USMUSM

Jurnal TransformatikaJurnal Transformatika

Teknologi Internet of Things (IoT) adalah teknologi baru yang memungkinkan perangkat kecil dengan kemampuan pemrosesan untuk menangkap atau mengambil informasi dari sensor dan mengirim data ke komputer pusat. Teknologi ini bermanfaat untuk berbagai sektor, terutama pertanian, di mana IoT dapat digunakan untuk memantau dan mengendalikan proses budidaya. Salah satu budidaya yang membutuhkan kondisi suhu dan kelembaban yang ketat adalah budidaya jamur tiram. Suhu di dalam budidaya harus berada dalam kisaran 25°C hingga 30°C, sedangkan kelembaban udara harus berada dalam kisaran 70% RH hingga 90% RH. Karena persyaratan yang ketat ini, petani harus memantau budidaya setiap hari dan mengontrol suhu dan kelembaban secara manual, yang menjadi masalah ketika petani memiliki banyak budidaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan otomatis berbasis teknologi Internet of Things yang memanfaatkan sensor DHT22 dan Cayenne API sebagai media pengambilan informasi ke komputer.

Sistem pemantauan suhu dan kelembaban otomatis yang dikembangkan berhasil menangkap informasi di dalam budidaya jamur tiram setiap 3 menit.Hal ini dapat dibuktikan dengan mengunduh data dari server atau memeriksa aplikasi Cayenne di smartphone.Smartphone yang dapat digunakan untuk memantau node tidak terbatas pada Android saja, tetapi juga termasuk ponsel berbasis iOS.Ketika konektivitas internet tidak tersedia, petani dapat memeriksa kondisi melalui layar LCD yang terpasang pada perangkat.Sistem ini memiliki beberapa kelemahan, seperti tidak adanya mekanisme regulasi suhu dan kelembaban untuk memudahkan petani, skala pemantauan yang lebih besar untuk budidaya yang lebih luas, dan deteksi kamera panas untuk mendeteksi suhu tinggi pada setiap media budidaya.Penelitian selanjutnya untuk topik ini harus menambahkan fitur yang lebih kompleks, seperti deteksi suhu tinggi, pengendalian hama, deteksi jamur, dan sistem pemantauan yang lebih besar.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem pemantauan otomatis yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur seperti deteksi suhu tinggi, pengendalian hama, dan deteksi jamur. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan sistem pemantauan yang dapat diterapkan pada skala budidaya yang lebih luas. Dengan demikian, petani dapat memantau kondisi budidaya secara lebih efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas budidaya jamur tiram.

Read online
File size341.97 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test