STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI

Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar SekolahEmpowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Penelitian ini mengkaji RIMBA (Ruang Inovasi Media Belajar Atraktif), sebuah model pembelajaran blended inovatif yang dirancang untuk menumbuhkan perilaku belajar positif dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar dengan keterbatasan sumber daya digital. Penelitian dilakukan di SD Negeri 6 Bukit Tunggal, Palangka Raya, menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Model RIMBA mengintegrasikan media fisik Smart Paper berbasis budaya lokal Dayak, platform digital sederhana yang mudah diakses, serta sistem pelacakan perilaku berbasis gamifikasi “Jejak Si RIMBA. Inovasi ini dikembangkan berdasarkan prinsip Deep Learning yang menekankan pembelajaran bermakna, sadar, dan menyenangkan sebagai respons terhadap kejenuhan belajar, rendahnya partisipasi siswa, dan kurangnya relevansi budaya dalam pembelajaran. Implementasi selama sepuluh minggu menunjukkan peningkatan signifikan pada keterlibatan siswa, termasuk meningkatnya partisipasi dan kepercayaan diri siswa yang sebelumnya pasif. Hasil analisis perilaku menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 23% pada aspek kerja sama, tanggung jawab, dan disiplin, disertai peningkatan capaian akademik serta apresiasi terhadap budaya lokal. Dampak implementasi RIMBA juga tercermin pada peningkatan nilai Rapor Pendidikan sekolah dari kategori “kuning menjadi “hijau dan mendorong adopsi inovasi serupa oleh guru lain. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi pembelajaran yang berdampak dapat diwujudkan melalui desain yang kontekstual, berkeadilan, dan adaptif tanpa ketergantungan pada teknologi canggih.

Penelitian ini menunjukkan bahwa model RIMBA, yang mengintegrasikan Smart Paper dengan alat digital, merupakan pendekatan yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan pendidikan dasar di lingkungan dengan sumber daya terbatas, mengatasi kejenuhan siswa, ketidaksetaraan akses teknologi, dan kebutuhan pengembangan karakter holistik.Inovasi ini secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, kinerja akademik, dan perilaku belajar positif, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh sekolah dan menginspirasi kolaborasi profesional antar guru.RIMBA menekankan pentingnya inovasi yang dipimpin guru, membuktikan bahwa perubahan transformatif berasal dari pedagogi yang empatik, kreativitas, dan afirmasi budaya, menawarkan kerangka kerja yang dapat direplikasi untuk meningkatkan pendidikan dasar di daerah yang kurang terlayani.

Penelitian selanjutnya bisa memperluas cakupan penerapan model RIMBA ke konteks yang lebih beragam, tidak hanya di satu sekolah dasar. Misalnya, bagaimana jika RIMBA diterapkan di berbagai jenjang pendidikan, seperti sekolah menengah pertama, atau di wilayah pedesaan yang sangat terpencil dengan kondisi infrastruktur digital yang jauh lebih terbatas, serta mengintegrasikan elemen budaya lokal yang berbeda? Pendekatan ini akan sangat penting untuk menguji sejauh mana model ini dapat beradaptasi dan tetap efektif dalam menumbuhkan perilaku belajar positif serta meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan yang tidak sama. Selain itu, penting juga untuk melakukan studi kuantitatif berskala besar atau studi longitudinal yang melacak dampak RIMBA dalam jangka panjang. Penelitian semacam ini dapat membandingkan hasil belajar dan perkembangan perilaku siswa antara sekolah yang menerapkan RIMBA dengan sekolah yang tidak, selama periode waktu yang lebih lama, misalnya satu atau dua tahun ajaran penuh, untuk mengidentifikasi keberlanjutan efek positifnya. Ini akan memberikan data yang lebih kuat tentang efektivitas inovasi ini secara statistik dan keberlanjutan dampaknya. Terakhir, mengingat peran guru sebagai penggerak inovasi, studi mengenai efektivitas program pelatihan dan pendampingan bagi guru sangatlah relevan. Bagaimana desain pelatihan yang paling optimal agar guru-guru lain di berbagai daerah dapat mengadopsi dan mengimplementasikan RIMBA dengan sukses, tanpa mengurangi esensi adaptasi lokal dan prinsip Deep Learning yang menjadi dasar model ini? Menjelajahi faktor-faktor yang mendorong atau menghambat adopsi RIMBA oleh guru juga akan memberikan wawasan berharga untuk strategi diseminasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0003-066X.56.3.218APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0003 066X 56 3 218
Read online
File size189.08 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test