USMUSM

Jurnal Riset Ekonomi dan BisnisJurnal Riset Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis dampak kredit macet (NPL) dan rasio kecukupan modal (CAR) terhadap profitabilitas bank-bank milik negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan bank-bank tersebut. Melalui proses pengambilan sampel purposif, empat bank dengan periode pengamatan sepuluh tahun dan total empat puluh pengamatan dimasukkan ke dalam penelitian ini. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kredit macet (NPL) merupakan faktor terpenting yang memengaruhi laba atas aset (ROA), sedangkan rasio kecukupan modal (CAR) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen perusahaan sebaiknya mengoptimalkan rasio-rasio keuangannya dengan menjaga kualitas kredit dan membatasi proporsi kredit macet. Untuk meningkatkan profitabilitas bank, manajemen risiko kredit sangatlah penting.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa non-performing loans (NPL) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap return on assets (ROA), sedangkan capital adequacy ratio (CAR) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA.Hasil ini menunjukkan bahwa bank-bank harus meningkatkan manajemen risiko kredit dan memastikan kecukupan modal untuk mengurangi portofolio non-performing loan (NPL).Dengan meningkatkan proses evaluasi kredit, sistem pemantauan pinjaman, dan menjaga cadangan modal yang cukup, bank dapat meningkatkan profitabilitas dan memastikan kelangsungan keuangan jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi profitabilitas bank, seperti likuiditas, ukuran bank, efisiensi operasional, dan faktor makroekonomi. Selain itu, metode panel yang lebih komprehensif dapat diterapkan untuk menguji hubungan kausal antara variabel-variabel tersebut. Dari perspektif institusional, bank-bank disarankan untuk memprioritaskan pengendalian non-performing loans, manajemen kecukupan modal, dan pemantauan non-performing loans untuk meningkatkan profitabilitas dan efisiensi kebijakan perbankan.

Read online
File size362.48 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test