IAIN UTUBANIAIN UTUBAN
Empatheia: Jurnal PsikologiEmpatheia: Jurnal PsikologiPandemi COVID-19 bukan hanya krisis kesehatan, tetapi juga fenomena sosial yang kompleks, memengaruhi cara individu berinteraksi, memproses informasi, dan membentuk perilaku. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis dinamika psikologi sosial selama pandemi, dengan fokus pada dua fenomena yang kontras: penyebaran hoaks dan meningkatnya empati sosial. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap artikel, jurnal, dan laporan penelitian yang diterbitkan antara tahun 2020–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebaran hoaks dipicu oleh kecemasan kolektif, rendahnya literasi media, dan pengaruh norma kelompok, sedangkan empati sosial tumbuh melalui narasi solidaritas, identifikasi kelompok, dan pengalaman bersama menghadapi krisis. Analisis ini menegaskan bahwa perilaku sosial selama pandemi dipengaruhi oleh interaksi faktor psikologis, sosial, dan kultural. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi intervensi sosial‑psikologis yang lebih efektif dalam menghadapi krisis kesehatan global di masa depan.
Kedua fenomena ini membuktikan Pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa perilaku sosial manusia di masa krisis global tidak hanya krisis bersifat kompleks—dapat destruktif berdampak pada kesehatan fisik, tetapi sekaligus konstruktif.Literasi media, juga memengaruhi dinamika psikologi empati yang terarah, dan pemahaman sosial masyarakat.Penyebaran hoaks menjadi ancaman serius yang diperparah interaksi sosial menjadi kunci penting dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi krisis di masa depan.
Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana intervensi literasi media digital memoderasi penyebaran hoaks di kalangan remaja selama pandemi, dengan desain eksperimental longitudinal. Selanjutnya, studi komparatif lintas budaya dapat meneliti perbedaan mekanisme pembentukan empati sosial antara negara dengan tingkat kepercayaan institusi yang berbeda, menggunakan pendekatan kualitatif terintegrasi. Terakhir, penelitian tindakan dapat mengembangkan dan mengevaluasi model komunikasi berbasis komunitas yang memadukan narasi empatik dan fakta ilmiah untuk meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan, serta mengukur dampaknya terhadap solidaritas sosial jangka panjang.
- The Emotional Path to Action: Empathy Promotes Physical Distancing and Wearing of Face Masks During the... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0956797620964422The Emotional Path to Action Empathy Promotes Physical Distancing and Wearing of Face Masks During the journals sagepub doi 10 1177 0956797620964422
- Less than you think: Prevalence and predictors of fake news dissemination on Facebook | Science Advances.... doi.org/10.1126/sciadv.aau4586Less than you think Prevalence and predictors of fake news dissemination on Facebook Science Advances doi 10 1126 sciadv aau4586
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0033-2909.117.3.497APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0033 2909 117 3 497
| File size | 337.42 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Dalam memberikan hukuman atau sanksi bersifat restitutive yaitu memberikan sanksi berupa pengembalian kembali keadaan seperti semula. Jika ada masalahDalam memberikan hukuman atau sanksi bersifat restitutive yaitu memberikan sanksi berupa pengembalian kembali keadaan seperti semula. Jika ada masalah
UIADUIAD menjadi sebuah gerakan penyadaran masyarakat untuk terus belajar sepanjang hayat dalam mengatasi tantanan kehidupan yang beubah-ubah semakin berat. Secaramenjadi sebuah gerakan penyadaran masyarakat untuk terus belajar sepanjang hayat dalam mengatasi tantanan kehidupan yang beubah-ubah semakin berat. Secara
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Melalui pendekatan komparatif dan analisis kritis, penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara law in books dan law in action, yang menuntut hadirnyaMelalui pendekatan komparatif dan analisis kritis, penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara law in books dan law in action, yang menuntut hadirnya
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Metode yang digunakan adalah participatory action research yang meliputi pemetaan kebutuhan, perencanaan, implementasi, pendampingan, serta evaluasi. EmpatMetode yang digunakan adalah participatory action research yang meliputi pemetaan kebutuhan, perencanaan, implementasi, pendampingan, serta evaluasi. Empat
UNISLAUNISLA Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna agama Kulut kaet dengan menekankan dimensi spiritual ritual duka. Melalui pendekatan kualitatif dan etnografi,Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna agama Kulut kaet dengan menekankan dimensi spiritual ritual duka. Melalui pendekatan kualitatif dan etnografi,
UINSALATIGAUINSALATIGA Penelitian ini berargumen bahwa konsep sosial yang diusulkan oleh Ibn Khaldun, seperti ashabiyyah (solidaritas sosial), merupakan dasar dalam mengelolaPenelitian ini berargumen bahwa konsep sosial yang diusulkan oleh Ibn Khaldun, seperti ashabiyyah (solidaritas sosial), merupakan dasar dalam mengelola
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO 56 menjadi landasan utama Mafia Shalawat untuk mengembangkan tradisi shalawat sebagai media transformasi spiritual dan sosial. Shalawat diinterpretasikan56 menjadi landasan utama Mafia Shalawat untuk mengembangkan tradisi shalawat sebagai media transformasi spiritual dan sosial. Shalawat diinterpretasikan
UINSATUUINSATU Proliferasi aktivisme pemuda di Indonesia menunjukkan pergeseran menuju aktivitas filantropi. Mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin dan UIN Sunan AmpelProliferasi aktivisme pemuda di Indonesia menunjukkan pergeseran menuju aktivitas filantropi. Mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin dan UIN Sunan Ampel
Useful /
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi dakwah dapat diwujudkan melalui perencanaan komunikasi berbasis audiens, pemanfaatan media digital,Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi dakwah dapat diwujudkan melalui perencanaan komunikasi berbasis audiens, pemanfaatan media digital,
IAIN UTUBANIAIN UTUBAN Ketika menghadapi peristiwa negatif, mereka tetap merasa bangga, menerima diri secara tidak bersyarat, dan tidak menilai diri secara negatif. Subjek jugaKetika menghadapi peristiwa negatif, mereka tetap merasa bangga, menerima diri secara tidak bersyarat, dan tidak menilai diri secara negatif. Subjek juga
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pendampingan intensif, pelatihan learning by doing, dan pembentukan kelompok inti masyarakat.Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pendampingan intensif, pelatihan learning by doing, dan pembentukan kelompok inti masyarakat.
UNEJUNEJ Negara Republik Indonesia memiliki kewajiban untuk melindungi hak asasi manusia seluruh individu, termasuk korban bencana, sebagaimana tercermin dalamNegara Republik Indonesia memiliki kewajiban untuk melindungi hak asasi manusia seluruh individu, termasuk korban bencana, sebagaimana tercermin dalam