POLTEKBANGMAKASSARPOLTEKBANGMAKASSAR

Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan TransportasiAirman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi

Bandar udara sebagai titik simpul pergerakan pesawat membutuhkan berbagai sarana dan prasarana penunjang demi kelancaran operasional penerbangan berdasarkan regulasi yang ditetapkan pada Annex 14 tentang Aerodrome. Apron merupakan sarana pada bandar udara yang berfungsi tempat parkir pesawat, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan perpindahan intra dan antramoda transportasi. Sumber daya yang ahli sangat dibutuhkan agar bisa menghandling pesawat yang berada di Apron agar aktifitas pergerakan menjadi efektif dan efisien. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar membuka Program Diklat Marshalling untuk mencetak sumber daya yang diharapkan Kementrian Perhubungan. Tujuan perancangan ini adalah menghasilkan rancangan Robotika marshaller dalam pemanduan parkir pesawat sebagai media pembelajaran untuk memudahkan peserta diklat Marshalling ATKP Makassar dalam proses perparkiran pesawat udara pada saat menuju parkir stand hingga berhenti. Perancangan ini merupakan aplikasi Arduino Mega 2560 untuk menghasilkan simulasi kegiatan marshaller dalam pemanduan parkir pesawat sesuai dengan annex 2 tentang rule of the air. Hasil rancangan ini memberikan prespektif yang lebih mudah dipahami oleh peserta diklat dibandingkan sekedar materi yang dipaparkan di papan tulis atau powerpoint. Selain itu prespektif simulasi ini bisa dilihat dari berbagai sisi dimana posisi pesawat udara, marshaller dan marka yang ada pada Bandar udara secara sekaligus. Maka dengan rancangan ini ATKP Makassar bisa meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia para peserta diklat marshalling.

Rancangan program robotika marshaller ini berhasil dibuat dan mampu bekerja dengan baik, sebagaimana ditunjukkan pada hasil uji rancangan.Rancangan ini terdiri dari dua robot marshaller, pesawat, sistem AFL, dan maket bandara, yang saling terhubung untuk mensimulasikan proses pemanduan parkir pesawat.Implementasi program ini diharapkan dapat membantu pengajar dalam menyampaikan materi simulasi dan meningkatkan pemahaman peserta diklat marshalling.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sensor-sensor tambahan pada robot marshaller, seperti sensor jarak dan sensor visual, untuk meningkatkan akurasi dan kemampuan adaptasi terhadap kondisi lingkungan yang berbeda. Kedua, pengembangan sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence) pada robot marshaller dapat dieksplorasi untuk memungkinkan robot tersebut melakukan pemanduan parkir secara otonom tanpa memerlukan intervensi manusia. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas penggunaan robot marshaller dengan metode pemanduan parkir konvensional, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti waktu, biaya, dan tingkat kesalahan, guna memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif kepada ATKP Makassar dan pihak terkait dalam meningkatkan kualitas pelatihan marshalling.

Read online
File size406.62 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test