STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Proses berpikir komputasional merupakan proses berpikir yang penting untuk dimiliki siswa dalam menyelesaikan permasalahan cerita aljabar. Berpikir komputasional memiliki beberapa indikator yaitu dekomposisi, pengenalan pola, berpikir algoritmik dan generalisasi pola abstraksi. Dalam menyelesaikan soal cerita aljabar siswa akan mengalami perbedaan proses berpikir komputasi akibat perbedaan gaya berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir komputasi siswa dalam menyelesaikan soal cerita aljabar berdasarkan gaya berpikir abstrak sekuensial dan acak abstrak. Subjek penelitian ini adalah 4 siswa kelas 7 yang terdiri dari 2 siswa dengan gaya berpikir abstrak sekuensial, dan 2 siswa dengan gaya berpikir abstrak acak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara yang dianalisis berdasarkan indikator berpikir komputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya berpikir sekuensial abstrak memenuhi seluruh indikator berpikir komputasional, sedangkan siswa dengan gaya berpikir sekuensial abstrak hanya memenuhi indikator dekomposisi.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dipaparkan, maka dapat disimpulkan bahwa subjek dengan tipe gaya berpikir sekuensial abstrak (SA) dalam menyelesaikan soal cerita materi aljabar telah memenuhi seluruh indikator berpikir komputasi yaitu indikator dekomposisi, pengenalan pola, berpikir algoritma dan generalisasi pola abstraksi.Sedangkan, subjek penelitian dengan tipe gaya berpikir acak abstrak (AA) dalam menyelesaikan soal cerita materi aljabar hanya mampu memenuhi satu dari empat indikator berpikir komputasi yaitu hanya memenuhi indikator dekomposisi.

Berdasarkan simpulan di atas, pembelajaran dengan materi aljabar yang disajikan dalam soal cerita harus lebih bervariasi agar dapat mengembangkan proses berpikir komputasi siswa terutama bagi siswa dengan tipe gaya berpikir acak abstrak yang menitik beratkan pembelajaran berdasarkan selera dan perasaannya. Selain itu, perlu dikembangkan perangkat pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keterampilan berpikir komputasi siswa dengan tipe gaya berpikir acak abstrak. Lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana karakteristik gaya berpikir memengaruhi strategi pemecahan masalah aljabar pada siswa dengan tingkat kesulitan soal yang berbeda. Penelitian ini juga dapat menginvestigasi efektivitas metode pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya berpikir siswa dalam meningkatkan pemahaman konsep aljabar dan kemampuan pemecahan masalah.

  1. Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Barisan dan Deret Berdasarkan Gaya Berpikir | Firdaus | Kreano,... doi.org/10.15294/kreano.v10i1.17822Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Barisan dan Deret Berdasarkan Gaya Berpikir Firdaus Kreano doi 10 15294 kreano v10i1 17822
  2. PROSES BERPIKIR KOMPUTASI SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH POLA BILANGAN DITINJAU DARI PERBEDAAN JENIS... doi.org/10.26740/mathedunesa.v9n1.p95-103PROSES BERPIKIR KOMPUTASI SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH POLA BILANGAN DITINJAU DARI PERBEDAAN JENIS doi 10 26740 mathedunesa v9n1 p95 103
  3. Edu-Sains : Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam. proses berpikir kreatif siswa tipe... online-journal.unja.ac.id/edusains/article/view/2851Edu Sains Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam proses berpikir kreatif siswa tipe online journal unja ac edusains article view 2851
  4. Proses Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah PISA Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Komputasi... ojs.umrah.ac.id/index.php/kiprah/article/view/2063Proses Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah PISA Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Komputasi ojs umrah ac index php kiprah article view 2063
Read online
File size1.03 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test