STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI

Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar SekolahEmpowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui program pengelolaan terasi udang di Kelurahan Bontang Kuala, Kota Bontang. Fokus penelitian meliputi peran pemerintah, proses pemberdayaan masyarakat, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan informan kunci yaitu Ketua RT, pemilik usaha terasi Mak Duyung, dan warga setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berjalan melalui pelatihan keterampilan, pendampingan teknis, dan bantuan peralatan dari Pemerintah Kota Bontang. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, serta menjadikan terasi udang sebagai produk unggulan yang dipasarkan hingga ke luar negeri. Faktor pendukung utama adalah motivasi masyarakat yang tinggi dan dukungan pemerintah, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan anggaran, minimnya sarana prasarana (seperti alat produksi yang belum merata), dan ketergantungan pada musim tangkapan udang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi yang sinergis antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pemberdayaan, yang direkomendasikan untuk didukung dengan kebijakan yang berkelanjutan guna memastikan kemandirian ekonomi jangka panjang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan terasi udang di Kelurahan Bontang Kuala berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui tiga tahapan utama.Keberhasilan program didukung peran aktif pemerintah sebagai fasilitator serta motivasi tinggi masyarakat, meskipun menghadapi kendala infrastruktur dan ketergantungan pada musim penangkapan udang.Untuk keberlanjutan, diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan kelompok usaha dan diversifikasi strategi pemasaran.

Pertama, perlu dilakukan penelitian yang menilai bagaimana digital marketing dan platform e‑commerce dapat memperluas pasar terasi udang, mencakup analisis peran media sosial, strategi konten, dan data penjualan online. Kedua, studi longitudinal dirancang untuk mengevaluasi dampak pelatihan kepemimpinan komunitas terhadap penguatan kelembagaan kelompok usaha terasi, termasuk pengukuran kepatuhan terhadap tata kelola, responsivitas anggota, dan kestabilan pendapatan jangka panjang. Ketiga, peneliti diharapkan mengkaji perbandingan antara model pemberdayaan terasi udang dengan produk olahan laut lain di wilayah pesisir Indonesia בג识 identifikasi faktor kontekstual keberhasilan dan hambatan umum yang dapat diadaptasi oleh komunitas sejenis. Kombinasi ketiga studi tersebut akan memberi wawasan holistik tentang strategi pemberdayaan yang dapat diadopsi secara luas, mend pod menyeluruh pada ekosistem usaha mikro di sektor perikanan. Dengan demikian, kebijakan berbasis bukti dapat dikembangkan yang menjamin ketahanan ekonomi dan perbaikan kualitas hidup masyarakat.

Read online
File size215.96 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test