UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN
Jurnal Mimbar Kesejahteraan SosialJurnal Mimbar Kesejahteraan SosialKesejahteraan anak merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan sumber daya manusia suatu bangsa. Namun, berbagai permasalahan seperti kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan diskriminasi terhadap anak masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Lembaga perlindungan anak hadir sebagai respons atas kondisi tersebut, dengan mandat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak dasar anak sesuai dengan amanat undang-undang dan konvensi internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran lembaga perlindungan anak dalam meningkatkan kesejahteraan anak melalui berbagai program dan intervensi yang telah dilaksanakan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya.
Lembaga perlindungan anak memainkan peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan anak di Indonesia.Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai bentuk intervensi yang saling melengkapi, mulai dari penyediaan layanan pengasuhan alternatif oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, program rehabilitasi dan pendampingan bagi anak korban kekerasan, advokasi kebijakan, pemberdayaan keluarga, hingga fasilitasi partisipasi anak dalam proses pengambilan keputusan.Indonesia telah memiliki kerangka hukum perlindungan anak yang cukup komprehensif, yang terus diperkuat melalui berbagai pembaruan regulasi.Namun, keberadaan regulasi yang kuat belum secara otomatis menjamin terwujudnya kesejahteraan anak secara merata di seluruh wilayah.Kesenjangan antara produksi regulasi dan implementasi di lapangan masih menjadi persoalan serius yang ditandai oleh lemahnya koordinasi antar lembaga, keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih, minimnya anggaran operasional, serta hambatan kultural berupa stigma sosial dan rendahnya angka pelaporan kasus kekerasan anak.Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas kelembagaan dan mekanisme implementasi kebijakan perlu mendapat perhatian yang sama besarnya dengan penguatan substansi hukum itu sendiri.
Untuk meningkatkan efektivitas perlindungan anak, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan pengembangan model intervensi yang lebih terintegrasi dan berbasis komunitas. Model ini dapat melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan masyarakat sipil, untuk bekerja sama dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak. Selain itu, penelitian juga dapat mengusulkan strategi untuk meningkatkan partisipasi anak dalam proses pengambilan keputusan terkait kebijakan perlindungan anak. Dengan melibatkan anak secara aktif, kebijakan yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan pendekatan inovatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak-hak anak dan pentingnya perlindungan anak, serta strategi untuk mengurangi stigma sosial yang menghambat pelaporan kasus kekerasan anak.
| File size | 314.92 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah melalui perspektif sejarah lisan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadapPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah melalui perspektif sejarah lisan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi, peneliti menyimpulkan bahwa. pertama, pengalaman siswa menggunakan teknologi dalam kurikulum Pondok Pesantren,Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi, peneliti menyimpulkan bahwa. pertama, pengalaman siswa menggunakan teknologi dalam kurikulum Pondok Pesantren,
JOLASTICJOLASTIC Analisis hukum komparatif juga dilakukan untuk mengeksplorasi praktik terbaik dari berbagai yurisdiksi dalam melindungi hak minoritas. Hasil: Temuan menunjukkanAnalisis hukum komparatif juga dilakukan untuk mengeksplorasi praktik terbaik dari berbagai yurisdiksi dalam melindungi hak minoritas. Hasil: Temuan menunjukkan
UPYUPY Penerapan konsep-konsep ini membantu siswa memahami matematika melalui objek konkret yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini berkontribusiPenerapan konsep-konsep ini membantu siswa memahami matematika melalui objek konkret yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini berkontribusi
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Data dikumpulkan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa santri TPQ Fathus Salafi Badung Bali merupakanData dikumpulkan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa santri TPQ Fathus Salafi Badung Bali merupakan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk-bentuk kegiatan keagamaan dalam meningkatkan pendidikan karakter di SD Islam Darush Sholihin meliputi kegiatanHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk-bentuk kegiatan keagamaan dalam meningkatkan pendidikan karakter di SD Islam Darush Sholihin meliputi kegiatan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik di SMP Negeri 1 Balong kelas VIII A dengan mengimplementasikan media pembelajaran pendidikanPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik di SMP Negeri 1 Balong kelas VIII A dengan mengimplementasikan media pembelajaran pendidikan
UNIMUNIM Hadirnya peneliti berusaha melakukan pendampingan terkait pengelolaan BUMDes yang tepat sesuai PP. Beberapa potensi yang ada di Desa Maguan adalah KampungHadirnya peneliti berusaha melakukan pendampingan terkait pengelolaan BUMDes yang tepat sesuai PP. Beberapa potensi yang ada di Desa Maguan adalah Kampung
Useful /
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Survei kuantitatif lintas penampang dilakukan terhadap 377 guru penuh waktu dari 25 madrasah aliyah swasta di enam provinsi Indonesia. Kepemimpinan digitalSurvei kuantitatif lintas penampang dilakukan terhadap 377 guru penuh waktu dari 25 madrasah aliyah swasta di enam provinsi Indonesia. Kepemimpinan digital
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Temuan ini penting karena siswa sekolah menengah pertama sering diasumsikan membutuhkan perlindungan dari kecerdasan buatan daripada kesempatan yang terstrukturTemuan ini penting karena siswa sekolah menengah pertama sering diasumsikan membutuhkan perlindungan dari kecerdasan buatan daripada kesempatan yang terstruktur
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Implementasi program moderasi beragama dalam mewujudkan P5 dan PPRA dilakukan melalui pendekatan transformasi, transinternalisasi, dan transaksi nilai.Implementasi program moderasi beragama dalam mewujudkan P5 dan PPRA dilakukan melalui pendekatan transformasi, transinternalisasi, dan transaksi nilai.
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Analisis data yang digunakan berupa reduksi data, display/penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Syubbanol WathonAnalisis data yang digunakan berupa reduksi data, display/penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Syubbanol Wathon