USMUSM

Jurnal Riset Ekonomi dan BisnisJurnal Riset Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial dan dampak operasional investasi Groove Roller Pressure Feeder (GRPF) di Pabrik Gula Trangkil, sebuah pabrik gula swasta di Jawa Tengah, sebagai upaya meningkatkan efisiensi gilingan dan menekan biaya produksi di tengah ketatnya persaingan dengan pabrik gula baru yang memiliki efisiensi lebih tinggi. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan campuran (mixed method), memadukan data kualitatif dari wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan arsip perusahaan dengan analisis penganggaran modal kuantitatif (NPV, IRR, Profitability Index, Payback Period, dan ROI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi GRPF senilai Rp25 miliar menghasilkan NPV sebesar Rp876.997.000, IRR 11,19 persen, Profitability Index 1,04, dan payback period 4,21 tahun, sehingga dinyatakan layak secara finansial. Secara operasional, GRPF meningkatkan mill extraction dan menurunkan kehilangan gula pada ampas, mendorong pendapatan penjualan gula naik 111,16 persen dan laba bersih naik 22,59 persen, meskipun kenaikan biaya bahan baku menekan margin laba kotor dan bersih.

GRPF investment at PG Trangkil is funded through an Integrated Investment Planning mechanism combined with an ROI/Priority Based Funding System.This funding process is governed by strict procurement SOPs, a tiered decision structure, and periodic internal oversight.This is evidenced by a positive NPV of IDR 876,997,000, an IRR of 11.19% above the companys cost of capital a Profitability Index of 1.21 years within the six-year economic life, and an ROI of 42.GRPF implementation raised mill extraction and lowered Pol Ampas.These operational gains lifted sugar-sales revenue by 111.This cost increase compressed the Gross Profit Margin from 16.80% and the Net Profit Margin from 12.Overall, this finding demonstrates that GRPF implementation has a positive impact on the companys operational efficiency and generates real growth in revenue and net profit, but this impact has not yet been fully translated into proportional margin improvement, indicating that operational efficiency gains at the milling-station level are not automatically equivalent to improved company-wide profitability.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan replikasi studi ini di pabrik gula lainnya untuk menguji konsistensi dan generalisasi temuan. Selain itu, dapat dilakukan pengujian mini-teori yang diusulkan secara kuantitatif, misalnya melalui Structural Equation Modeling (SEM) atau Partial Least Squares (PLS), untuk secara statistik mengonfirmasi hubungan antara proposisi-proposisi yang diusulkan di berbagai populasi pabrik gula. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi manajemen biaya bahan baku dan margin laba untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan.

  1. PeerJ Predictive maintenance in Industry 4.0: a survey of planning models and machine learning techniques.... peerj.com/articles/cs-2016PeerJ Predictive maintenance in Industry 4 0 a survey of planning models and machine learning techniques peerj articles cs 2016
  2. Studi Kelayakan Pabrik Gula Rafinasi dengan Kapasitas 100000 ton/tahun melalui Analisa Ekonomi | Witari... ejurnal.itats.ac.id/joiche/article/view/2112Studi Kelayakan Pabrik Gula Rafinasi dengan Kapasitas 100000 ton tahun melalui Analisa Ekonomi Witari ejurnal itats ac joiche article view 2112
  3. Pengaruh Intellectual Capital terhadap Kinerja Keuangan dengan Competitive Advantage sebagai Variabel... doi.org/10.26623/jreb.v19i1.13036Pengaruh Intellectual Capital terhadap Kinerja Keuangan dengan Competitive Advantage sebagai Variabel doi 10 26623 jreb v19i1 13036
Read online
File size278.29 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test