IMADIKLUSIMADIKLUS
Lifelong Education JournalLifelong Education JournalPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil evaluasi program pelatihan melalui model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) pada program pelatihan Fungsional Dasar bagi Penyuluh Keluarga Berencana di BKKBN Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method yaitu menyatukan dua metode antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner yang dihitung melalui pengukuran skala likert. Untuk mendapatkan data yang kredibel peneliti menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari evaluasi wawancara, observasi dan dokumentasi diperoleh kategori nilai baik. Sedangkan untuk hasil kuesioner peserta diperoleh hasil sangat baik dengan persentase 88,16%. Hasil evaluasi aspek context, setelah di akumulasikan dari segi latar belakang dan ketersediaan dokumen dikategorikan baik. Hasil evaluasi aspek input, setelah di akumulasikan dilihat dari segi widyaiswara program, kurikulum program, sarana dan prasarana, peserta pelatihan, serta pendanaan program maka secara umum dapat dikategorikan cukup baik. Hasil evaluasi aspek process setelah di akumulasikan menunjukkan bahwa dilihat dari segi persiapan program, pengelolaan program, evaluasi program, dan kesesuaian perencanaan dengan hasil pelaksanaan maka secara umum termasuk ke dalam kategori baik. Hasil evaluasi aspek product setelah di akumulasikan menunjukkan bahwa dari segi hasil pembelajaran dan tanggapan terhadap pelaksanaan program maka secara umum termasuk ke dalam kategori baik.
Hasil kuesioner peserta memperoleh nilai sangat baik sebesar 88,16 %, menandakan kepuasan dan peningkatan kompetensi yang signifikan.Dengan demikian, program pelatihan tersebut dapat dianggap berhasil dan layak dijadikan model untuk implementasi selanjutnya.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang pelatihan Fungsional Dasar terhadap kinerja dan efektivitas Penyuluh Keluarga Berencana di lapangan, sehingga dapat diketahui sejauh mana peningkatan kompetensi berkelanjutan setelah program selesai. Selain itu, studi perbandingan antara model evaluasi CIPP dengan model evaluasi lain, seperti Kirkpatrick atau ROI, dapat memberikan insight tentang kelebihan dan keterbatasan masing‑masing model dalam menilai program pendidikan dan pelatihan. Selanjutnya, penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi dan motivasi peserta selama pelatihan, termasuk analisis hambatan logistik, sumber daya, dan dukungan institusional, akan membantu merancang intervensi yang lebih efektif dan meningkatkan retensi pengetahuan. Kombinasi ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkuat dasar ilmiah serta memberikan rekomendasi praktis bagi peningkatan kualitas program pelatihan di masa depan.
| File size | 301.37 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Penyebaran COVID-19 di Indonesia berdampak pada semua bidang, terutama psikososial dan kesehatan mental jangka pendek maupun jangka panjang bagi anak-anakPenyebaran COVID-19 di Indonesia berdampak pada semua bidang, terutama psikososial dan kesehatan mental jangka pendek maupun jangka panjang bagi anak-anak
OJSOJS Darius Larantuka pada tahun pelajaran 2024/2025, yang mengalami kesulitan dalam belajar akuntansi sub materi persamaan dasar akuntansi. Penelitian iniDarius Larantuka pada tahun pelajaran 2024/2025, yang mengalami kesulitan dalam belajar akuntansi sub materi persamaan dasar akuntansi. Penelitian ini
OJSOJS Semakin tinggi pendapatan orang tua, semakin baik pula hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga dalamSemakin tinggi pendapatan orang tua, semakin baik pula hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga dalam
OJSOJS Dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, media pembelajaran kini memegang peranan penting dalam mendukung proses pendidikan. Hal ini mendorongDengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, media pembelajaran kini memegang peranan penting dalam mendukung proses pendidikan. Hal ini mendorong
OJSOJS Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap Kurikulum 2013 pendidikan agama Islam di Indonesia dengan pendekatan kajian perpustakaan.Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap Kurikulum 2013 pendidikan agama Islam di Indonesia dengan pendekatan kajian perpustakaan.
OJSOJS Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara pemahaman mahasiswa terhadap MBKM, tidak ada pengaruh antara kesiapan mahasiswa terhadap MBKM, danHasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara pemahaman mahasiswa terhadap MBKM, tidak ada pengaruh antara kesiapan mahasiswa terhadap MBKM, dan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Berbeda dengan tripusat pendidikan milik lembaga pendidikan di Indonesia pada umumnya, catur pusat ini terdiri dari masjid sebagai pusat kegiatan, kyaiBerbeda dengan tripusat pendidikan milik lembaga pendidikan di Indonesia pada umumnya, catur pusat ini terdiri dari masjid sebagai pusat kegiatan, kyai
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Determinan sangat kuat karena nilai R = 0,971 berada di antara nilai 0,80 – 1,000 dengan kontribusi KP = R Square x 100% = 0,971 x 100% = 97,1%. adaDeterminan sangat kuat karena nilai R = 0,971 berada di antara nilai 0,80 – 1,000 dengan kontribusi KP = R Square x 100% = 0,971 x 100% = 97,1%. ada
Useful /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Tetapi, justru dalam pertimbangan Hakim sampai pada tahap memutuskan perkara, fakta- fakta yang terungkap dalam persidangan tidak terlalu jeli diperhatikanTetapi, justru dalam pertimbangan Hakim sampai pada tahap memutuskan perkara, fakta- fakta yang terungkap dalam persidangan tidak terlalu jeli diperhatikan
STIKKUSTIKKU Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan pengukuran. Sumber data adalah data primer. Analisis data meliputi univariat, bivariat dengan uji KorelasiInstrumen penelitian adalah lembar observasi dan pengukuran. Sumber data adalah data primer. Analisis data meliputi univariat, bivariat dengan uji Korelasi
OJSOJS Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas III dan melibatkan 15 responden. Instrumen utama berupa tes hasil belajar,Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas III dan melibatkan 15 responden. Instrumen utama berupa tes hasil belajar,
IMADIKLUSIMADIKLUS Implementasi dari program Bina Keluarga Remaja melalui proses empat tahap yaitu interpretasi, pengorganisasian, dan aplikasi. Tahap interpretasi merupakanImplementasi dari program Bina Keluarga Remaja melalui proses empat tahap yaitu interpretasi, pengorganisasian, dan aplikasi. Tahap interpretasi merupakan