IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
Journal of Economics, Law, and HumanitiesJournal of Economics, Law, and HumanitiesLatar belakang/pengantar: Perkawinan beda organisasi keagamaan di Ponorogo merupakan fenomena sosial signifikan karena afiliasi kuat dengan organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Jamaah Tabligh, Majelis Tafsir Al-Quran, dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia. Perbedaan praktik dan nilai memerlukan negosiasi untuk menjaga harmoni. Tujuan penelitian: Menganalisis pola negosiasi, mengidentifikasi faktor keberhasilan atau kegagalan, serta mengevaluasi implikasi sosial perkawinan beda organisasi. Metode: Penelitian kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam pasangan dan pemimpin organisasi. Hasil: Proses negosiasi menekankan komunikasi keluarga, pemahaman saling, dan diskusi kompromi. Faktor keberhasilan meliputi dukungan keluarga, keterbukaan, adaptabilitas, komitmen agama bersama, dan rasa hormat. Tantangan muncul dari perbedaan pemahaman agama, tekanan sosial, dan latar belakang budaya. Kontribusi unik: Studi ini menyoroti peran nilai Islam, toleransi, dan aktor sosial dalam membentuk pola negosiasi fleksibel dan harmonis. Kesimpulan: Negosiasi efektif memperkuat harmoni perkawinan dan promosi koherensi sosial dalam komunitas. Rekomendasi: Memperkuat literasi toleransi, meningkatkan komunikasi keluarga, dan melibatkan pemimpin agama secara konstruktif.
Perkawinan beda organisasi keagamaan di Ponorogo tidak menjadi penghalang utama dalam membangun keluarga harmonis selama pasangan mampu mengelola perbedaan melalui komunikasi terbuka, sikap saling menghormati, dan komitmen bersama.Pola negosiasi yang dominan bersifat kekeluargaan dengan keterlibatan pemimpin agama sebagai penasehat.Faktor kunci keberhasilan meliputi kesamaan agama (Islam), restu keluarga, kemampuan adaptasi, serta kesediaan berkompromi tanpa mengorbankan prinsip dasar.Praktik ini berpotensi memperkuat toleransi dan integrasi antarkelompok keagamaan di tingkat lokal.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran media digital dalam memfasilitasi negosiasi perkawinan beda organisasi keagamaan. Selain itu, studi tentang dampak perbedaan generasi terhadap pola negosiasi dalam keluarga beda ormas perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang bagaimana praktik budaya lokal dapat menjadi mediator dalam menyelesaikan konflik antarorganisasi keagamaan juga menjadi arah penting untuk dikaji.
| File size | 913.72 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji peran penting media digital dalam mereproduksi praktik dan menormalisasi poligami masih belum banyak dilakukan.Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji peran penting media digital dalam mereproduksi praktik dan menormalisasi poligami masih belum banyak dilakukan.
EDUPEDEDUPED Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan media dalam mengonstruksi realitas berdasarkan ideologi tertentu, terutama dalam isu yang sensitif secaraPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan media dalam mengonstruksi realitas berdasarkan ideologi tertentu, terutama dalam isu yang sensitif secara
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Kesimpulan: Duta BAZNAS memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi ZIS generasi muda, namun efektivitasnya belum mencapai potensi maksimal karenaKesimpulan: Duta BAZNAS memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi ZIS generasi muda, namun efektivitasnya belum mencapai potensi maksimal karena
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Konstruksi sosial terbentuk melalui tiga tahapan: eksternalisasi (penyesuaian dengan nilai-nilai budaya), objektivikasi (penerimaan sebagai warisan kolektif),Konstruksi sosial terbentuk melalui tiga tahapan: eksternalisasi (penyesuaian dengan nilai-nilai budaya), objektivikasi (penerimaan sebagai warisan kolektif),
IAIN UTUBANIAIN UTUBAN Analisis ini menegaskan bahwa perilaku sosial selama pandemi dipengaruhi oleh interaksi faktor psikologis, sosial, dan kultural. Temuan ini diharapkanAnalisis ini menegaskan bahwa perilaku sosial selama pandemi dipengaruhi oleh interaksi faktor psikologis, sosial, dan kultural. Temuan ini diharapkan
PD PGMIPD PGMI Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis web, menentukan kelayakan media pembelajaran berbasis web melalui uji validitasTujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis web, menentukan kelayakan media pembelajaran berbasis web melalui uji validitas
Tel-UTel-U Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam dampak konten media sosial terhadap budaya dan bahasa serta bagaimana penggunaanNamun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam dampak konten media sosial terhadap budaya dan bahasa serta bagaimana penggunaan
UNISBAUNISBA Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan teori perilaku sosial BF Skinner. Hasil penelitianJenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan teori perilaku sosial BF Skinner. Hasil penelitian
Useful /
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Prasaja Sejati secara signifikan meningkatkan penggunaan bahasa Jawa kromo dalam interaksi sehari-hari pesertaHasil penelitian menunjukkan bahwa program Prasaja Sejati secara signifikan meningkatkan penggunaan bahasa Jawa kromo dalam interaksi sehari-hari peserta
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Implementasi metode demonstrasi dalam pembelajaran Fiqih kelas III MI Muhammadiyah Bamban Giriwoyo terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilanImplementasi metode demonstrasi dalam pembelajaran Fiqih kelas III MI Muhammadiyah Bamban Giriwoyo terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan
PNJPNJ Hal ini juga disebabkan oleh rongga udara yang terjadi akibat pemakaian limbah genteng. Untuk prosentase 0%-30% limbah dapat dikategorikan mutu A dan padaHal ini juga disebabkan oleh rongga udara yang terjadi akibat pemakaian limbah genteng. Untuk prosentase 0%-30% limbah dapat dikategorikan mutu A dan pada
PNJPNJ Aspal modifikasi dibuat dengan menambahkan bahan yang bersifat elastomer seperti karet alam, maupun karet sintetis dan bahan plastik, sehingga dapat meningkatkanAspal modifikasi dibuat dengan menambahkan bahan yang bersifat elastomer seperti karet alam, maupun karet sintetis dan bahan plastik, sehingga dapat meningkatkan