UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiCyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi

Kalimantan Tengah adalah sebuah provinsi yang terdiri dari 13 kabupaten dan 1 kota dengan ibu kota Palangkaraya. Banyak orang, terutama generasi muda, tidak mengetahui berbagai budaya Kalimantan Tengah seperti rumah adat, pakaian, senjata tradisional, dan lain-lain. Untuk memudahkan pengenalan budaya ini, sebuah aplikasi dirancang menggunakan teknologi Augmented Reality berbasis Android. Augmented Reality dirancang menggunakan teknologi marker. Dari hasil pengujian, marker dapat terdeteksi dengan baik dan dapat mengenali serta menampilkan objek budaya Kalimantan Tengah seperti rumah adat, pakaian, senjata tradisional, dan lain-lain. Dengan aplikasi Augmented Reality, dapat memudahkan pengguna untuk mengenali budaya Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil pengujian yang meliputi pengujian aplikasi AR Kalimantan Tengah, konten aplikasi AR Kalimantan Tengah, dan aspek tampilan mendapatkan skor 86%, dapat disimpulkan bahwa aplikasi telah berjalan dengan baik.

Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi Augmented Reality (AR) dapat diterapkan dan efektif dalam menciptakan alat pendidikan untuk penyebaran budaya.Keberhasilan aplikasi pengenalan budaya Kalimantan Tengah menunjukkan potensi AR sebagai media inovatif untuk pendidikan budaya, menawarkan pengalaman belajar yang imersif dan interaktif yang mungkin kurang dalam metode tradisional.Selain itu, kemampuan aplikasi untuk memasukkan kuis dan konten interaktif meningkatkan keterlibatan pengguna dan membantu memperkuat hasil belajar, sehingga mendalam pemahaman pengguna tentang budaya Kalimantan Tengah.Pendekatan ini tidak hanya membuat belajar tentang budaya lebih menarik dan informatif, tetapi juga memanfaatkan penggunaan teknologi digital yang luas untuk mencapai audiens yang lebih luas.Penerimaan positif dan efektivitas aplikasi AR dalam memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah menunjukkan jalur yang menjanjikan untuk menggunakan realitas augmented dalam pendidikan budaya.Diharapkan bahwa aplikasi ini akan bertindak sebagai jembatan, menghubungkan generasi muda dan orang lain yang tertarik pada penjelajahan budaya dengan warisan kaya Kalimantan Tengah, sehingga mendorong apresiasi dan pemahaman yang lebih dalam tentang latar belakang budaya yang beragam di dunia digital yang semakin berkembang.

Untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memperluas cakupan konten budaya, saran penelitian lanjutan dapat mencakup pengembangan fitur-fitur interaktif tambahan dalam aplikasi. Misalnya, dapat ditambahkan fitur virtual tour yang memungkinkan pengguna menjelajahi lokasi-lokasi budaya penting di Kalimantan Tengah secara virtual, dengan menggunakan teknologi AR untuk menampilkan objek-objek budaya secara realistis. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan fitur-fitur sosial dalam aplikasi, seperti forum diskusi atau komunitas online, yang memungkinkan pengguna berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka tentang budaya Kalimantan Tengah, sehingga menciptakan platform kolaboratif untuk belajar dan berbagi budaya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan AR untuk melestarikan dan mendokumentasikan budaya yang terancam punah di Kalimantan Tengah, dengan tujuan menciptakan arsip digital yang interaktif dan mudah diakses.

  1. UPAYA MELESTARIKAN BUDAYA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI | Jurnal Sosiologi Nusantara. melestarikan budaya... doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76UPAYA MELESTARIKAN BUDAYA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI Jurnal Sosiologi Nusantara melestarikan budaya doi 10 33369 jsn 5 1 65 76
Read online
File size399.51 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test