PPICURUGPPICURUG

Aviation Business and Operations JournalAviation Business and Operations Journal

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji standar pergerakan kendaraan dan peralatan Ground Support Equipment (GSE) di apron serta dampaknya terhadap keselamatan di sisi udara Bandar Udara Internasional Kualanamu-Deli Serdang. Penelitian ini berfokus pada tiga aspek utama: pengawasan oleh unit Apron Movement Control (AMC) terhadap kendaraan dan peralatan GSE, kepatuhan personel Ground Handling terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan regulasi yang berlaku, serta peran unit AMC dalam memastikan kelancaran dan keselamatan operasional di sisi udara Kualanamu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan oleh unit AMC masih menghadapi berbagai kendala, termasuk ketidaksesuaian operasi kendaraan dengan regulasi yang ada serta kurangnya disiplin personel dalam mematuhi SOP. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan pengawasan dan kepatuhan terhadap SOP guna mencapai operasional yang lebih aman dan efisien di Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Pergerakan Ground Support Equipment (GSE) oleh personel Ground Handling di Bandar Udara Internasional Kualanamu belum sepenuhnya mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, ditandai dengan ditemukannya berbagai pelanggaran seperti penempatan peralatan tidak sesuai aturan, ketidakpatuhan terhadap batas kecepatan, dan kurangnya penggunaan APD.peran pengawasan unit AMC dalam memastikan kepatuhan terhadap standar dan regulasi belum maksimal, dikarenakan keterbatasan jumlah personel, waktu pada jam-jam sibuk, dan kurangnya peralatan monitoring modern.kendala yang ada menunjukkan bahwa optimalisasi pengawasan belum sepenuhnya tercapai dan memerlukan perbaikan sistemik, mencakup penambahan personel AMC, peningkatan pelatihan, dan implementasi teknologi monitoring modern.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan sistem GPS tracking terhadap kepatuhan pengemudi GSE terhadap batas kecepatan di apron, dengan fokus pada apakah teknologi ini efektif dalam mengurangi pelanggaran dan meningkatkan keselamatan. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan berkelanjutan bagi personel Ground Handling dalam memahami SOP dan risiko pelanggaran, serta bagaimana struktur sanksi dapat meningkatkan kesadaran keselamatan. 3. Penelitian baru dapat mengkaji peran teknologi Internet of Things (IoT) dalam memantau kondisi peralatan GSE secara real-time, seperti deteksi suhu mesin atau tekanan ban, untuk memprediksi kerusakan sebelum terjadi dan meningkatkan efisiensi pemeliharaan.

Read online
File size133.15 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test