UNJUNJ

Jurnal Sains GeografiJurnal Sains Geografi

Pola sebaran lokasi sekolah dasar negeri di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat ditentukan menggunakan hasil perhitungan NNA atau metode analisis tetangga terdekat. Pola persebaran lokasi sekolah dasar negeri di Kecamatan Johar Baru berdasarkan perhitungan NNA atau metode analisis tetangga terdekat menggunakan software ArcGIS, didapatkan nilai rasio sebesar 0,0800956. Nilai rasio tersebut dikategorikan sebagai megelompok atau clustered yaitu antara 0,00 sampai 0,70. Pola persebaran sekolah dasar negeri di Kecamatan Johar Baru memiliki pola mengelompok atau clustered dikarenakan persebaran lokasi sekolah mengikuti tata kota daerahnya yang sudah terbentuk. Selain itu, persebaran sekolah ini juga mengikuti pola kepadatan penduduk daerah yang sebagian besar letaknya juga mengelompok. Adanya efisiensi dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya Pendidikan menjadi keuntungan dari pola mengelompok atau clustered di kecamatan Johar Baru. Dengan sekolah-sekolah yang berdekatan satu sama lain, sumber daya seperti guru, fasilitas, dan bahan ajar dapat lebih efektif digunakan dan didistribusikan. Selain itu, pengelompokan sekolah juga memudahkan koordinasi antara sekolah, otoritas pendidikan setempat, dan orang tua siswa dalam hal pengawasan, pemantauan, dan penyediaan fasilitas pendukung. Walaupun pola ini memiliki keuntungan dalam pengelolaan sumber daya pendidikan, tetapi tetap juga memerlukan perhatian terhadap kesetaraan akses pendidikan. Untuk itu, kerjasama antara pemerintah, otoritas pendidikan, dan masyarakat penting untuk memastikan bahwa semua anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan setara, tanpa memandang lokasi dan jarak sekolah.

Dari hasil penelitian, terdapatnya pola mengelompok atau clustered sekolah dasar negeri di Kecamatan Johar Baru merupakan hasil dari faktor-faktor seperti tata kota, faktor sosial dan kepadatan penduduk.Pola ini memiliki keuntungan dalam pengelolaan sumber daya pendidikan, juga memerlukan perhatian terhadap kesetaraan akses pendidikan.Untuk itu, kerjasama antara pemerintah, otoritas pendidikan, dan masyarakat penting untuk memastikan bahwa semua anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan setara, tanpa memandang lokasi dan jarak sekolah.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak pola sebaran sekolah terhadap kualitas pendidikan di Kecamatan Johar Baru. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa di sekolah-sekolah yang tersebar secara berkelompok dengan sekolah-sekolah yang tersebar secara lebih merata. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pola sebaran sekolah. Dengan memahami faktor-faktor ini, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya pendidikan di sekolah-sekolah yang tersebar secara berkelompok. Hal ini dapat mencakup pengembangan platform digital untuk berbagi sumber daya belajar, pelatihan guru, dan komunikasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Read online
File size930.87 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test