LITERASISAINSLITERASISAINS

ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan TeknologiABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan di pedesaan, memiliki peranan krusial dalam menopang perekonomian keluarga dan lokal. Namun, potensi ini sering kali terhambat oleh keterbatasan akses terhadap teknologi dan pemahaman manajemen bisnis modern. Kelompok perempuan Ruhama di Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, menghadapi tantangan serupa dalam usaha produksi teh gambir lokal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kendala tersebut melalui intervensi strategis di bidang digitalisasi pemasaran dan manajemen keuangan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan teoretis, dan pendampingan praktis yang intensif. Tahapan kegiatan dirancang secara sistematis, dimulai dari analisis kebutuhan, implementasi program, hingga evaluasi dampak yang diukur melalui peningkatan level keberdayaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital dan kemampuan manajerial keuangan para peserta. Sebanyak 85% peserta mampu membuat konten promosi produk di media sosial, dan 92% peserta memahami konsep dasar pencatatan keuangan sederhana. Kolaborasi erat dengan pemerintah nagari juga memperkuat sinergi program, selaras dengan visi pembangunan daerah. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan kapasitas teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian, yang merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal.

Program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan Kelompok Perempuan Ruhama melalui intervensi digitalisasi pemasaran dan penguatan manajemen keuangan telah terbukti berhasil mencapai tujuannya secara efektif.Peningkatan kapasitas peserta yang signifikan menjadi indikator utama keberhasilan program ini.Terjadi transformasi mendasar pada literasi digital, di mana para peserta yang semula memiliki pemahaman terbatas kini mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif, terbukti dengan keberhasilan menembus pasar di luar wilayah nagari.Hal ini menandai pergeseran dari pendekatan pemasaran konvensional yang pasif menjadi lebih proaktif dan berjangkauan luas.Secara paralel, terjadi peningkatan drastis dalam keterampilan manajemen keuangan.Para peserta kini memiliki pemahaman dan kemampuan praktis untuk melakukan pencatatan transaksi secara teratur, memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta menghitung profitabilitas usaha secara sederhana.Perubahan perilaku ini merupakan fondasi krusial bagi keberlanjutan dan pertumbuhan usaha, karena memungkinkan pengambilan keputusan yang tidak lagi berbasis intuisi, melainkan berbasis data.Keberhasilan program ini juga menegaskan bahwa model kolaborasi triple helix—yang melibatkan sinergi antara akademisi, pemerintah nagari, dan komunitas—merupakan kunci dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi di tingkat desa.Dengan demikian, program ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kemandirian dan semangat kewirausahaan, yang merupakan esensi dari pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan hasil dan pembahasan, disarankan untuk memastikan keberlanjutan dampak dan pengembangan lebih lanjut dengan beberapa strategi. Pertama, perlu adanya pendampingan berkelanjutan selama 6 hingga 12 bulan untuk memastikan peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan mengatasi tantangan teknis secara mandiri. Kedua, fokus pada pengembangan produk dan merek (branding) untuk meningkatkan daya saing produk teh gambir. Ketiga, perluasan dan diversifikasi saluran pemasaran, termasuk ekspansi ke platform e-commerce nasional dan membangun kemitraan strategis dengan distributor lokal. Keempat, peningkatan literasi keuangan ke tingkat lanjut dengan pelatihan lanjutan yang mencakup topik lebih kompleks seperti laporan laba rugi sederhana dan strategi penetapan harga.

  1. Pemberdayaan Komunitas UMKM Buka Lapak UNISA (Bu-Lisa) Di Era Pandemi Covid-19 | Masyarakat Berdaya dan... doi.org/10.33292/mayadani.v2i1.38Pemberdayaan Komunitas UMKM Buka Lapak UNISA Bu Lisa Di Era Pandemi Covid 19 Masyarakat Berdaya dan doi 10 33292 mayadani v2i1 38
  2. Digitalisasi Manajemen Produksi dan Keuangan pada Usaha Kecil di Pangkalpinang, Kabupaten Bangka | Indonesian... doi.org/10.33753/ijse.v5i3.182Digitalisasi Manajemen Produksi dan Keuangan pada Usaha Kecil di Pangkalpinang Kabupaten Bangka Indonesian doi 10 33753 ijse v5i3 182
  3. Pelatihan Pembukuan Sederhana Bagi Usaha Kecil Untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan Di Desa... jurnal.umsu.ac.id/index.php/IHSAN/article/view/5144Pelatihan Pembukuan Sederhana Bagi Usaha Kecil Untuk Meningkatkan Pemahaman Pencatatan Keuangan Di Desa jurnal umsu ac index php IHSAN article view 5144
  4. Encouraging family economic independence through female-focused entrepreneurship training | Community... doi.org/10.31603/ce.5238Encouraging family economic independence through female focused entrepreneurship training Community doi 10 31603 ce 5238
  5. One moment, please.... one moment please wait request verified ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/2211One moment please one moment please wait request verified ejournal sisfokomtek index php jpkm article view 2211
  1. #implementasi program#implementasi program
  2. #manajemen keuangan#manajemen keuangan
Read online
File size406.87 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-3pf
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test