USMUSM

Jurnal TransformatikaJurnal Transformatika

Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Debit air yang melebihi kapasitas saluran drainase atau kolam peresapan dapat menyebabkan banjir. Dampak banjir tidak hanya fisik tetapi juga non-fisik seperti gangguan aktivitas belajar mengajar dan meningkatnya harga barang kebutuhan pokok. Penelitian ini mengimplementasikan Fuzzy Tsukamoto pada teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengontrol pompa kolam peresapan air secara otomatis. Sistem ini menggunakan sensor ultrasonik untuk memantau tingkat air dan sensor DHT11 untuk mendeteksi cuaca. Hasilnya, sistem mampu mengurangi kesalahan manusia dalam pengoperasian pompa dan mengoptimalkan penggunaan daya listrik.

Pengembangan infrastruktur berbasis IoT memudahkan pengontrolan pompa kolam peresapan air secara otomatis sesuai kondisi ketinggian air, suhu, dan kelembapan udara.Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan Fuzzy Tsukamoto untuk menentukan jumlah pompa yang aktif dan kecepatannya.IoT memungkinkan integrasi sistem sehingga setiap komponen dapat saling terhubung dan berbagi informasi secara efisien.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem dengan memperluas penggunaan sensor seperti sensor curah hujan atau radar jarak jauh untuk meningkatkan akurasi prediksi banjir. Selain itu, integrasi teknologi machine learning bisa diterapkan untuk memperbaiki keputusan otomatis berdasarkan data historis. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada optimasi konsumsi energi pompa dengan mempertimbangkan variasi cuaca dan musim, sehingga sistem lebih hemat energi tanpa mengurangi efektivitas pengelolaan air.

Read online
File size578.15 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test