UNJUNJ
Jurnal Sains GeografiJurnal Sains GeografiRuang Terbuka Hijau (RTH) sebagai ruang terbuka yang pemanfaatannya lebih bersifat pengisian hijau tanaman atau tumbuh tumbuhan secara alamiah ataupun budidaya tanaman seperti lahan pertanian, pertamanan, perkebunan dan sebagainya (Pemendagri No.1, 2007 Tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau di Wilayah Perkotaan). Seiring berkembangnya zaman, tentunya fungsi lahan yang semula ruang terbuka hijau beralih fungsi kegunaannya. Wilayah Kelurahan Srengseng Sawah menjadi salah satu contoh wilayah yang mengalami peralihan fungsi lahan. Bentuk peralihan fungsi lahan dari ruang terbuka hijau menjadi lahan terbangun, tentunya membuat kondisi lingkungan Srengseng Sawah seiring berjalannya waktu berubah.
Dalam kurun waktu 2005-2022 ruang terbuka hijau di Kelurahan Srengseng Sawah sudah banyak terpangkas untuk bangunan, kondisi sangatlah memprihatinkan, dimana suatu kawasan kini sudah berkurang lebih dari 25% pasokan oksigen dan resapan air alami.Penyusutan yang terjadi terhadap lahan hijau/vegetasi secara langsung disebabkan oleh perluasan lahan terbangun.Luasnya lahan terbangun yang meningkat secara terus terjadi karna aspek peningkatan penduduk di Kelurahan Srengseng Sawah, sehingga secara memangkas lahan hijau/vegetasi yang tersedia untuk kebutuhan lingkungan.
Berdasarkan analisis perubahan fungsi lahan di Kelurahan Srengseng Sawah, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi dari perubahan fungsi lahan terhadap masyarakat setempat, khususnya petani yang kehilangan mata pencaharian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model perencanaan tata ruang berbasis partisipasi masyarakat untuk memastikan keberlanjutan ruang terbuka hijau di masa depan. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam pengelolaan RTH dan dampaknya terhadap kualitas lingkungan hidup di Kelurahan Srengseng Sawah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti penegakan hukum dan insentif bagi pengembang.
| File size | 1.42 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJUNJ Selain itu, pengelompokan sekolah juga memudahkan koordinasi antara sekolah, otoritas pendidikan setempat, dan orang tua siswa dalam hal pengawasan, pemantauan,Selain itu, pengelompokan sekolah juga memudahkan koordinasi antara sekolah, otoritas pendidikan setempat, dan orang tua siswa dalam hal pengawasan, pemantauan,
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur sepuluh indikator kinerja pelatihan dan tiga dimensi kapasitas kewirausahaan (pengetahuan, sikap, danData dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur sepuluh indikator kinerja pelatihan dan tiga dimensi kapasitas kewirausahaan (pengetahuan, sikap, dan
KEMENSOSKEMENSOS Program pengentasan kemiskinan harus disesuaikan dengan kondisi sosial dan ekologi masyarakat nelayan, termasuk pelatihan teknis, pengembangan kewirausahaan,Program pengentasan kemiskinan harus disesuaikan dengan kondisi sosial dan ekologi masyarakat nelayan, termasuk pelatihan teknis, pengembangan kewirausahaan,
UNPERBAUNPERBA Program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta sebesar 43,6% mengenai konsep Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Melalui verifikasi lapanganProgram ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta sebesar 43,6% mengenai konsep Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Melalui verifikasi lapangan
UNJUNJ Banjir merupakan sebuah bencana yang sangat merugikan baik dari aspek fisik maupun non fisik. Banjir bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti hujanBanjir merupakan sebuah bencana yang sangat merugikan baik dari aspek fisik maupun non fisik. Banjir bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti hujan
UNJUNJ 8. Pengklasifikasian pada tiap parameter dengan skor kemudian dikali dengan bobotnya yang menggunakan model dari (Penelitian Puslittanak tahun 2004). Hasil8. Pengklasifikasian pada tiap parameter dengan skor kemudian dikali dengan bobotnya yang menggunakan model dari (Penelitian Puslittanak tahun 2004). Hasil
UNJUNJ Perubahan penggunaan lahan yang terjadi sejalan dengan adanya pembangunan wilayah yang berkelanjutan akibat semakin bertambahnya jumlah penduduk. KecamatanPerubahan penggunaan lahan yang terjadi sejalan dengan adanya pembangunan wilayah yang berkelanjutan akibat semakin bertambahnya jumlah penduduk. Kecamatan
JQWHJQWH Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil: Data pretest menunjukkan distribusi tidak normal pada kelompokAnalisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil: Data pretest menunjukkan distribusi tidak normal pada kelompok
Useful /
KEMENSOSKEMENSOS Fenomena donasi dalam program CSR di Indonesia kerap memicu moral hazard, mengaburkan tujuan utama CSR sebagai upaya pemberdayaan berkelanjutan. KarenanyaFenomena donasi dalam program CSR di Indonesia kerap memicu moral hazard, mengaburkan tujuan utama CSR sebagai upaya pemberdayaan berkelanjutan. Karenanya
JQWHJQWH Latar belakang: Adaptasi fisiologis dan psikologis selama kehamilan merupakan hal alami yang terjadi pada semua wanita hamil, namun tidak sedikit yangLatar belakang: Adaptasi fisiologis dan psikologis selama kehamilan merupakan hal alami yang terjadi pada semua wanita hamil, namun tidak sedikit yang
JQWHJQWH Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental satu kelompok pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruhMetode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental satu kelompok pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh
JQWHJQWH Respondents in this study were mothers who had stunted toddlers in Kepuh Village, Papar District, Kediri Regency, 25 respondents. The sampling techniqueRespondents in this study were mothers who had stunted toddlers in Kepuh Village, Papar District, Kediri Regency, 25 respondents. The sampling technique