LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING
ALACRITY : Journal of EducationALACRITY : Journal of EducationPendidikan inklusif memberikan kesempatan bagi murid autis untuk belajar dan berinteraksi bersama teman sebaya dalam lingkungan sekolah yang sama. Namun, karakteristik autisme dapat memengaruhi proses interaksi sosial sehingga penerimaan sosial dari teman sebaya menjadi aspek penting dalam mendukung keterlibatan murid autis di sekolah. Dalam kondisi tersebut, guru memiliki peran strategis dalam menciptakan interaksi positif dan membangun penerimaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru terhadap penerimaan sosial murid autis oleh teman sebaya serta faktor yang memengaruhi pelaksanaan peran tersebut di Sekolah Dasar Al Firdaus Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, Guru Pendamping Khusus (GPK), koordinator inklusi, dan murid teman sebaya. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan observasi partisipan. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, akomodator, kolaborator, korektor, pembimbing, dan mediator. Pelaksanaan peran tersebut dipengaruhi oleh motivasi dan emosi guru, lingkungan kerja, kepemimpinan kepala sekolah, serta kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif.
Guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan akomodator dalam mendukung penerimaan sosial murid autis oleh teman sebaya di Sekolah Dasar Al Firdaus Kota Surakarta.Peran tersebut diwujudkan melalui penciptaan kesempatan interaksi, pemberian dorongan untuk menerima keberagaman, serta penyesuaian kebutuhan murid autis agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan bersama teman sebaya.Selain itu, guru juga berperan sebagai kolaborator, korektor, pembimbing, dan mediator melalui kerja sama dengan berbagai pihak, pemberian arahan terhadap perilaku yang kurang mendukung penerimaan sosial, pendampingan selama proses interaksi sosial, serta membantu mengatasi hambatan yang muncul antara murid autis dan teman sebaya.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran guru dalam konteks sekolah inklusi yang berbeda untuk memahami variasi strategi pengajaran. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi dampak pelatihan guru terhadap kemampuan mereka dalam memfasilitasi interaksi sosial murid autis. Riset juga diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas program pendukung inklusi jangka panjang dalam meningkatkan penerimaan sosial murid autis. Saran lain adalah menginvestigasi peran orang tua dan komunitas dalam mendukung penerimaan sosial, serta mengembangkan indikator kinerja guru dalam konteks pendidikan inklusif. Penelitian ini juga bisa membandingkan pengalaman murid autis di sekolah inklusi dengan sekolah khusus untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan pendekatan inklusi.
- superslot เครดิตฟรี➾สล็อตเว็บตรง ค่ายใหญ่... jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/327superslot AEiiAuNiANoiN EOEsO jipp unram ac index php jipp article view 327
- Generasi Digital Sejak Lahir: Perspektif Sosiologi Digital pada Gen Alpha | RISOMA : Jurnal Riset Sosial... doi.org/10.62383/risoma.v3i1.572Generasi Digital Sejak Lahir Perspektif Sosiologi Digital pada Gen Alpha RISOMA Jurnal Riset Sosial doi 10 62383 risoma v3i1 572
- Pendidikan Inklusi di SDN Ciracas Jakarta Timur: Tantangan dan Implementasi di Sekolah | Jurnal Pendidikan... doi.org/10.47134/pgsd.v2i2.1373Pendidikan Inklusi di SDN Ciracas Jakarta Timur Tantangan dan Implementasi di Sekolah Jurnal Pendidikan doi 10 47134 pgsd v2i2 1373
- Predicting peer acceptance and peer rejection for autistic children - Feldman - 2022 - Psychology in... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/pits.22739Predicting peer acceptance and peer rejection for autistic children Feldman 2022 Psychology in onlinelibrary wiley doi 10 1002 pits 22739
| File size | 263.32 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Dari perolehan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penelitian dinyatakan berhasil, karena semua komponen yang diteliti menunjukkan hasilDari perolehan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penelitian dinyatakan berhasil, karena semua komponen yang diteliti menunjukkan hasil
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan verifikasi. Populasi penelitian adalah 60 guru di SMAN 1 Dayeuhkolot.Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan verifikasi. Populasi penelitian adalah 60 guru di SMAN 1 Dayeuhkolot.
ABULYATAMAABULYATAMA Metode ini secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dan secara bertahap mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka dalam konteks pembelajaranMetode ini secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dan secara bertahap mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka dalam konteks pembelajaran
UMBJMUMBJM Setelah itu, orang tua anak diberitahu tentang penilaian tersebut. Checklist digunakan untuk menilai pembelajaran agama Kristen dan Islam. Di TK KemalaSetelah itu, orang tua anak diberitahu tentang penilaian tersebut. Checklist digunakan untuk menilai pembelajaran agama Kristen dan Islam. Di TK Kemala
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Hasil menunjukkan bahwa strategi melibatkan pembiasaan murajaah dengan metode talqin, talaqqi, dan jarimatika, fokus pada perbaikan pengucapan huruf, danHasil menunjukkan bahwa strategi melibatkan pembiasaan murajaah dengan metode talqin, talaqqi, dan jarimatika, fokus pada perbaikan pengucapan huruf, dan
UAIUAI Sedangkan Faktor penghambat dalam menstimulasi motorik halus anak adalah kurangnya dukungan orang tua dan kesabaran anak saat bermain. Kegiatan rutinitasSedangkan Faktor penghambat dalam menstimulasi motorik halus anak adalah kurangnya dukungan orang tua dan kesabaran anak saat bermain. Kegiatan rutinitas
UCYUCY Hasil analisa data menunjuk di kondisi awal hanya mencapai angka rerata 57,34 dengan kriteria KURANG, menaik jadi 78,97 dengan kriteria CUKUP, serta diHasil analisa data menunjuk di kondisi awal hanya mencapai angka rerata 57,34 dengan kriteria KURANG, menaik jadi 78,97 dengan kriteria CUKUP, serta di
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Guru dengan mudah menyanyikan lagu tersebut sebagai media bahan ajar untuk para anak didik prasekolah. Guru dapat menangkap pesan lagunya seolah ia telahGuru dengan mudah menyanyikan lagu tersebut sebagai media bahan ajar untuk para anak didik prasekolah. Guru dapat menangkap pesan lagunya seolah ia telah
Useful /
APTIIAPTII Penelitian ini berhasil mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Naïve Bayes untuk membantu Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat dalamPenelitian ini berhasil mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Naïve Bayes untuk membantu Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat dalam
PUBLINEPUBLINE Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data numerik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (67%) mengalamiPendekatan kuantitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data numerik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (67%) mengalami
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Metode deskriptif analitis digunakan untuk menganalisis unsur-unsur musikal gending melalui transkripsi notasi dan analisis garap. Gending sekaten merupakanMetode deskriptif analitis digunakan untuk menganalisis unsur-unsur musikal gending melalui transkripsi notasi dan analisis garap. Gending sekaten merupakan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Artikel ini mendeskripsikan model pembelajaran komposisi musik sekolah dengan memanfaatkan perkakas tangan sebagai media kreativitasnya. Penelitian yangArtikel ini mendeskripsikan model pembelajaran komposisi musik sekolah dengan memanfaatkan perkakas tangan sebagai media kreativitasnya. Penelitian yang