UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Suatu Penelitan Kualitatif dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana . BUMDes Hanjak Maju memiliki unit usaha TBS kelapa sawit, gas 3 kg maupun pupuk. Jumlah Penerimaan PADes Hanjak Maju dengan rata-rata produksi TBS per bulan sebesar 100 Ton maka dalam setahun total produksi TBS Desa Hanjak Maju mencapai 1.200 Ton. Upaya memperkuat pengelolaan BUMDes Hanjak Maju ini seyogyanya dilakukan dengan mendorong sinergitas Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa dan masyarakat desa agar mengetahui posisi strategis unit usaha yang dikembangkan oleh BUMDes, sehingga dapat menumbuhkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat desa.

Bumdes Hanjak Maju dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja dengan memperkuat kelembagaan serta rasio kecukupan modal.Sinergi aktif antara penasihat, pengelola, pengawas, dan seluruh komponen masyarakat menjadi faktor pendorong kemajuan Bumdes.Selain itu, memperluas jaringan pemasok gas LPG 3 kg dan pupuk bersubsidi menjamin stabilitas persediaan, sehingga pengelolaan yang baik meningkatkan kontribusi Bumdes terhadap Pendapatan Asli Desa.

Penelitian ini akan mengkaji secara mendalam bagaimana penerapan analisis SWOT serta faktor-faktor keberhasilan kritis (Critical Success Factor) dapat meningkatkan efektivitas manajemen BUMDes Hanjak Maju, khususnya dalam perencanaan strategi, alokasi sumber daya, dan peningkatan pendapatan asli desa. Selanjutnya, studi komparatif akan dilakukan untuk menilai apakah pembentukan BUMADes, yaitu jaringan kerja sama antar BUMDes di wilayah Kahayan Hilir, dapat memperluas jaringan pemasok gas LPG 3 kg dan pupuk bersubsidi, sehingga menjamin stabilitas persediaan dan meningkatkan daya saing produk lokal. Penelitian ketiga akan mengevaluasi peran Asosiasi BUMDes (ASBUMDES) dalam menyediakan layanan konsultasi, pelatihan, dan fasilitasi kebijakan, serta bagaimana dukungan tersebut mempengaruhi tata kelola keuangan, transparansi, dan pengambilan keputusan strategis pada BUMDes di Kabupaten Pulang Pisau. Metode yang akan digunakan meliputi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengurus BUMDes, pejabat desa, dan perwakilan lembaga keuangan, serta survei kuantitatif untuk mengukur perubahan kinerja operasional sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi praktis bagi pemerintah desa dan pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan yang lebih terintegrasi, sehingga BUMDes dapat berkontribusi secara optimal terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa dan kesejahteraan masyarakat.

Read online
File size176.83 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test