UMNUUMNU

Ruang KataRuang Kata

Ama Samawa merupakan peribahasa tradisional masyarakat Samawa yang memuat nilai-nilai budaya, pengalaman hidup, dan pandangan dunia yang diwariskan secara turun-temurun. Sebagian besar Ama Samawa dibangun melalui ungkapan metaforis yang memanfaatkan unsur alam, aktivitas sosial, dan pengalaman sehari-hari sebagai sarana penyampaian makna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengungkap pandangan hidup masyarakat Samawa yang merepresentasikan di tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan Teori Metafora Konseptual yang dikemukakan oleh Lakoff dan Johnson. Data penelitian berupa 42 Ama Samawa yang diperoleh melalui studi dokumentasi, studi pustaka, dan wawancara dengan informan budaya. Analisis dilakukan melalui identifikasi metafora, penentuan domain sumber (source domain) dan domain sasaran (target domain), pemetaan konseptual (conceptual mapping), serta interpretasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi makna dalam Ama Samawa dibangun melalui lima metafora konseptual dominan, yaitu (1) kehidupan adalah perjalanan dan pendakian, (2) kekuasaan adalah ketinggian, (3) moralitas adalah keseimbangan, (4) manusia adalah cermin bagi manusia lain dan (5) rezeki adalah bagian yang telah ditetapkan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Samawa memahami berbagai konsep abstrak melalui pengalaman konkret yang bersumber dari lingkungan alam, aktivitas ekonomi, dan relasi sosial. Dengan demikian, Ama Samawa tidak hanya berfungsi sebagai peribahasa tradisional, tetapi juga merepresentasikan sistem konseptual dan pandangan hidup masyarakat Samawa.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Ama Samawa mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang kuat dan relevan, meliputi tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, kemandirian, pengendalian diri, keadilan, dan refleksi diri.Ama Samawa berfungsi sebagai media pendidikan karakter yang bersifat informal, kontekstual, dan berbasis kearifan lokal.Oleh karena itu, Ama Samawa memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam pendidikan keluarga, masyarakat, serta pembelajaran formal sebagai upaya penguatan karakter berbasis budaya lokal masyarakat Samawa.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan metafora konseptual antara Ama Samawa dan peribahasa tradisional dari kelompok etnis lain di Indonesia untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam konstruksi makna budaya. Selain itu, penelitian juga bisa mengkaji dampak globalisasi dan modernisasi terhadap perubahan makna Ama Samawa di kalangan generasi muda Samawa. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan studi tentang aplikasi metafora konseptual dalam Ama Samawa untuk pendidikan karakter di sekolah dasar dengan metode pembelajaran berbasis budaya lokal.

Read online
File size176.03 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test