UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Tujuan dari program kemitraan masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan bagi perangkat desa Seren Selimbau agar dapat mengelola dana desa dengan bijak dan menghindari terjadinya permasalahan penyimpangan dalam pengelolaan maupun penggunaan dana desa serta memberikan edukasi dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa. Mitra program kemitraan masyarakat ini adalah Kantor Desa Seren Selimbau. Metode pelaksanaan pendampingan dilakukan dengan cara melakukan kunjungan langsung ke Kantor Desa Seren Selimbau yang berdomisili di Desa Seren Selimbau, Kecamatan Lumar – Kabupaten Bengkayang dan dilakukan melalui pelatihan dengan metode ceramah, tanya jawab dan latihan (tutorial). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat ini berlangsung dengan baik dan lancar. Program ini mampu dengan adanya pendampingan perangkat desa dapat menyusun RPJMDes, RKPDes, Design & RAB serta APBDes, kegiatan desa dapat berjalan tepat waktu dan sesuai dengan APBDes, serta perangkat desa dapat mengelola Dana Desa dan membuat laporan pengalokasian Dana Desa. Kendala‑kendala yang muncul dapat diatasi dengan metode pendampingan, dan saran yang diajukan adalah diharapkan adanya kerja sama antara pihak STIM Shanti Bhuana dengan beberapa pemerintah desa untuk membantu perangkat desa dalam menyelesaikan tugasnya.

Pendampingan memungkinkan perangkat desa menyusun RPJMDes, RKPDes, Design & RAB, serta APBDes.Kegiatan desa dapat dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan APBDes.Perangkat desa mampu mengelola dana desa dan menyusun laporan pengalokasian dana desa.

Penelitian selanjutnya dapat menilai dampak jangka panjang pendampingan terhadap kualitas laporan keuangan desa dan transparansi penggunaan dana desa, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan kapasitas berkelanjutan. Selanjutnya, perlu dilakukan perbandingan efektivitas antara metode pelatihan tradisional (ceramah, diskusi, tutorial) dengan pendekatan digital seperti e‑learning atau modul daring dalam meningkatkan kompetensi perangkat desa di wilayah perbatasan yang memiliki keterbatasan akses. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi faktor‑faktor yang mempengaruhi keberlanjutan kolaborasi antara lembaga akademik seperti STIM dengan pemerintah desa, termasuk motivasi, sumber daya, dan kebijakan pendukung, untuk merumuskan model kerja sama yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Read online
File size209.71 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test