JOLASTICJOLASTIC
Journal of Law and Social PoliticsJournal of Law and Social PoliticsPerkembangan pesat media sosial telah mengubah pola penyampaian dakwah Islam di Indonesia dengan menyediakan ruang digital yang lebih luas, interaktif, dan aksesibel yang mendorong para dai untuk mengembangkan personal branding sebagai strategi komunikasi. Namun, studi sebelumnya cenderung memandang personal branding hanya sebagai upaya membangun citra dan popularitas, sementara hubungannya dengan etika komunikasi dakwah Islam masih kurang dieksplorasi. Studi ini bertujuan menganalisis personal branding Habib Husein Jafar di media sosial dari perspektif Komunikasi Dakwah Islam. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis konten, data dikumpulkan melalui dokumentasi konten YouTube, Instagram, TikTok, dan podcast resmi serta literatur relevan, dianalisis menggunakan teori Personal Branding, Authentic Personal Branding, dan Source Credibility serta prinsip Komunikasi Dakwah Islam. Temuan menunjukkan bahwa Habib Husein Jafar telah membangun personal branding sebagai dai muda yang moderat, inklusif, dan dialogis, yang diperkuat oleh kompetensi ilmiah, integritas, konsistensi, dan pendekatan komunikasi humanis yang mencerminkan nilai ṣidq, amanah, tabligh, dan fathanah. Kebaruan studi ini terletak pada konseptualisasi personal branding sebagai proses branding etis yang meningkatkan efektivitas dakwah digital dan memperkuat kredibilitas dai Muslim di masyarakat kontemporer.
Personal branding Habib Husein Jafar di media sosial merupakan model strategis komunikasi dakwah yang mengintegrasikan teknologi digital dengan prinsip Komunikasi Dakwah Islam.Citra yang dibangun berdasarkan kompetensi ilmiah, integritas, dan konsistensi mencerminkan nilai ṣidq, amanah, tabligh, dan fathanah.Studi ini menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi medium efektif dakwah jika digunakan secara bertanggung jawab dan etis.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi dampak etika komunikasi Islam pada kepercayaan audiens, perbandingan strategi personal branding antar dai, serta pengaruh algoritma media sosial terhadap penyebaran pesan dakwah.
1. Bagaimana etika komunikasi Islam berkontribusi pada pembentukan kepercayaan audiens terhadap personal branding dai di media sosial? 2. Bagaimana strategi personal branding dai Muslim di Indonesia berbeda dalam konteks budaya dan platform media yang berbeda? 3. Bagaimana algoritma media sosial memengaruhi visibilitas dan efektivitas pesan dakwah yang disampaikan melalui personal branding?.
| File size | 356.62 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
JOLASTICJOLASTIC Metode: Berdasarkan kerja sama tim, PAR menempatkan partisipan sebagai peneliti bersama yang menilai kebutuhan sumber daya, meninjau prosedur yang ada,Metode: Berdasarkan kerja sama tim, PAR menempatkan partisipan sebagai peneliti bersama yang menilai kebutuhan sumber daya, meninjau prosedur yang ada,
ILOMATAILOMATA Studi ini menggarisbawahi kesenangan yang dikaitkan dengan kesenangan psikologis sebagai mekanisme pengikat utama yang menghubungkan faktor eksternal denganStudi ini menggarisbawahi kesenangan yang dikaitkan dengan kesenangan psikologis sebagai mekanisme pengikat utama yang menghubungkan faktor eksternal dengan
JURNALAHSANAJURNALAHSANA Pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan media yang menarik dan kontekstual, sementara kompetensi guru dalam mengembangkanPembelajaran Bahasa Jawa di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan media yang menarik dan kontekstual, sementara kompetensi guru dalam mengembangkan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan program donasi kembalian belanja di Surya Mart, Kabupaten Ponorogo, strategi optimalisasi pengelolaannya,Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan program donasi kembalian belanja di Surya Mart, Kabupaten Ponorogo, strategi optimalisasi pengelolaannya,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Tantangan muncul dari perbedaan pemahaman agama, tekanan sosial, dan latar belakang budaya. Kontribusi unik: Studi ini menyoroti peran nilai Islam, toleransi,Tantangan muncul dari perbedaan pemahaman agama, tekanan sosial, dan latar belakang budaya. Kontribusi unik: Studi ini menyoroti peran nilai Islam, toleransi,
UNIAUNIA Islamisasi teknologi, kurikulum etika digital Quranik, kompetensi guru digital Islam, pembelajaran reflektif‑spiritual, serta kolaborasi edukatif antaraIslamisasi teknologi, kurikulum etika digital Quranik, kompetensi guru digital Islam, pembelajaran reflektif‑spiritual, serta kolaborasi edukatif antara
IPMAFAIPMAFA Sementara itu, transendensi direfleksikan dalam ajakan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah melalui ibadah dan pemahaman agama yang mendalam. DenganSementara itu, transendensi direfleksikan dalam ajakan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah melalui ibadah dan pemahaman agama yang mendalam. Dengan
UKIUKI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan e-modul terhadap kemampuan berpikir kritisPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan e-modul terhadap kemampuan berpikir kritis
Useful /
UKIUKI Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 250 mahasiswa di lima perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 250 mahasiswa di lima perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.
UKIUKI Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif, pada responden pengguna TikTok yang mengetahui atau pernah berinteraksi dengan konten iklan brand Scora.Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif, pada responden pengguna TikTok yang mengetahui atau pernah berinteraksi dengan konten iklan brand Scora.
UPYUPY Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. HasilMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil
UMMUMM Terakhir, studi mendalam tentang bagaimana pendidikan sejarah dan kewarganegaraan di sekolah-sekolah di kedua negara membentuk sikap toleransi antarumatTerakhir, studi mendalam tentang bagaimana pendidikan sejarah dan kewarganegaraan di sekolah-sekolah di kedua negara membentuk sikap toleransi antarumat