UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumPenelitian eksploratif ini, berbasis sumber sekunder, melakukan studi hukum perbandingan terhadap ketentuan konstitusional dan undang-undang serta perkembangan yurisprudensi terkini di India dan Indonesia untuk mempromosikan toleransi agama dalam dua negara demokrasi multikultural yang memiliki sejarah konflik sosial dan politik agama yang sangat kontroversial. Dengan menerapkan metode fungsional untuk analisis hukum perbandingan terhadap dua yurisdiksi yang berasal dari tradisi hukum perdata (Indonesia) dan hukum umum (India), konvergensi implementasi dan kesetaraan fungsional dari undang-undang pidana untuk mencegah komunalisme serta mempromosikan inklusivitas dan persahabatan antaragama di kedua negara dijelaskan. Pada saat yang sama, perbedaan konseptual dan doktrinal dalam pemahaman yurisprudensial mengenai isi, cakupan, dan mekanisme pelestarian persahabatan antaragama di kedua yurisdiksi dianggap sebagai hasil dari perbedaan jejak sejarah pasca-kolonial kedua negara.
Penelitian eksploratif ini, berbasis sumber sekunder, melakukan studi hukum perbandingan terhadap ketentuan konstitusional dan undang-undang serta perkembangan yurisprudensi terkini di India dan Indonesia untuk mempromosikan toleransi agama dalam dua negara demokrasi multikultural yang memiliki sejarah konflik sosial dan politik agama yang sangat kontroversial.Dengan menerapkan metode fungsional untuk analisis hukum perbandingan terhadap dua yurisdiksi yang berasal dari tradisi hukum perdata (Indonesia) dan hukum umum (India), konvergensi implementasi dan kesetaraan fungsional dari undang-undang pidana untuk mencegah komunalisme serta mempromosikan inklusivitas dan persahabatan antaragama di kedua negara dijelaskan.Pada saat yang sama, perbedaan konseptual dan doktrinal dalam pemahaman yurisprudensial mengenai isi, cakupan, dan mekanisme pelestarian persahabatan antaragama di kedua yurisdiksi dianggap sebagai hasil dari perbedaan jejak sejarah pasca-kolonial kedua negara.Analisis hukum perbandingan terhadap regulasi toleransi agama di India dan Indonesia menunjukkan konvergensi fungsional dalam pengaturan pidana terhadap penyimpangan, meskipun terdapat perbedaan doktrinal mendasar dalam konsepsi hubungan negara dan agama.Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengalaman hukum India dan Indonesia dalam menyeimbangkan kebebasan beragama dan ketertiban umum dapat menjadi model untuk negara-negara lain yang menghadapi konflik agama pasca-kolonial, terutama dalam konteks media sosial yang mempercepat penyebaran kebencian.Selain itu, perlu diteliti dampak keputusan pengadilan konstitusional Indonesia yang semakin memperluas perlindungan kebebasan beragama terhadap kelompok minoritas agama yang tidak diakui secara resmi, dan apakah pendekatan serupa dapat diterapkan di India untuk melindungi kelompok ateis dan agnostik dari diskriminasi sosial.Terakhir, studi mendalam tentang bagaimana pendidikan sejarah dan kewarganegaraan di sekolah-sekolah di kedua negara membentuk sikap toleransi antarumat beragama di kalangan generasi muda, bisa memberi petunjuk tentang cara memperkuat fondasi demokrasi yang inklusif tanpa mengandalkan hukum pidana semata.Struktur hukum kedua negara mencerminkan upaya mereka mempertahankan integritas negara sambil membangun nasionalisme tanpa menghancurkan keberagaman masyarakat, yang hanya dapat dipahami melalui pendekatan historis dan konteks kolonial.a comparative legal study of Indonesia and India.Penelitian eksploratif ini, berbasis sumber sekunder, melakukan studi hukum perbandingan terhadap ketentuan konstitusional dan undang-undang serta perkembangan yurisprudensi terkini di India dan Indonesia untuk mempromosikan toleransi agama dalam dua negara demokrasi multikultural yang memiliki sejarah konflik sosial dan politik agama yang sangat kontroversial.Dengan menerapkan metode fungsional untuk analisis hukum perbandingan terhadap dua yurisdiksi yang berasal dari tradisi hukum perdata (Indonesia) dan hukum umum (India), konvergensi implementasi dan kesetaraan fungsional dari undang-undang pidana untuk mencegah komunalisme serta mempromosikan inklusivitas dan persahabatan antaragama di kedua negara dijelaskan.Pada saat yang sama, perbedaan konseptual dan doktrinal dalam pemahaman yurisprudensial mengenai isi, cakupan, dan mekanisme pelestarian persahabatan antaragama di kedua yurisdiksi dianggap sebagai hasil dari perbedaan jejak sejarah pasca-kolonial kedua negara.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengalaman hukum India dan Indonesia dalam menyeimbangkan kebebasan beragama dan ketertiban umum dapat menjadi model untuk negara-negara lain yang menghadapi konflik agama pasca-kolonial, terutama dalam konteks media sosial yang mempercepat penyebaran kebencian. Selain itu, perlu diteliti dampak keputusan pengadilan konstitusional Indonesia yang semakin memperluas perlindungan kebebasan beragama terhadap kelompok minoritas agama yang tidak diakui secara resmi, dan apakah pendekatan serupa dapat diterapkan di India untuk melindungi kelompok ateis dan agnostik dari diskriminasi sosial. Terakhir, studi mendalam tentang bagaimana pendidikan sejarah dan kewarganegaraan di sekolah-sekolah di kedua negara membentuk sikap toleransi antarumat beragama di kalangan generasi muda, bisa memberi petunjuk tentang cara memperkuat fondasi demokrasi yang inklusif tanpa mengandalkan hukum pidana semata.
| File size | 286.91 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi perbandingan evaluasi hasil belajar yang diterapkan di MTsN 1 Medan menggunakan kurikulum 2013Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi perbandingan evaluasi hasil belajar yang diterapkan di MTsN 1 Medan menggunakan kurikulum 2013
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data melalui tinjauan pustaka dan wawancara. Hasil tinjauan pustaka dan wawancara menjadiPenelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data melalui tinjauan pustaka dan wawancara. Hasil tinjauan pustaka dan wawancara menjadi
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT (2-tailed) sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Model Problem Based Learning(2-tailed) sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Model Problem Based Learning
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran berbasis moderasi beragama dapat menciptakan lingkungan inklusif, menghargai keberagaman agama, dan mengembangkanPenelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran berbasis moderasi beragama dapat menciptakan lingkungan inklusif, menghargai keberagaman agama, dan mengembangkan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Penelitian library Research atau pendekatan penelitian perpustakaan, observasi, dan wawancara digunakan. Dengan adanya penelitian, diharapkan sikap toleransiPenelitian library Research atau pendekatan penelitian perpustakaan, observasi, dan wawancara digunakan. Dengan adanya penelitian, diharapkan sikap toleransi
STKIP JBSTKIP JB Bentuk penguatan karakter toleransi bagi peserta didik kelas X di SMAN 1 Jombang dilakukan dengan penguatan dan pengajaran tentang Kebhinnekaan, dan semboyanBentuk penguatan karakter toleransi bagi peserta didik kelas X di SMAN 1 Jombang dilakukan dengan penguatan dan pengajaran tentang Kebhinnekaan, dan semboyan
UMMUMM Penelitian ini mengkaji berbagai fenomena terkait kesulitan dan pendirian tempat ibadah, khususnya bagi kelompok tertentu di Indonesia, dalam berbagaiPenelitian ini mengkaji berbagai fenomena terkait kesulitan dan pendirian tempat ibadah, khususnya bagi kelompok tertentu di Indonesia, dalam berbagai
UNISAPUNISAP Implementasi penanaman nilai-nilai ini dapat dilakukan melalui peran guru sebagai teladan dan fasilitator dalam pembelajaran interaktif yang menekankanImplementasi penanaman nilai-nilai ini dapat dilakukan melalui peran guru sebagai teladan dan fasilitator dalam pembelajaran interaktif yang menekankan
Useful /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Rekomendasi studi ini menyebutkan perlunya pengukuran berulang dan penambahan variabel lingkungan digital. Kesimpulan menunjukkan bahwa kualitas layananRekomendasi studi ini menyebutkan perlunya pengukuran berulang dan penambahan variabel lingkungan digital. Kesimpulan menunjukkan bahwa kualitas layanan
UMMUMM Instrumen penelitian berupa tes uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan kolaboratif. Data dianalisisInstrumen penelitian berupa tes uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan kolaboratif. Data dianalisis
UMMUMM Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan RUU Cipta Kerja cenderungPenelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan RUU Cipta Kerja cenderung
UMMUMM Penelitian ini menjelaskan lebih lanjut bagaimana ketentuan sertifikasi hak asasi manusia dalam perikanan serta menganalisis dampaknya terhadap perlindunganPenelitian ini menjelaskan lebih lanjut bagaimana ketentuan sertifikasi hak asasi manusia dalam perikanan serta menganalisis dampaknya terhadap perlindungan