USMUSM

Jurnal Riset Ekonomi dan BisnisJurnal Riset Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini menganalisis pengaruh materialisme, penggunaan BNPL, dan literasi keuangan digital terhadap kesejahteraan finansial dengan pembelian impulsif sebagai variabel mediasi. Objek penelitian adalah pengguna BNPL di Indonesia dengan 195 responden yang diperoleh melalui kuesioner daring menggunakan teknik convenience sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM untuk menganalisis pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa materialisme dan penggunaan BNPL meningkatkan pembelian impulsif secara signifikan, sedangkan literasi keuangan digital tidak berpengaruh signifikan. pembelian impulsif berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan finansial dalam arah positif yang mencerminkan kepuasan jangka pendek. Selain itu, pembelian impulsif memediasi hubungan materialisme dan BNPL terhadap kesejahteraan finansial, namun tidak pada literasi keuangan digital. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis dan kemudahan akses keuangan lebih dominan dibandingkan pengetahuan keuangan. Studi ini juga menekankan betapa pentingnya memahami komponen perilaku dalam lingkungan keuangan digital yang sedang berkembang. Hasil ini memiliki manfaat praktis bagi pembuat kebijakan, penyedia layanan keuangan, dan pendidik konsumen dalam menciptakan strategi untuk mendorong kesejahteraan finansial yang berkelanjutan dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab bagi pengguna BNPL di Indonesia.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pembelian impulsif dan dampaknya terhadap kesejahteraan keuangan dipengaruhi oleh materialisme, penggunaan BNPL, dan literasi keuangan digital.Temuan menunjukkan bahwa meskipun literasi keuangan digital tidak secara signifikan mengurangi kecenderungan pembelian impulsif, namun materialisme dan penggunaan BNPL memang melakukannya.Selain itu, telah terbukti bahwa perasaan kesejahteraan keuangan dipengaruhi oleh pembelian impulsif, terutama dalam konteks kepuasan jangka pendek yang dirasakan individu setelah melakukan pembelian.Dalam hubungan tidak langsung, pembelian impulsif mampu menjelaskan pengaruh materialisme dan penggunaan BNPL pada kesejahteraan keuangan, tetapi tidak pada literasi keuangan digital.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggabungkan data survei dengan data transaksional atau perilaku untuk mendapatkan hasil yang lebih objektif. Selain itu, perlu dikembangkan model yang lebih komprehensif dengan memasukkan lebih banyak faktor sosial, psikologis, dan ekonomi. Studi ini juga menekankan pentingnya pendidikan keuangan yang menekankan aspek psikologis perilaku keuangan, seperti konsumsi yang bertanggung jawab dan kesadaran terhadap pengeluaran emosional. Intervensi yang berfokus pada aspek perilaku dan psikologis, khususnya keyakinan materialistik dan ketergantungan berlebihan pada layanan BNPL, dapat meningkatkan kesejahteraan keuangan generasi Z dan mendorong perilaku keuangan yang lebih bertanggung jawab.

  1. Paylater as The Millennial Payment: Theory Planned Behavior | Jurnal Akuntansi dan Keuangan. paylater... jurnalakuntansi.petra.ac.id/index.php/aku/article/view/29221Paylater as The Millennial Payment Theory Planned Behavior Jurnal Akuntansi dan Keuangan paylater jurnalakuntansi petra ac index php aku article view 29221
Read online
File size395.56 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test