JOLASTICJOLASTIC
Journal of Law and Social PoliticsJournal of Law and Social PoliticsLatar belakang: Perlindungan hak minoritas di masyarakat plural menghadapi tantangan hukum yang kompleks akibat faktor sociopolitik, budaya, dan institusional. Meskipun kerangka hak asasi manusia internasional menekankan kesetaraan dan inklusivitas, kelompok minoritas sering mengalami diskriminasi, marginalisasi, dan akses terbatas ke keadilan karena implementasi hukum yang lemah dan dominasi mayoritas. Tujuan: Studi ini bertujuan menganalisis hambatan hukum yang menghalangi perlindungan efektif hak minoritas di masyarakat plural dan mengidentifikasi mekanisme hukum dan institusional yang dapat memperkuat hak minoritas dalam kerangka konstitusi dan hak asasi manusia. Metode: Studi menggunakan metode penelitian hukum kualitatif dengan pendekatan dogmatis. Data diperoleh melalui analisis instrumen hak asasi manusia internasional, peraturan perundang-undangan nasional, putusan pengadilan, dan literatur akademik relevan. Analisis hukum komparatif juga dilakukan untuk mengeksplorasi praktik terbaik dari berbagai yurisdiksi dalam melindungi hak minoritas. Hasil: Temuan menunjukkan tantangan utama dalam melindungi hak minoritas termasuk ketidakselarasan kerangka hukum nasional, mekanisme penegakan lemah, dan pengaruh politik mayoritas yang sering mengurangi perlindungan minoritas. Selain itu, celah antara standar hak asasi manusia internasional dan penerapannya secara domestik semakin memperparah kerentanan hukum yang dihadapi kelompok minoritas.
Studi ini menyimpulkan bahwa perlindungan efektif hak minoritas memerlukan perlindungan konstitusional yang lebih kuat, interpretasi yudisial proaktif, dan keterlibatan aktif masyarakat sipil.Reforms hukum, penguatan kapasitas institusi, dan kerja sama internasional sangat penting untuk memastikan perlakuan non-diskriminatif dan adil terhadap minoritas di masyarakat plural.Diperlukan pendekatan holistik yang menggabungkan analisis hukum, studi komparatif, dan evaluasi kebijakan untuk memahami mekanisme hukum yang dapat meningkatkan perlindungan hak minoritas.Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya menghubungkan hukum hak asasi manusia internasional dengan sistem hukum domestik untuk memberikan rekomendasi praktis dalam memperkuat kerangka hukum di masyarakat plural.
Saran pertama adalah mengkaji dampak pluralisme hukum terhadap perlindungan hak minoritas di berbagai wilayah dengan membandingkan kerangka hukum nasional dan internasional. Saran kedua adalah menganalisis efektivitas mekanisme penegakan perjanjian hak asasi manusia internasional di berbagai negara, dengan fokus pada kesenjangan antara ratifikasi dan penerapan nyata. Saran ketiga adalah mengeksplorasi peran independensi yudisial dalam memperkuat perlindungan hak minoritas, terutama di wilayah dengan dominasi politik mayoritas. Ketiga saran ini mengembangkan penelitian yang sudah ada dengan menekankan pendekatan komparatif, analisis praktis, dan studi kasus untuk memperluas pemahaman tentang tantangan hukum yang dihadapi kelompok minoritas.
- A Discourse of Capital Punishment in the Islamic Law and Human Rights Law | Contemporary Issues on Interfaith... journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ciils/article/view/66291A Discourse of Capital Punishment in the Islamic Law and Human Rights Law Contemporary Issues on Interfaith journal unnes ac sju index php ciils article view 66291
- Human Trafficking and the Relevance of Hifz al-nafs and Hifz al-’ird in Contemporary Islamic Legal... doi.org/10.32332/milrev.v4i1.10694Human Trafficking and the Relevance of Hifz al nafs and Hifz al Aoird in Contemporary Islamic Legal doi 10 32332 milrev v4i1 10694
| File size | 330.41 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES Temuan menunjukkan bahwa pemahaman dan akses perempuan terhadap hak kesehatan reproduksi di Sumbawa masih dibatasi oleh norma patriarki yang kuat, tingkatTemuan menunjukkan bahwa pemahaman dan akses perempuan terhadap hak kesehatan reproduksi di Sumbawa masih dibatasi oleh norma patriarki yang kuat, tingkat
DINASTIRESDINASTIRES Perlindungan hak cipta merupakan instrumen mendasar dalam sistem hukum kekayaan intelektual karena menjamin pengakuan, kontrol, dan manfaat ekonomi bagiPerlindungan hak cipta merupakan instrumen mendasar dalam sistem hukum kekayaan intelektual karena menjamin pengakuan, kontrol, dan manfaat ekonomi bagi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Namun, dalam praktiknya, banyak pelanggaran hak konstitusional warga negara yang bersumber bukan dari norma undang-undang, melainkan dari tindakan pemerintahNamun, dalam praktiknya, banyak pelanggaran hak konstitusional warga negara yang bersumber bukan dari norma undang-undang, melainkan dari tindakan pemerintah
DINASTIREVDINASTIREV Pemberian grasi merupakan hak prerogatif Presiden untuk memberikan ampunan, akan tetapi dalam pengaturannya terdapat sebuah permasalahan yaitu adanya pembatasanPemberian grasi merupakan hak prerogatif Presiden untuk memberikan ampunan, akan tetapi dalam pengaturannya terdapat sebuah permasalahan yaitu adanya pembatasan
LAAROIBALAAROIBA Jika ditinjau dalam isi konten tersebut dinyatakan bahwa TikTokers telah melakukan perbuat dengan memakai, mengedarkan, menjiplak, dan memperbanyak logoJika ditinjau dalam isi konten tersebut dinyatakan bahwa TikTokers telah melakukan perbuat dengan memakai, mengedarkan, menjiplak, dan memperbanyak logo
UNISBAUNISBA Dan juga pada hukum islam hak milik diatur secara terperinci, Tidak seperti pada hukum perdata yang masih banyak hal-hal yang belum diatur. Konsep hakDan juga pada hukum islam hak milik diatur secara terperinci, Tidak seperti pada hukum perdata yang masih banyak hal-hal yang belum diatur. Konsep hak
UNISSULAUNISSULA Perjanjian waralaba mengatur hubungan hukum antara pemberi waralaba dan penerima waralaba dalam melakukan kegiatan waralaba. Kesimpulan dari penelitianPerjanjian waralaba mengatur hubungan hukum antara pemberi waralaba dan penerima waralaba dalam melakukan kegiatan waralaba. Kesimpulan dari penelitian
ISI DPSISI DPS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan studi pustaka,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan studi pustaka,
Useful /
PRINPRIN Dari tahun 2017 awal terbentuknya UPZ hingga tahun 2021 tercatat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dari hanya sekedar mencatat perolehan ZIS hinggaDari tahun 2017 awal terbentuknya UPZ hingga tahun 2021 tercatat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dari hanya sekedar mencatat perolehan ZIS hingga
USMUSM Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem distribusi air berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan komunikasiOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem distribusi air berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan komunikasi
PRINPRIN Meski demikian, nelayan masih bertahan dengan mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Masalah utama terletak pada ketidaktahuan tentang lokasiMeski demikian, nelayan masih bertahan dengan mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Masalah utama terletak pada ketidaktahuan tentang lokasi
USMUSM Karena persyaratan yang ketat ini, petani harus memantau budidaya setiap hari dan mengontrol suhu dan kelembaban secara manual, yang menjadi masalah ketikaKarena persyaratan yang ketat ini, petani harus memantau budidaya setiap hari dan mengontrol suhu dan kelembaban secara manual, yang menjadi masalah ketika