UNIFLORUNIFLOR

Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran SejarahSajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

Secara faktual ada banyak polemik, perbedaan, dan pertentangan gagasan atas fakta sejarah yang memungkinkan bangsa Indonesia sampai ke gerbang kemerdekaan. Oleh karena itu, pembelajaran sejarah di sekolah dapat menjadi instrumen intelektual yang sangat strategis. Betapa-pun demikian, pada level praksis tantangan yang paling rumit saat ini dan ke depannya adalah apakah kita mampu memperbaiki segala persoalan yang terjadi selama ini dalam pembelajaran sejarah. Berpijak pada pertanyaan hipotetis itu-lah, maka guru sejarah juga harus mampu “meracik pelajaran sejarah menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Misalnya mengadaptasi materi sejarah lokal ke dalam pembelajaran sejarah di sekolah agar mampu mendorong peserta didik dekat dengan kenyataan dan tidak melupakan sejarah lokal. Membangun pemahaman siswa tentang sejarah lokal melalui metode Scaffolding dapat mengembangkan wawasan sejarah lokal yang dimilikinya secara optimal. Sejarah lokal dapat berfungsi sebagai salah satu sumber sejarah nasional yang perlu dieksplorasi secara saintifik. Analoginya, sejarah lokal dapat menjadi mata air sumur yang tak kunjung kering di musim kemarau yang mempresentasikan nilai-nilai kebijaksanaan bagi perwujudan cita-cita bangsa. Sejarah lokal dapat memperkaya materi pelajaran sejarah dan menumbuhkan minat siswa dalam belajar sejarah.

Pembelajaran sejarah lokal perlu dikembangkan di sekolah untuk menarik minat siswa dalam belajar sejarah dan mempertahankan wawasan sejarah lokal tetap ada dalam pemikiran para siswa.Guru juga harus mampu menjadikan pembelajaran sejarah menjadi lebih menarik, menginternalisasikan sejarah lokal ke dalam pembelajaran sejarah di sekolah agar mampu membuat para siswa dekat dengan kenyataan dan tidak melupakan sejarah lokal di daerahnya.Membangun wawasan siswa tentang sejarah lokal dengan penguatan Scaffolding dalam mengembangkan wawasan sejarah lokal yang dimiliki siswa secara optimal.

1) Mengkaji efektivitas metode Scaffolding dalam pembelajaran sejarah lokal dengan pendekatan teknologi digital, seperti penggunaan media interaktif untuk meningkatkan partisipasi siswa. 2) Meneliti dampak jangka panjang penerapan Scaffolding terhadap pemahaman siswa tentang identitas lokal dan nasional. 3) Mengembangkan kerangka kurikulum yang mengintegrasikan sejarah lokal dengan mata pelajaran lain, seperti seni dan budaya, untuk menciptakan pembelajaran holistik.

Read online
File size275.92 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test