalui motivasi berdoa, menyebarkan kebaikan, dan mencontohkan sikap empati. Kesimpulannya, pendidikan karakter peduli
Useful /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Selain menghasilkan bahan ajar pembelajaran yang telah divalidasi, penelitian ini menyoroti pentingnya merancang bahan ajar yang menghubungkan pemahamanSelain menghasilkan bahan ajar pembelajaran yang telah divalidasi, penelitian ini menyoroti pentingnya merancang bahan ajar yang menghubungkan pemahaman
UNYUNY Penelitian pengembangan ini mengikuti model Borg & Gall bersepuluh langkah, melibatkan tiga fase uji coba lapangan: terbatas, utama, dan operasional. HasilPenelitian pengembangan ini mengikuti model Borg & Gall bersepuluh langkah, melibatkan tiga fase uji coba lapangan: terbatas, utama, dan operasional. Hasil
UNYUNY Berdasarkan uji coba terbatas, pembelajaran tematik dengan menggunakan bahan ajar ini dapat terlaksana dengan kategori baik dalam setiap pertemuan denganBerdasarkan uji coba terbatas, pembelajaran tematik dengan menggunakan bahan ajar ini dapat terlaksana dengan kategori baik dalam setiap pertemuan dengan
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Representasi pesantren mencerminkan perubahan epistemologis dan relasi kekuasaan antara institusi keagamaan dan platform digital. Rekomendasi penelitianRepresentasi pesantren mencerminkan perubahan epistemologis dan relasi kekuasaan antara institusi keagamaan dan platform digital. Rekomendasi penelitian